DTP PT Anugerah Sekuritas Indonesia 18 Oktober 2021
Download : DTP 18 Oktober 2021.pdf
- Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 6.520 Support I : 6.575 sedangkan Resistence I : 6.680 dan Resistence II: 6.735;
- Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 747 kasus menjadi 4.234.758 kasus, jumlah dirawat menjadi 18.388 orang, yang meninggal tambah 19 orang menjadi 142.952 orang dan jumlah yang sembuh tambah 1.086 pasien sebesar 4.073.418 orang.
- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan September 2021 mengalami surplus US$ 4,37 miliar. Capaian itu melanjutkan tren yang sudah terjadi sejak pertengahan 2020. Neraca perdagangan terakhir kali mengalami defisit pada April 2020 yaitu US$ 380 juta. Lalu mulai Mei 2020 sampai sekarang, neraca perdagangan tak pernah lagi defisit. Surplus US$ 4,37 miliar pada September 2021 dipicu oleh nilai ekspor yang masih melampaui impor. Di bulan tersebut, ekspor mencapai US$ 20,6 miliar dan impor US$ 16,23 miliar. Negara yang memberikan andil surplus terbesar masih sama seperti bulan lalu, yaitu Amerika Serikat, India, dan Filipina. Surplus dengan ketiga negara masing-masing yaitu Amerika US$ 1,57 miliar, India US$ 718 juta, dan Filipina US$ 713 juta.
- RUPS: MBSS, POWR, ADMF, BBHI, BCIC, DPUM, PGJO, DADA; PublicExpose : BRPT, ADMF ; Cash Dividend :NELY, VICI, ASGR;
- Bank Indonesia (BI) melaporkan penjualan ritel pada Agustus 2021 masih tumbuh negatif atau terkontraksi. Penjualan ritel diperkirakan masih minus pada September 2021, meski ada sedikit perbaikan. BI mengumumkan penjualan ritel yang dicerminkan oleh Indeks Penjualan Riil pada Agustus 2021 sebesar 192,5. Naik 2,1% dari bulan sebelumnya (month-to-month/mtm) tetapi masih terkontraksi 2,1% dibandingkan Agustus 2020 (year-on-year/yoy). Penjualan ritel Agustus 2021 membaik dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh -5% mtm. Secara tahunan juga terjadi perbaikan karena pada Juli 2021 tumbuh -2,9% yoy.
- Bursa Indonesia telah masuk dalam trend bullish, walaupun IHSG pada perdagangan jumat kemarin bergerak mixed akhirnya ditutup menguat sebesar 7,22 poin menuju 6.633. Perbaikan ekspektasi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari level terendah seiring tertekan dengan pandemi virus corona. Ekspektasi pemulihan ekonomi direspon lebih dulu dari pasar equity maupun utang. IHSG dalam perdagangan pekan kemarin ditopang dari aksi beli investor asing dengan bukukan pembelian bersih senilai Rp4,77 triliun akibatnya bursa Indonesia naik 2,34% menuju 6.633. Pada perdagangan awal pekan IHSG potensi melanjutkan bullish dengan perkirakan 6.575-6.735. Hara spot komoditas yang bullish dimulai dari nickel,timah, CPO dan minyak mentah. Perhatikan emiten potensi positif ANTM, TINS, INCO, HRUM, LSIP, AALI, ELSA, MEDC. Selain itu saham-saham bank digital pun menjadi menarik seiring mengindikasi pembalikan arah.
- Bow : ANTM, TINS, INCO, HRUM, LSIP, AALI, ELSA, MEDC, BANK, ADHI, AGRO, ARTO, TBIG.
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian ARTO Closed Price : 13.125 Buy Kisaran : 13.000-13.125 Support : 12.800 Target Jual 1 : 13.800 Target Jual 2 : 14.300
BANK Closed Price: 2.360 Buy Kisaran : 2.330-2.360 Support : 2.300 Target Jual 1 : 2.430 Target Jual 2 : 2.540
ADHI Closed Price: 1.185 Buy Kisaran : 1.150-1.185 Support : 1.100 Target Jual 1 : 1.240 Target Jual 2 : 1.300
DISCLAIMER ON |
AGRO Closed Price: 2.010 Buy Kisaran : 1.990-2.010 Support : 1.950 Target Jual 1 : 2.100 Target Jual 2 : 2.200
SMRA Closed Price: 950 Buy Kisaran :930-950 Support : 920 Target Jual 1 : 980 Target Jual 2 : 1.020
TBIG Closed Price: 2.890 Buy Kisaran :2.860-2.890 Support : 2.850 Target Jual 1 : 2.940 Target Jual 2 : 3.000
DISCLAIMER ON |
DISCLAIMER
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.