DTP PT Anugerah Sekuritas Indonesia 02 September 2026


Download : DTP 02 September 2026.pdf
  •  

 

  1. utlook Market Today

 

  • Sudut teknikal IHSG antara lain:  IHSG Trend bearish Pontensi Support kisaran :   6.400-6.930; Celah diatas : 6.630-6.695. Berdasarkan pivot  IHSG  : Support II : 6.500 Support I  : 6.555 sedangkan Resistence I : 6.630  dan Resistence II: 6.660
  • Kalender Emiten hari ini 02 September 2026: RUPS : ENAK, RICY, ZATA; PublicExpose : RICY, TMPO; Rec Date Cash Deviden : NPGF; Rec Date Cash Deviden : YUPI; Emiten Suspend : PPGL, LIFE, SAFE;
  • Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi Agustus 2026 sebesar 0,21% secara bulanan (month-to-month/mtm). Secara tahunan (year on year/yoy) inflasi 3,19%. IHK secara tahunan (year-on-year/yoy) diperkirakan naik atau mengalami inflasi sebesar 3,11%. rilis inflasi sebelumnya untuk periode Juli 2026, tercatat mengalami deflasi sebesar 0,14% (mtm), sedangkan secara tahunan terjadi inflasi sebesar 2,88% (yoy)(Sumber:stockwatch.id)
  • Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6% pada 2027. Untuk mencapai sasaran tersebut, pertumbuhan investasi perlu dipercepat hingga 7%. Pemerintah juga terus mendorong optimalisasi sektor strategis, khususnya minyak dan gas bumi. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan lifting, percepatan pengembangan cadangan migas, pemanfaatan teknologi, serta perbaikan iklim investasi hulu migas.(Sumber:stockwatchnews.com)
  • Ditengah-tengah kecemasn dan tertekan dengan aksi jual di beberapa bursa Asia maupun Uni Eropa, namun investor saham di perdagangan bursa efek Indonesia berakhir lonjak capai 74,46 poin menuju 6.599. Investor asing pun mengakumulasi beli relative besar capai Rp2,08 triliun. Investor kembali menyambut rilis inflasi Indonesia yang masih konduksi maupun pelemahan dollar AS di level Rp17.680/dollar AS. Sentimen laporan keuangan emiten khususnya pada sektor pertambangan yang mencatatkan kenaikan. Sedangkan dari harga spot komoditas yang diuntung dari sektor pertambangan minyak mengalami lonjakan, batubara, maupun CPO. Pelaku pasar tengah potensi trading jangka pendek dengan memanfaatkan harg spot komoditas mengalami lonjakan. Sisi bursa eksternal dimulai dari bursa global maupun Uni Eropa tertekan dengan aksi jual jangka pendek. Telah dua hari perdagangan yang dimulai dari awal pekan kemarin mencatatkan rally, hal tersebut perlu diwaspadai dengan aksi profit taking. Dengan latar belakang tersebut IHSG bergerak kisaran 6.500-6.630
  • Rekomendasi saham-saham hari ini : ERAA, KLBF, EMTK, ASII, ARTO, PWON, ACES, BBTN, MAPA, SGER, BNBR, INDY, HRUM.
  •  

    Rekomendasi Kompas 100

    Berdasarkan Trading Harian

    ERAA Closed Price : 498

    Buy Kisaran : 490-498

    Stoplose : 468

    Target Sell 1 : 530

    Target Sell 2 : 560

     

    EMTK Closed Price:  535

    Buy Kisaran : 520-530

    Stoplose : 500

    Target Sell 1 : 570

    Target Sell 2 : 600

     

    ARTO Closed Price: 990

    Buy Kisaran : 970-980

    Stoplose : 930

    Target Sell 1 : 1.050

    Target Sell 2 : 1.100

     

    DISCLAIMER ON

     

     

     

    KLBF  Closed Price : 775

    Buy Kisaran :  760-770

    Stoplose : 720

    Target Sell 1 : 830

    Target Sell 2 : 870

     

    ASII Closed Price: 4.920

    Buy Kisaran : 4.860-4.900

    Stoplose : 4.620          

    Target Sell 1 : 5.250

    Target Sell 2 : 5.550

     

    PWON Closed Price: 276

    Buy Kisaran : 268-274

    Stoplose : 258

    Target Sell 1 : 296

    Target Sell 2 : 310

     

    DISCLAIMER ON

DISCLAIMER

 

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, not should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.

top