DTP PT Anugerah Sekuritas Indonesia 20 June 2024


Download : DTP 20 June 2024.pdf
  • IHSG Trend Bearish Pontensi Resistence kisaran :   6.650-6.800. Berdasarkan pivot  IHSG  : Support II : 6.640   Support I  : 6.680  sedangkan Resistence I : 6.780  dan Resistence II: 6.830;
  • Kalender Emiten : RUPS : ALDO, ARGO, BBRM, BEEF, BIMA, BINA, BKSL, CMNP, DADA, DEWA, DIVA, DMMX, DPNS, HITS, IMAS, IMJS, INCF, INET, IRSX, JSPT, KIAS, KINO, KLIN, KOIN, KOPI, LAPD, MBTO, MDRN, MEJA, NICE, OLIVSATU, SDRA, SMRA, TRGU, UNVR, UVCT, VRNA, WINS; Public Expose : ALDO, ARGO, BIMA, DADA, DIVA, DMMX, DPNS, IMAS, IMJS, INCF, IRSC, KIAS, KOIN, KOPI, LAPD, MBTO, NICE; Cum Date Deviden : IPCC Rp62,39/saham, KBLM Rp8/saham; Ex Date Deviden : ACES, CRAB, IFII, KBLI, KEEN, OMED, PNGO; Rec Date Deviden : DEPO, HYGN, PUDP; Dist Date Deviden : BAUT, BRIS, MLIA; Cum Date Saham Bonus : RCCC dengan rasio 1 saham dapat 20 saham bonus Cum Date Rights Issue : TPMA rasio 1 saham dapat 3 right di harga Rp465/saham; Cum date Rights Issue : BBYB dengan rasio setiap 10.000.000.000/lembar dapat 415.323.2455/rights;
  • Polemik short selling saham telah masuk dalam babak baru dengan beleid haram oleh Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) menegaskan transaksi saham secara short selling haram hukumnya, meskipun untuk saham yang termasuk dalam kategori syariah. Menurut Fatwa DSN-MUI No. 80 Tahun 2011, transaksi short selling termasuk transaksi yang bertentangan dengan prinsip syariah, karena termasuk ke dalam ba'i al-ma'dum. Artinya, short selling merupakan suatu cara yang digunakan dalam penjualan saham yang belum dimiliki dengan harga tinggi dengan harapan akan membeli kembali pada saat harga turun. (Sumber: bisnis.com)
  • Trend bearish masih berlanjut hingga perdagangan awal pekan kemarin, yang akhirnya ditutup koreksi tipis 7,91 poin menuju 6.726. Nilai transaksi investor asing masih melanjutkan penjualan bersih senilai Rp710 miliar masih dibebani kecemasan akan FCA dan rencana berlakunya short selling yang memicu kekhawatiran akan merusak portopolio atau bisa memberatkan kinerja. Sentimen kebijakan aturan aturan BEI memicu ketidaknyamanan investor, hal ini menyebabkan perdagangan saham Indonesia telah masuk dalam trend bearish. Kabar positif dari DSN-MUI menyatakan haram untuk short selling yang menentang kebijakan BEI akan berlakukan short selling.  Sedangkan untuk sentiment positif dari kenaikan harga spot komoditas yang mengalami kenaikan dimulai dari nickel, timah, CPO, batubara potensi berikan angina segar ke bursa Indonesia. Pada perdagangan hari ini IHSG potensi teknikal rebound dengan kisaran 6.680-6780 perhatikan saham-saham bigcap
  • Pilihan saham harian ini : ABMM, ADRO, ACES, BBRI, MEDC, BFIN, MAPA, DOID, ADMR, TLKM, BRIS, UNVR.

 

Rekomendasi Kompas 100

Berdasarkan Trading Harian

ABMM Closed Price : 3.380

Buy Kisaran : 3.300-3.360

Stoplose : 3.240

Target Sell 1 : 3.550

Target Sell 2 : 3.680

 

ACES Closed Price: 860

Buy Kisaran : 840-850

Stoplose : 820

Target Sell 1 : 905

Target Sell 2 : 940

 

MEDC Closed Price: 1.225

Buy Kisaran : 1.200-1.210

Stoplose : 1.170

Target Sell 1 : 1.280

Target Sell 2 : 1.340

 

DISCLAIMER ON

 

 

 

ADRO Closed Price : 2.660

Buy Kisaran : 2.600-2.650

Stoplose : 2.550

Target Sell 1 : 2.800

Target Sell 2 : 2.900

 

BBRI Closed Price: 4.100

Buy Kisaran : 4.030-4.070

Stoplose : 3.930

Target Sell 1 : 4.300

Target Sell 2 : 4.470

 

BFIN Closed Price: 845

Buy Kisaran : 890-805

Stoplose : 775

Target Sell 1 : 850

Target Sell 2 : 890

 

DISCLAIMER ON

DISCLAIMER

 

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.

top