DTP PT Anugerah Sekuritas Indonesia 04 Febuary 2022
Download : DTP 04 Febuary 2022.pdf
- Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 6.600 Support I : 6.640 sedangkan Resistence I : 6.730 dan Resistence II: 6.770;
- Aksi Korporasi Emiten : Rupslb : WIKA
- Manajer investasi atau fund manager aset di kancah global mulai sedikit mengurangi eksposur yang direkomendasikan atas aset berisiko diganti dengan kepemilikan obligasi karena bersiap menghadapi volatilitas yang lebih besar di pasar keuangan yang disebabkan oleh inflasi yang tak kunjung reda dan bank sentral yang diperkirakan semakin agresif. Kekhawatiran bahwa bank sentral menjadi lebih hawkish dan meningkatnya ketegangan geopolitik nyaris menyeret indeks ekuitas MSCI All Country World Indeks (ACWI) ke ambang Januari terburuk sejak 2008 tetapi pendapatan perusahaan AS yang lebih baik membantu menutup beberapa kerugian. MSCI ACWI sendiriadalah indeks ekuitas internasional, yang melacak saham dari 23 negara maju dan 25 negara berkembang. Bank sentral AS bersiap untuk menaikkan suku bunga pada bulan Maret. Beberapa Bank sentral lain juga sudah mulai melakukan pengetatan kebijakan moneter dan akan mengikuti langkah The Fed setelah bertahun-tahun membagikan 'uang kaget' dalam bentuk stimulus darurat terkait pandemi.
- News Emiten : PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) menyatakan bakal menyelesaikan kewajiban pasokan batu bara domestik terlebih dahulu sebelum menjalankan ekspor komoditas tersebut. Pemerintah telah membuka kembali keran ekspor batu bara mulai 1 Februari 2022, setelah sempat dihentikan sepanjang Januari. Menanggapi hal ini, PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) mengapresiasi langkah tersebut.
- IHSG pada perdagangan kamis kemarin, tertekan dengan aksi profit taking akibatnya IHSG ikutan tren pelemahan dari bursa eksternal atau ditutup koreksi 23,80 poin menuju 6.683. Sektor kontruksi pada perdagangan kemarin menahan laju pelemahan dimulai dari WSKT, WIKA, ADHI, PTPP, WTON, WEGE. Ekspektasi menjelang rilis kinerja emiten, dimana investor kembali rilis yang telah saham-saham jenuh jual. Kabar dari lonjakan kasus Omicron di Indonesia kembali catakan lonjakan dan ditambah lagi beberapa rumah sakit telah penuh dengan pasien yang terinfeksi virus Covid-19. Harga spot komoditas pagi ini yang masih kuat atau melanjutkan kenaikan dimulai dari nickel, timah, minyak mentah dan batubara. Sinyal potensi tersebut potensi mendorong ekspektasi pertumbuhan kinerja emiten laporan keuangan emiten lebih baik dari sebelumnya. Dengan mempertimbangkan sinyal tersebut sektor kontruksi BUMN, pertambangan diharapkan bisa menahan lajut pelemahan. Sentimen eksternal dari kejatuhan bursa AS yang menjalar ke bursa Uni Eropa akhirnya ditutup koreksi. Dengan pertimbangakan tersebut IHSG potensi koreksi kisaran 6.600-6.730
- Bow : ADRO, ADMR, HRUM, ANTM, TINS, MNCN, ELSA, MEDC, WSKT,WIKA, BBTN, AKRA.
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian SAME Closed Price : 394 Buy Kisaran : 386-390 Support : 380 Target Jual 1 : 400 Target Jual 2 : 410
WSKT Closed Price: 655 Buy Kisaran : 630-645 Support : 620 Target Jual 1 : 680 Target Jual 2 : 700
ELSA Closed Price: 282 Buy Kisaran : 278-280 Support : 274 Target Jual 1 : 290 Target Jual 2 : 298
DISCLAIMER ON |
AKRA Closed Price: 725 Buy Kisaran : 715-720 Support : 700 Target Jual 1 : 750 Target Jual 2 : 770
ANTM Closed Price: 1.840 Buy Kisaran : 1.800-1.840 Support : 1.780 Target Jual 1 : 1.900 Target Jual 2 : 1.950
MEDC Closed Price: 565 Buy Kisaran : 540-560 Support : 520 Target Jual 1 : 600 Target Jual 2 : 615
DISCLAIMER ON |
DISCLAIMER
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.