DTP PT Anugerah Sekuritas Indonesia 19 June 2024


Download : DTP 19 June 2024.pdf
  • IHSG Trend Bearish Pontensi Resistence kisaran :   6.650-6.800. Berdasarkan pivot  IHSG  : Support II : 6.635   Support I  : 6.685  sedangkan Resistence I : 6.800  dan Resistence II: 6.880;
  • Kalender Emiten : RUPS : APII, BEER, BNBA, CTRA, DEFI, DWGL, ERAA, GEMA, GTBO, HADE, INKP, LPCK, MCAS, MSJA, NELY, NFCX, PPRI, RAAM, TGUK, TKIM, TRON, TRUK, ULTJ, UNSP, UNTRD, WICO, WSBP ; Public Expose : APII, BEER, BNBA, CTRA, DEFI, DWGL, ERAA, HADE, MCAS, NELY, NFCX, TRUK, UNSP, WICO; Cum Date Deviden : ACES Rp33,5/saham, CRAB Rp2/saham, IFII Rp5/saham, KBLI Rp8/saham, KEEN Rp7,55/saham, OMED Rp2,88/saham, PNGO Rp52/saham; Ex Date Deviden : DEPO, HYGN, PUDP; Rec Date Deviden : CHEM, CHIP, DSNG, JKON, SPTO, VISI; Dist Date Deviden : BIKE, DLTA, JECC, NICL, WEGE; Ex Rights Issue : INCO Rasio memiliki 8.233/lembar dapat 500/rights
  • Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan akan merilis aturan mengenai short selling pada semester II/2024. Hingga saat ini, terdapat 116 saham yang dapat ditransaksikan secara short selling. BEI sedang dalam proses menyiapkan beberapa hal baru yang akan diluncurkan dalam tahun ini seperti short selling, single stock futures, dan put warrant (structured warrant). short selling merupakan transaksi jual beli saham oleh investor yang tidak memiliki saham untuk melakukan transaksi tersebut. Oleh karena itu, teknik short selling kerap dilakukan oleh investor dengan profil risiko tinggi. Mekanisme short selling adalah seorang investor meminjam saham kepada pihak lain, misalnya broker. Setelah itu, saham tersebut dijual dengan harga yang lebih tinggi untuk mendapat keuntungan. Pelaku short selling harus bisa melihat pergerakan harga pasar dan memperkirakan kapan harga akan turun. Saat harga sudah turun, investor kemudian membelinya kembali dan mengembalikannya pada broker. Oleh karena itu teknik short selling sangat berisiko.
  • Menjelang libur panjang IHSG kembali tertekan dengan aksi profit taking yang ditutup anjlok capai 96,73 poin menuju 6.734 yang masuk kawasan trend bearish. Kejatuhan bursa Indonesia level rendah sepanjang tahun 2024 setelah berlakunya kebijakan papan pemantauan khusus (PPK) dan menjalang berlakukan aturan short selling rencana di S2-2024. Aturan tersebut menilai memicu ketidakpastian atau ketidaksukaan investor terhadap perdagangan saham Indonesia. Pada perdagangan hari ini, IHSG peluang melanjutkan koreksi seiring belum adanya kebijakan BEI maupun pemerintah yang merikan angina segar. Harga-harga spot komoditas masih koreksi. Dengan pertimbangkan tersebut IHSG peluang akan bergerak kisaran 6.685-6.800
  • Pilihan saham harian ini : ESSA, ACES, EXCL, BBRI, MEDC, BFIN, MAPA, MAPI, ELSA, MAPI, ASSA, UNVR, BRIS.

 

Rekomendasi Kompas 100

Berdasarkan Trading Harian

ESSA Closed Price : 775

Buy Kisaran : 760-770

Stoplose : 740

Target Sell 1 : 810

Target Sell 2 : 845

 

ACES Closed Price: 840

Buy Kisaran : 820-830

Stoplose : 800

Target Sell 1 : 870

Target Sell 2 : 910

 

MEDC Closed Price: 1.260

Buy Kisaran : 1.230-1.250

Stoplose : 1.200

Target Sell 1 : 1.320

Target Sell 2 : 1.380

 

DISCLAIMER ON

 

 

 

EXCL Closed Price : 2.080

Buy Kisaran : 2.010-2.060

Stoplose : 1.995

Target Sell 1 : 2.180

Target Sell 2 : 2.270

 

BBRI Closed Price: 4.180

Buy Kisaran : 4.120-4.160

Stoplose : 4.020

Target Sell 1 : 4.380

Target Sell 2 : 4.560

 

BFIN Closed Price: 810

Buy Kisaran : 890-805

Stoplose : 775

Target Sell 1 : 850

Target Sell 2 : 890

 

DISCLAIMER ON

DISCLAIMER

 

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.

 

top