Download : DTP 25 March 2025.pdf
  • Sudut teknikal IHSG antara lain:  IHSG Trend Bearish Pontensi Support kisaran :   5.750-6.750.   Berdasarkan pivot  IHSG  : Support II : 5.830   Support I  : 5.990  sedangkan Resistence I : 6.290  dan Resistence II: 6.440;
  • Kalender Emiten hari ini 25 Maret 2025: RUPS : ADMF, BMRI, EXCL, FREN, IFSH, NOBU, WOWF; Public Expose : EXCL, IFSH, INTP, UDNG, WGSH, WOMF; Start Trading IPO : YUPI; Effective IPO : FORE, MDLA; Daftar Emiten Suspensi : FORU, RONY, UDNG; Daftar Emiten Unsuspensi : KAQI;
  • PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI resmi menjadi kendaraan BPI Danantara sebagai perusahaan holding operasional. Kepastian itu menyusul pengalihan saham seri B milik emiten-emiten BUMN dengan skema inbreng dari Negara RI ke PT BKI. PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) didirikan oleh pemerintah Indonesia pada 1 Juli 1964 sebagai sebuah perusahaan negara (PN). Pada 1977, status perusahaan Biro Klasifikasi Indonesia diubah menjadi persero. PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)  telah menjadi badan klasifikasi ke-4 di Asia setelah Jepang, China dan Korea, dan menjadi satu-satunya badan klasifikasi nasional yang bertugas untuk mengklasifikasikan kapal-kapal niaga Negara Republik Indonesia dan kapal-kapal asing yang secara reguler beroperasi di perairan Indonesia.(Sumber:Bisnis.com)
  • PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) menetapkan harga penawaran saham IPO sebesar Rp2.390 per saham. YUPI berpotensi mengumpulkan dana segar hasil IPO sebesar Rp2,04 triliun. Rinciannya, sebesar Rp612,63 miliar dari penawaran umum atas saham baru dan sebesar Rp1,42 triliun dari penawaran umum atas saham divestasi.  Perseroan menunjuk PT CIMB Niaga Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin emisi efek. Dana yang diperoleh dari hasil penjualan saham milik pemegang saham penjual akan menjadi milik pemegang saham penjual.(Sumber: Idxchannel.com)
  • Berkurangnya aksi jual bersih saham yang dilakukan investor asing dengan bukukan Rp161 miliar, ditengah-tengah kejatuhan IHSG pada perdagangan kemarin ditutup anjlok 123,49 poin menuju 6.258. Sepinya sentiment positif dalam negari yang terhimpit dengan pelemahan rupiah dilevel Rp16.550/dollar AS maupun belum adanya sinyal BI menurunkan suku bunga. Pelaku pasar tengah wait and see seiring pelaku pasar terhimpin dengan libur panjang dimulai dari 28 Maret 2025 hingga masuk kembali 8 April 2025. Pada Harga-harga spot komoditas hari ini mengalami koreksi seiring kuatnya yield obligasi AS dengan tenor pendek maupun panjang. IHSG hari ini peluang melanjutkan pelemahan, diharapkan sentiment penguatan bursa eksternal membawah investor untuk bargain hunting atau akan gerak kisaran 5.990-6.290
  • Pilihan saham harian ini : KLBF, EXCL, JPFA, EMTK, ASII, ANTM, BBRI, BMRI, BRIS, BBTN, SCMA, BBTN, BBCA.

 

Rekomendasi Kompas 100

Berdasarkan Trading Harian

KLBF Closed Price : 1.105

Buy Kisaran : 1.080-1.100

Stoplose : 1.000      

Target Sell 1 : 1.180

Target Sell 2 : 1.240

 

JPFA Closed Price: 1.980

Buy Kisaran : 1.960-1.980

Stoplose : 1.900

Target Sell 1 : 2.100

Target Sell 2 : 2.170

 

ASII  Closed Price: 4.690

Buy Kisaran : 4.600-4.660

Stoplose : 4.500

Target Sell 1 : 4.950

Target Sell 2 : 5.200

 

DISCLAIMER ON

 

 

 

EXCL Closed Price : 2.260

Buy Kisaran : 2.200-2.240

Stoplose : 2.150

Target Sell 1 : 2.400

Target Sell 2 : 2.480

 

EMTK Closed Price: 515

Buy Kisaran : 500-505

Stoplose : 490

Target Sell 1 : 550

Target Sell 2 : 570

 

ANTM Closed Price: 1.595

Buy Kisaran : 1.550-1.570

Stoplose : 1.520

Target Sell 1 : 1.680

Target Sell 2 : 1.740

 

DISCLAIMER ON

 

DISCLAIMER

 

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.

 

top