DTP PT Anugerah Sekuritas Indonesia 08 Oktober 2020
Download : DTP 08 Oktober 2020.pdf
Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 4.940 Support I : 4.975 sedangkan Resistence I : 5.030 dan Resistence II: 5.050
- Company The Korea Development Bank Volume 46,981,900 lembar dan harga Rp520 Offering Date TIFA : 07- Okt hingga 5- Nov 2020 RUPS : PPRO, PPRE
- Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 4.538 kasus menjadi 315.714 kasus, jumlah dirawat menjadi 63.951 orang, yang meninggal tambah 98 orang menjadi 11.472 orang dan jumlah yang sembuh tambah 3.854 pasien sebesar 240.291 orang.
- Bank Indonesia (BI) mengumumkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2020 sebesar 135,2 miliar dollar AS, tetap tinggi meskipun menurun dibandingkan posisi akhir Agustus 2020 sebesar 137,0 miliar dollar AS. Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 9,5 bulan impor atau 9,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan international sekitar 3 bulan impor. Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Penurnan cadangan devisa pada September 2020 antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan untuk stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global. Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan respon kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi.
- Euphoria dari teknikal rebound dari bursa Dow Jones yang diikuti dengan bursa lainnya potensi menambah deretan sentimen positif dari bursa Indonesia untuk perdagangan hari ini. Disisi lain harga komoditas yang mengalami penguatan dimulai dari harga spot CPO, nickel. Perhatikan dengan saham-saham berbasis perkebunan maupun pertambangan nickel. Selain itu investor pun saat ini tengah menanti rilis pertumbuhan ekonomi K3-2020 dan rilis kinerja emiten K3-2020. Dua sentimen tersebut menjadi fokus trading dalam jangka menengah. Pasca diumumkan pelaku pasar tengah berekspektasi akan UU Omnibus Law. Dengan adanya UU tersebut bisa bermanfaatkan oleh beberapa emiten dimulai sektor pertambangan batubara, infrastrukture, maupun perbankan. Dengan mempertimbangkan sentimen tersebut pelaku pasar potensi kembali akumulasi aksi beli atau peluang untuk IHSG kembali rally dikawasan positif. Dimana perdagangan kemarin IHSG ditutup diatas level psikologis 5.004 diharapkan untuk perdagangan kamis bisa bergerak kisaran 4.975-5.050
- Bow : ADRO, PTBA, LSIP, BWPT, AALI, BBRI, BBNI, BRIS, AGRO, TINS, INCO.
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian AALI Closed price : 10.375 Buy Kisaran : 10.100-10.375 Support : 10.000 Target 1 Jual : 11.000 Target 2 Jual : 11.500
LSIP Closed price : 915 Buy Kisaran : 900-915 Support : 890 Target 1 Jual : 935 Target 2 Jual : 960
TINS Closed price : 705 Buy Kisaran : 690-705 Support : 670 Target 1 Jual : 720 Target 2 Jual : 740
DISCLAIMER |
BBRI Closed price : 3.120 Buy Kisaran : 3.100-3.120 Support : 3.080 Target 1 Jual : 3.190 Target 2 Jual : 3.250
BBNI Closed price: 4.670 Buy Kisaran : 4.600-4.670 Support : 4.500 Target 1 Jual : 4.740 Target 2 Jual : 4.830
WIKA Closed price : 1.160 Buy Kisaran : 1.120-1.160 Support : 1.100 Target 1 Jual : 1.220 Target 2 Jual : 1.290
DISCLAIMER |
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as suh. There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.