DTP PT Anugerah Sekuritas Indonesia 18 May 2022
Download : DTP 18 May 2022.pdf
- Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 6.511 Support I : 6.578 sedangkan Resistence I : 6.710 dan Resistence II: 6.765;
- Aksi Korporasi Emiten : Publick Expose : BUKK, CSRA, KUAS, SKLT. RUPS : BUKK, BYAN, CSRA,IATA, KUAS, MPMX, MYOH, PTDU, TURI, WIFI; Cum Divide : PNGO, SMSM Ex Dividen : AKRA, CCSI, SDPC, BSSR; Rec Dividen : ADRO,BELL, TRIS,; Ex Rights Isseu BANK Rasio 12.505 lama dan 100.000 baru
- News emiten : PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) membatalkan rencana penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) atau private placement.
- Neraca perdagangan Indonesia kembali mencatat surplus tinggi sebesar US$7,56 miliar atau Rp110 triliun pada April 2022 atau mengalami lonjakan dibandingkan dari posisi US$4,53 miliar. Surplus neraca perdagangan pada April 2022 diperoleh dari nilai ekspor yang lebih tinggi dibandingkan peningkatan nilai impor pada periode tersebut. kinerja ekspor mengalami peningkatan sebesar 3,11% secara bulanan (month-to-month/mtm), dengan peningkatan ekspor migas sebesar 3,17% mtm dan ekspor nonmigas sebesar 2,01% mtm. kinerja impor pada April 2022 turun sebesar 10,01% mtm, sementara secara tahunan masih tumbuh 21,97% secara tahunan. Harga komoditas minyak mentah Indonesia di pasar dunia (ICP) mengalami penurunan sebesar 9,68% mtm, namun masih tumbuh tinggi 65,45% secara tahunan (yoy). Komoditas nonmigas yang masih mencatatkan pertumbuhan adalah komoditas batu bara sebesar 2,57%mtm.
- Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa Indonesia mencapai 135,7 miliar dolar AS pada akhir April 2022. Posisi ini turun dibandingkan Maret sebelumnya yang tercatat sebesar 139,1 miliar dolar AS. penurunan posisi cadangan devisa pada April 2022 antara lain dipengaruhi oleh kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah. penurunan posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,9 bulan impor atau 6,7 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Bank Indonesia juga memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi.
- Teknikal rebound yang ditutup lonjak capai 46,47 poin menuju 6.644 ditopang lonjakan saham-saham dimulai sektor energy energy, basic materail, cyclicle. Capital inflow foreign dengan catatkan pembelian bersih senilai Rp165 miliar, mendorong optimisme pertumbuhan emiten. Kabar positif Presiden RI Jokowi Widodo mengumumkan menginzinkan masyarakat buka masker berada diluar ruangan. Sentimen positif dari eskternal maupun internal potensi mendorong investor untuk akumulasi beli. Kami perkirakan IHSG peluang rally kisaran 6.578-6.756
- Trading BOW : BBRI, BBTN, ADRO,DOID,ABMM,INDY,PTRO,PTBA, ITMG,UNTR
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian BRMS Closed Price : 214 Buy Kisaran : 210-212 Support : 200 Target Jual 1 : 230 Target Jual 2 : 240
DOID Closed Price: 580 Buy Kisaran : 560-570 Support : 550 Target Jual 1 : 600 Target Jual 2 : 620
BBRI Closed Price: 4.450 Buy Kisaran : 4.350-4.400 Support : 4.300 Target Jual 1 : 4.600 Target Jual 2 : 4.700
DISCLAIMER ON |
ADRO Closed Price: 3.220 Buy Kisaran : 3.180-3.200 Support : 3.140 Target Jual 1 : 3.360 Target Jual 2 : 3.440
PGAS Closed Price: 1.560 Buy Kisaran : 1.530-1.550 Support : 1.500 Target Jual 1 : 1.620 Target Jual 2 : 1.700
PTBA Closed Price: 4.100 Buy Kisaran : 4.060-4.080 Support : 4.000 Target Jual 1 : 4.180 Target Jual 2 : 4.240
DISCLAIMER ON |
DISCLAIMER
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.