DTP PT Anugerah Sekuritas Indonesia 17 September 2020
Download : DTP 17 September 2020.pdf
Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 5.010 Support I : 5.035 sedangkan Resistence I : 5.100 dan Resistence II: 5.145
- RUPS: KOPI.
- Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 3.963 kasus menjadi 228.993 kasus, jumlah dirawat menjadi 55.792 orang, yang meninggal tambah 135 orang menjadi 9.100 orang dan jumlah yang sembuh tambah 3.036 pasien sebesar 164.101 orang.
- Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tumbuh melambat. Posisi ULN Indonesia tercatat sebesar USD409,7 miliar atau setara Rp6.063 triliun (kurs Rp14.800 per USD) pada akhir Juli 2020. Terdiri dari ULN sektor publik (Pemerintah dan Bank Sentral) sebesar USD201,8 miliar dan ULN sektor swasta (termasuk BUMN) sebesar USD207,9 miliar. Pertumbuhan ULN Indonesia pada Juli 2020 tercatat 4,1% (yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 5,1% (yoy). ULN Pemerintah pada Juli 2020 tumbuh relatif stabil. Posisi ULN Pemerintah pada akhir Juli 2020 tercatat sebesar 199,0 miliar dolar AS atau tumbuh 2,3% (yoy), relatif stabil dibandingkan pertumbuhan bulan Juni 2020 sebesar 2,1% (yoy). Pertumbuhan ULN swasta pada Juli 2020 tercatat 6,1% (yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan pada Juni 2020 sebesar 8,3% (yoy).
- Bursa Asia pada perdagangan hari selasa ini dibuka mixed dimana bursa Jepang pembukaan mengalami profit taking setelah rally sebelumnya. Hari ini rilis data China dimulai tingkat pengangguran Tiongkok, [rpdilso omdistro China, investasi aset tetap China yang diestimasi lebih baik dari sebelumnya.
- IHSG pada perdagangan kemarin kembali melanjutkan kejatuhan dengan ditutup anjlok capai 42,38 poin menuju 5.058 tertekan dengan ekspektasi pertumbuhan ekonomi triwulan III tahun 2020 dibawah ekspektasi. Aksi jual investor asing kembali melanjutkan hingga perdagangan selasa kemarin. Pada perdagangan rabu ini, potensi melanjutkan koreksi seiring menanti keputusan Bank Sentral Indonesia akan mengumumkan suku bunga September ini. Suku bunga atau 7DRR potensi bertahan level 4,00% dengan tingkat fasilitas simpanan 3,25%. Dengan mempertimbangkan akan ketidakpastian akan aktivitas ekonomi ditengah-dengan pandemi korona. Aktivitas ekonomi Indonesia saat ini tengah tertekan dengan turunnya produksi seiring kebijakan PSBB maupun melemahnya daya beli. Turunnya daya konsumsi masyarakat membuat masyarakat mengerem belanja. Selain itu harga spot komoditas hari ini yang mengalami rally dimulai dari harga minyak mentah lonjak 4,19%, CPO, emas maupun batubara. Sektor pertambangan maupun perkebunan diharapkan bisa berikan sentimen positif ditengah-tengah melambatnya ekonomi. Dengan mempertimbangkan, hal tersebut IHSG potensi menguji kawasan positif dengan kisaran 5.010-5.100
- Bow: LSIP, AALI, INKP, TKIM, INCO, ELSA, MEDC, PTBA, ADRO
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian PTBA Closed price : 2.040 Buy Kisaran : 2.000-2.040 Support : 1.980 Target 1 Jual : 2.100 Target 2 Jual : 2.150
MEDC Closed price : 418 Buy Kisaran : 410-418 Support : 390 Target 1 Jual : 430 Target 2 Jual : 450
ELSA Closed price : 224 Buy Kisaran : 218-224 Support : 210 Target 1 Jual : 230 Target 2 Jual : 240
DISCLAIMER |
INKP Closed price : 9.400 Buy Kisaran : 9.200-9.400 Support : 9.000 Target 1 Jual : 10.000 Target 2 Jual : 11.000
ADRO Closed price: 1.145 Buy Kisaran : 1.120-1.145 Support : 1.100 Target 1 Jual : 1.190 Target 2 Jual : 1.240
LSIP Closed price : 980 Buy Kisaran : 960-980 Support : 950 Target 1 Jual : 1.050 Target 2 Jual : 1.130
DISCLAIMER |
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as suh. There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.