DTP PT Anugerah Sekuritas Indonesia 22 September 2021


Download : DTP 22 September 2021.pdf
  • Berdasarkan pivot  IHSG  maka Support II : 5.970  Support I  : 6.010 sedangkan Resistence I : 6.090 dan Resistence II: 6.115;
  • Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 3.263 kasus menjadi 4.195.958  kasus,  jumlah dirawat menjadi  73.238 orang, yang meninggal tambah 55 orang menjadi 140.805 orang dan jumlah yang sembuh tambah 6.799 pasien sebesar 4.002.706  orang.
  • Public Expose: PPRE, ARTO ; Cum Dividen TGKA, BSSR;   Right Issue Trading Period: BHIT (10 September - 23 September 2021) H.E Rp 173, BBRI (13 September - 22 September 2021) H.E Rp 3400, BABP (14 September - 27 September 2021) H.E Rp 318, SDRA (20 September - 27 September 2021) H.E Rp 719
  • Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,50%, suku bunga Deposit Facility sebesar 2,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,25%. Keputusan ini ditetapkan sebagai hasil dari Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 20-21 Agustus 2021 yang diumumkan Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam jumpa pers. Bank Indonesia juga terus mengoptimalkan seluruh bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan serta mendukung upaya perbaikan ekonomi lebih lanjut, melalui berbagai langkah berikut
  • Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) atas nama Menteri Keuangan menetapkan hasil penjualan Sukuk Ritel seri SR015. Total volume pemesanan pembelian SR015 yang telah ditetapkan adalah sebesar Rp27.000.639.000.000. Sukuk Negara Ritel seri SR015 ini menggunakan akad Ijarah Asset to be Leased, dengan menggunakan Barang Milik Negara (BMN) dan Proyek APBN tahun 2021 sebagai underlying assets. Jumlah investor SR015 sebanyak 49.027 investor juga merupakan yang terbanyak sepanjang penerbitan SBN Ritel Online. Investor baru SR015 sejumlah 14.590 atau 29,76% dari total investor, dengan volume pemesanan sebesar Rp6,04 triliun.
  • IHSG sempat tertekan dilevel 5.996, namun berangsur membaik hanya ditutup melemah tipis sebesar 15,55 poin menuju 6.060. Pelaku pasar tengah memanfaatkan ketidakpastian akan kabar perusahaan properti raksasa Evergrade maupun pelemahan harga spot komoditas. Hingga rabu ini harga spot komoditas kembali tertekan dimulai dari nickel, timah, minyak mentah maupun batubara. Selain itu investor pun tengah menanti rapat FOMC yang dijadwalkan pertemuan 21-22 September 2021, terkait dengan sinyal tapering off maupun Debt selling AS. Menteri Keuangan AS tengah upayakan pembahasan di kongres terkait batas utang AS di besar lagi. Dua agenda dari The Fed maupun penyelesain utang AS guna menghindari gagal bayar. Sinyal negatif tersebut menahan pergerakan emerging market. Pelonggaran PPKM maupun BI mempertahankan suku bunga rendh level 3,50% diharapkan menjadi sentimen positif. Kami perkirakan IHSG akan bergerak kisaran  6.010-6.115.   
  • Bow : PGAS, PTPP, ERAA, ACES, BUKA, EMTK, SAME, JSMR,  TOWR, BFIN

 

 

Rekomendasi Saham

Berdasarkan teknikal Harian

ACES Closed  Price : 1.300

Buy Kisaran  : 1.250-1.280

Support : 1.200

Target Jual 1 : 1.350

Target Jual 2 : 1.400

 

CPIN Closed  Price: 6.500

Buy Kisaran  : 6.300-6.400

Support : 6.000

Target Jual 1 : 6.700

Target Jual 2 : 6.800

 

PGAS Closed  Price: 1.120

Buy Kisaran  : 1.080-1.100

Support : 1.050

Target Jual 1 : 1.180

Target Jual 2 : 1.230

 

DISCLAIMER ON

 

 

 

PTPP Closed  Price: 1.050

Buy Kisaran  : 1.010-1.030

Support : 1.000

Target Jual 1 : 1.100

Target Jual 2 : 1.150

 

ERAA Closed  Price: 615

Buy Kisaran  : 590-600

Support : 570

Target Jual 1 : 650

Target Jual 2 : 680

 

BUKA Closed  Price: 850

Buy Kisaran  : 810-830

Support : 800

Target Jual 1 : 900

Target Jual 2 : 930

 

DISCLAIMER ON

DISCLAIMER

 

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.

 

top