DTP PT Anugerah Sekuritas Indonesia 22 Febuary 2021
Download : DTP 22 February 2021.pdf
- Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 6.155 Support I : 6.200 sedangkan Resistence I : 6.255 dan Resistence II: 6.275
- RUPS: RODA, MEGA ; EX Date : Cash Dividend XISB Rp2,53/saham
- Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 7.300 kasus menjadi 1.278.653 kasus, jumlah dirawat menjadi 166.489 orang, yang meninggal tambah 173 orang menjadi 34.489 orang dan jumlah yang sembuh tambah 8.236 pasien sebesar 1.078.076 orang
- Pemerintah terus berupaya untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional imbas meluasnya dampak pandemi covid-19 di Indonesia. Untuk itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menetapkan kebijakan sebagai tindak lanjut stimulus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan sektor jasa keuangan yang telah disampaikan dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan Januari 2021 dan sinergi kebijakan Pemerintah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional. relaksasi kebijakan prudensial sektor jasa keuangan secara temporer untuk mendorong pertumbuhan kredit yang lebih cepat dengan mempertimbangkan adanya unsur idiosyncratic pada sektor jasa keuangan. pelonggaran peraturan prudensial ini bertujuan memberikan keleluasaan bagi calon debitur untuk memperoleh kredit berupa penurunan ATMR yang dikaitkan dengan Loan-to-Value Ratio dan Profil Risiko serta BMPK sebagai upaya menurunkan beban cost of regulation.
- BEI menyampaikan beberapa emiten yang belum berikan laporan keuangan untuk periode 30 September 2020 dan memberikan surat peringatasn tertulis III dan denda Rp150 juta untuk beberapa emiten antara lain : ARMY, CNKO, COWL, ETWA, FINN, GOLL, KBRI, KRAH, MABA, MTRA, MYRX, NIPS, NUSA, PLAS, RIMO, SIMA, SKYB, SUGI, TELE, TRAM, dan sedangkan TDPM BEI berikan sura peringatan tertulis I.
- IHSG sepanjang perdagangan akhir pekan kemarin, bergerak mixed yang akhirnya ditutup menguat sebesar 31,62 poin menuju 6.231. Penutupan akhir pekan kemarin bursa Indonesia berakhir diatas level psikologis 6.200, hal ini mengindikasi akan ada ruang melanjutkan penguatan. Sinyal bullish indeks Indonesia masih berlanjut hingga kelevel psikologis 6.300. Pada perdagangan awal pekan ini, IHSG pelaung rally seiring masih adanya harapan dan sinyal positif eksternal dimulai dari harapan stimulus AS senilai US$1,9 miliar, harga komoditas melanjutkan penguatan, maupun pelemahan dollar AS akibatnya rupiah peluang menguat. Harga komoditas yang breakout seperti nickel loncat capai 2,28% menuju US$19.650/Mton, timah lonjak 4,21% menuju US$26.232/Mton. Selain itu harga batubara newscatle catatkan teknikal rebound sebesar 1,71%, CPO naik 1,02%. Sinyal positif peluang ke sektor pertambangan, dan perkebunan. Pasca BI menurunkan suku bunga sebesar 25bps menjadi 3,50%, hal ini menjadi sentimen positif ke sektor property, infranstrukture, dan perbankan. Selain itu pemerintah membebaskan pajak Pnbm untuk kendaraan dan DP 0%. Dengan mempertimbangkan tersebut IHSG akan bergerak kisaran 6.200-6.275
- Bow : ANTM, INCO, TINS, CTRA, SMRA, LPKR, LSIP, BWPT, KLBF.
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian ANTM Closed price : 2.880 Buy Kisaran : 2.760-2.880 Support : 2.750 Target 1 Jual : 2.930 Target 2 Jual : 3.050
CTRA Closed price : 1.175 Buy Kisaran : 1.150-1.180 Support : 1.130 Target 1 Jual :1.230 Target 2 Jual : 1.320
SMRA Closed price : 920 Buy Kisaran : 900-920 Support : 880 Target 1 Jual : 960 Target 2 Jual : 1.000
DISCLAIMER ON |
TINS Closed price : 2.320 Buy Kisaran : 2.280-2.320 Support : 2.250 Target 1 Jual : 2.500 Target 2 Jual : 2.600
INCO Closed price: 6.325 Buy Kisaran : 6.290-6.325 Support : 6.260 Target 1 Jual : 6.450 Target 2 Jual : 6.600
AGRO Closed price : 1.160 Buy Kisaran : 1.150-1.170 Support : 1.120 Target 1 Jual : 1.200 Target 2 Jual : 1.250
DISCLAIMER ON |
DISCLAIMER
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.