DTP PT Anugerah Sekuritas Indonesia 15 June 2020
Download : DTP 15 June 2020.pdf
Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 4.655 Support I : 4.770 sedangkan Resistence I : 4.935 dan Resistence II: 4.995
- RUPS : BELL, BULL, FUJI, OASA, TRIS ; Cum Date Cash Deviden : INPP Rp. 4,5 & WSKT Rp. 3,4 ;Expired Date Cash Deviden : ADHI Rp. 18,6, LTLS Rp. 35, PBID Rp. 59, PTPP Rp. 33,8 ; Recording Date Cash Deviden : HEAL Rp. 12, PPRE Rp. 6,50, PPRO Rp. 0,56, PSSI Rp. 5
- Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 857 kasus menjadi 38.277 kasus, jumlah dirawat menjadi 21,612 orang, yang meninggal menjadi 2,134 orang dan jumlah yang sembuh sebesar 14,531 orang.
- Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia terkontraksi atau minus sebesar 2,8% hingga minus 3,9% pada tahun 2020. Hal ini dikarenakan ketidakpastian yang berasal dari virus Corona atau COVID-19. proyeksi pertumbuhan ekonomi tersebut masuk ke dalam dua skenario yaitu gelombang pertama dan gelombang kedua. PDB diproyeksikan berkontraksi pada 2020 dan untuk pertama kalinya sejak krisis ASIA 1997 ekonomi sebesar -2,8% atau -3,9% tergantung skenario. OECD memproyeksikan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah mulai positif di tahun 2021, ekonomi nasional diproyeksi tumbuh antara 2,6-5,2%. Lagi-lagi dengan catatan apakah Indonesia hanya melewati gelombang pertama atau sampai gelombang kedua COVID-19.
- Pada perdagangan awal pekan ini, bursa Asia menanti rilis data China dimulai dari data pengangguran Mei, Fixed Asset Investment, Induestrial produksi dan retail sales. Diharapkan rilis data Tiongkok bisa berikan sentimen positif ke bursa Asia pada umumnya dan euphoria dari penguatan dari bursa AS yang catatkan teknikal rebound.
- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan kondisi industri perbankan saat ini dalam kondisi stabil dan terjaga. Hal ini tercermin dari rasio keuangan hingga April 2020 yang berada dalam batas aman (treshold). Rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) misalnya yang masih terjaga di level 22,13 persen. Kemudian kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) gross 2,89 persen dan NPL net 1,09 persen.
- Hari pertama pasca berlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dimana di DKI Jakarta beberapa Mall dan pusat perdagangan kembali buka dengan syarat menggunakan protokol kesehatan. Sinyal mulai bergeraknya aktifitas ekonomi di sisi supply atau dari sektor perdagangan. Sinyal tersebut potensi berikan sinyal positif dalam negeri, ditengah-tengah ketidakpastian sentimen negatif bursa luar negeri. Sinyal dari beberapa emiten yang telah mengumumkan pembagian dividen maupun jadwal RUPS menjadi indikator micro ekonomi. Selian itu Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan perkembangan eksport dan import sepanjang Mei. Kami memprediksikan Neraca perdagangan Indonesia sepanjang Mei peluang catatkan defisit atau lebih buruk dari sebelumnya yang bukukan surplus capai US$104,82 miliar. BPS pun akan mengumumkan perkembangan business Confidence Indonesia. Kami perkirakan IHSG akan bergerak kisaran 4.770-4.995 perhatikan sektor perbankan, properti maupun perdagangan.
- Bow: PWON, BSDE, DILD, BBTN, BBNI, BMRI, BDMN, PTPP.
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian BDMN Closed price : 2.730 Buy Kisaran : 2.700-2.730 Support : 2.650 Target 1 Jual : 2.800 Target 2 Jual : 2.850
PTPP Closed price : 870 Buy Kisaran : 860-870 Support : 850 Target 1 Jual : 900 Target 2 Jual : 930
BBNI Closed price : 4.470 Buy Kisaran : 4.430-4.470 Support : 4.400 Target 1 Jual : 4.600 Target 2 Jual : 4.650
DISCLAIMER |
PWON Closed price : 454 Buy Kisaran : 450-454 Support : 440 Target 1 Jual : 470 Target 2 Jual : 490
BSDE Closed price: 760 Buy Kisaran : 740-760 Support : 720 Target 1 Jual : 800 Target 2 Jual : 830
SMRA Closed price : 625 Buy Kisaran : 610-625 Support : 600 Target 1 Jual : 640 Target 2 Jual : 660
DISCLAIMER |
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as suh. There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.