DTP PT Anugerah Sekuritas Indonesia 19 Oktober 2021


Download : DTP 19 Oktober 2021.pdf
  • Berdasarkan pivot  IHSG  maka Support II : 6.590 Support I  : 6.625 sedangkan Resistence I : 6.690 dan Resistence II: 6.715;
  • Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 626 kasus menjadi 4.235.384  kasus,  jumlah dirawat menjadi  17.374 orang, yang meninggal tambah 47 orang menjadi 142.999 orang dan jumlah yang sembuh tambah 1.593 pasien sebesar 4.075.011  orang.
  • Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan September 2021 mengalami surplus US$ 4,37 miliar. Capaian itu melanjutkan tren yang sudah terjadi sejak pertengahan 2020. Neraca perdagangan terakhir kali mengalami defisit pada April 2020 yaitu US$ 380 juta. Lalu mulai Mei 2020 sampai sekarang, neraca perdagangan tak pernah lagi defisit. Surplus US$ 4,37 miliar pada September 2021 dipicu oleh nilai ekspor yang masih melampaui impor. Di bulan tersebut, ekspor mencapai US$ 20,6 miliar dan impor US$ 16,23 miliar. Negara yang memberikan andil surplus terbesar masih sama seperti bulan lalu, yaitu Amerika Serikat, India, dan Filipina. Surplus dengan ketiga negara masing-masing yaitu Amerika US$ 1,57 miliar, India US$ 718 juta, dan Filipina US$ 713 juta.
  • Bank Indonesia (BI) melaporkan penjualan ritel pada Agustus 2021 masih tumbuh negatif atau terkontraksi. Penjualan ritel diperkirakan masih minus pada September 2021, meski ada sedikit perbaikan. BI mengumumkan penjualan ritel yang dicerminkan oleh Indeks Penjualan Riil pada Agustus 2021 sebesar 192,5. Naik 2,1% dari bulan sebelumnya (month-to-month/mtm) tetapi masih terkontraksi 2,1% dibandingkan Agustus 2020 (year-on-year/yoy). Penjualan ritel Agustus 2021 membaik dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh -5% mtm. Secara tahunan juga terjadi perbaikan karena pada Juli 2021 tumbuh -2,9% yoy
  • Di awal pekan kemarin, IHSG bergerak mixed yang akhirnya ditutup menguat sebesar 25,43 poin menuju 6.658. Aksi beli investor asing mendorong bursa Indonesia ke level tertinggi dalam tahun ini atau peluang menguji level psikologis 6.700 seiring aksi nettbuy foreign. Pada perdagangan selasa ini IHSG potensi melanjutkan bullish dengan perkirakan 6.575-6.735. Untuk perdagangan hari ini IHSG potensi melanjutkan penguatan seiring harga beberapa harga spot komoditas menguat. Harga spot komoditas yang bullish dimulai dari nickel,timah, CPO dan minyak mentah. Perhatikan emiten potensi positif  ANTM, TINS, INCO, HRUM, LSIP, AALI, ELSA, MEDC. Hari ini Bank Indonesia akan mengumumkan perkembangan suku bunga September dimana suku bunga level 3,50% atau prediksi tetap maupun tingkat fasilitas seimpanan level 2,75%. Saham-saham perbankan, property maupun kontruksi menjadi menarik untuk perhatikan untuk merespon data BI rate. Namun perlu diwaspadai IHSG telah jenuh beli setelah dalam sepekan kemarin rally dan rilis data indikator ekonomi China kembali melambat.
  • Bow : TINS, INCO, HRUM, LSIP, AALI, ELSA, MEDC, PTPP, ADHI, WIKA, WSKT, BBNI, BMRI.

 

Rekomendasi Saham

Berdasarkan teknikal Harian

TINS Closed  Price : 1725

Buy Kisaran  : 1.680 - 1.725

Support : 1.650

Target Jual 1 : 1.850

Target Jual 2 : 1.950

 

PTPP Closed  Price: 1.330

Buy Kisaran  : 1.300-1.330

Support : 1.250

Target Jual 1 : 1.400

Target Jual 2 : 1.450

 

ADHI Closed  Price: 1.190

Buy Kisaran  : 1.150-1.170

Support : 1.100

Target Jual 1 : 1.240

Target Jual 2 : 1.300

 

DISCLAIMER ON

 

 

 

 

WIKA Closed  Price: 1.430

Buy Kisaran  : 1.400-1.430

Support : 1.350

Target Jual 1 : 1.500

Target Jual 2 : 1.550

 

LSIP Closed  Price: 1.450

Buy Kisaran  :1.400-1.430

Support : 1.350

Target Jual 1 : 1.500

Target Jual 2 : 1.550

 

BBNI Closed  Price: 7.075

Buy Kisaran  :7.000-7.075

Support : 6.900

Target Jual 1 : 7.200

Target Jual 2 : 7.350

 

DISCLAIMER ON

 

DISCLAIMER

 

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.

 

top