DTP PT Anugerah Sekuritas Indonesia 14 April 2022
Download : DTP 14 April 2022.pdf
- Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 7.195 Support I : 7.230 sedangkan Resistence I : 7.280 dan Resistence II: 7.300;
- Aksi Korporasi Emiten : RUPS : AHAP, GLOB, IPCM, TRIO Publick Expose : GLOB, TRIO ;Ex Dividen LPPF,NISP, Distribusi Date Dividen :BJTM,BBNI; Ex Date Rights Issue MDKA.
- Pemerintah terus berupaya untuk melakukan konsolidasi fiskal agar defisit anggaran bisa kembali ke bawah 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2023. Caranya adalah dengan mengurangi penerbitan Surat Berharga Negara (SBN). Ada dua hal yang berkontribusi dalam menghemat penerbitan SBN. Pertama adalah penggunaan sisa anggaran tahun sebelumnya (Saldo Anggaran Lebih/SAL). Kedua adalah tingginya penerimaan negara. Dalam dua bulan pertama, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 mampu membukukan surplus karena peningkatan pendapatan negara yang signifikan akibat lonjakan harga komoditas.
- Kementerian Keuangan memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 4,5-5,2 persen di kuartal I/2022. Pada April ini Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD), Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) akan menyampaikan revisi economic outlook global akibat terjadinya perang antara Rusia dan Ukraina. Sebelumnya OECD memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global di 2022 berada di 4,5 persen, namun berpotensi turun ke 3,5 persen di tengah tekanan akibat perang Rusia dan Ukraina.
- Pergerakan bursa Indonesia pada perdagangan kemarin, bergerak flukuatif terendah 7.146 yang akhirnya ditutup menguat 10,98 poin menuju 7.215. Saham-saham yang memimpin penguatan dimulai dari sektor noncycle, Healtcare sedangkan sektor yang memimpin pelemahan seperti energy, transporasi. Capital inflow asing yang masuk dalam pasar modal memicu rally IHSG hingga kemari. Perdagangan kemarin investor asing bukukan pembelian bersih senilai Rp1,50 triliun. Untuk perdagangan hari ini IHSG peluang melanjutkan penguatan dengan kisaran 7.130-7.400. Diperkirakan saham-saham energi kembali ramai diperdagangan sejalan dengan harga spot komoditas yang memimpin lonjakan dimulai dari minyak mentah, CPO, nickel, tembaga maupun batubara. Sinyal positif dari capital inflow menambah optimismi dengan IHSG. Bursa Indonesia peluang catak rekor baru.
- IHSG kembali cetak rekor baru dilevel 7.262 atau mengalami lonjakan 47,99 poin seiring aksi beli investor asing dengan bukukan Rp1,06 triliun. Pada perdagangan hari ini diperkirakan IHSG potensi melanjutkan rally dengan kisaran 7.230-7.300 peluang cetak rekor baru. Sinyal positif dari harga spot komoditas yang memimpin dimulai dari harga spot minyak mentah, batubara, nickel, emas dan natural gas. Perhatikan sektor energy, basic industrial, bahan mentah.
- Trading BOW :BFIN, ASSA, TINS,ANTM, MEDC,ELSA,INCO,ADRO,HRUM,INDY,ANTM DOID, PTBA.
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian ANTM Closed Price : 2.790 Buy Kisaran : 2.740-2.760 Support : 2.700 Target Jual 1 : 2.840 Target Jual 2 : 2.920
INCO Closed Price: 7.425 Buy Kisaran :7.350-7.400 Support : 7.250 Target Jual 1 : 7.600 Target Jual 2 : 7.800
DOID Closed Price: 635 Buy Kisaran : 620-630 Support : 600 Target Jual 1 : 650 Target Jual 2 : 670
DISCLAIMER ON |
ADRO Closed Price: 3.350 Buy Kisaran : 3.250-3.300 Support : 3.000 Target Jual 1 : 3.500 Target Jual 2 : 3.600
ASSA Closed Price: 2.410 Buy Kisaran : 2.380-2.400 Support : 2.350 Target Jual 1 : 2.500 Target Jual 2 : 2.600
HRUM Closed Price: 13.550 Buy Kisaran : 13.400-13.500 Support : 13.200 Target Jual 1 : 14.000 Target Jual 2 : 14.700
DISCLAIMER ON |
DISCLAIMER
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.