Download : DTP 03 July 2024.pdf
- IHSG Trend Bearish Pontensi Resistence kisaran : 6.950-7.350. Berdasarkan pivot IHSG : Support II : 7.050 Support I : 7.090 sedangkan Resistence I : 7.170 dan Resistence II: 7.210;
- Kalender Emiten : RUPS : WSBP; Public Expose : AMAN, UFOE; Cum Date Cash Deviden : AMAN Rp1/saham, ASDM Rp40/saham, BLUE Rp25/saham, CLPI Rp128,25/saham, HOKI Rp1/saham, LIFE, LION Rp38/saham, MICE Rp10/saham, SRSN Rp1/saham, TALF Rp8/saham; Ex Date Cash Deviden : AGII, BSSR, CBPE KLAS MDKI MYOH, RDTX SAMF, TSPC; Rec Date Cash Deviden : AMAN, BAYU, CAMP, DOID, GPRA, MITI, MKPI, PANS, SMSM, SOSS, SSIA, WGSH; Dist Date Cash Deviden : BMHS, GHON, GRPM, NAYZ, TBIG; Allotment & EndOffr : PART; Start Trading IPO : SPRE; Cum Date Stock Split : INDS rasio 1 menjadi 10; PUDP rasio 1 banding 2.
- BEI dilakukan oleh PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE) dalam rangka pencatatan perdana saham di Papan Akselerasi BEI. SPRE menjadi perusahaan ke-26 yang tercatat di BEI pada tahun 2024. SPRE bergerak pada sektor Barang Konsumen Non-Primer dengan sub industri Tekstil. Harga penawaran saham SPRE adalah senilai Rp125,00 per lembar dengan jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 800.000.000 lembar saham, sehingga kapitalisasi pasarnya adalah senilai Rp100.000.000.000,00.
- Purchasing Manager’s Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada Juni 2024 terkoreksi dibandingkan Mei 2024. Pada Juni 2024, PMI Manufaktur Indonesia berada di level 50,7 atau turun 2,68% dibandingkan Mei 2024 yang mencapai 52,1. Manufaktur Indonesia juga melaporkan kenaikan harga input rata-rata pada Juni 2024. Hal ini lantaran kenaikan harga bahan baku yang diakibatkan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
- Persyaratan untuk mendapatkan lisensi ini telah diatur dengan jelas dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) nomor 6 tahun 2024 mengenai Pembiayaan Transaksi Efek oleh Perusahaan Efek bagi Nasabah dan Short Selling oleh Perusahaan Efek. Pengajuan izin menjadi prasyarat bagi anggota bursa sebelum dapat melakukan transaksi short selling. Saat ini, sekitar 10 hingga 12 anggota bursa sedang dalam proses persiapan untuk menjadi anggota bursa yang bisa melakukan short selling.
- Pergerakan bursa Indonesia bergerak variatif yang akhirnya ditutup melemah tipis sebesar 14,48 poin menuju 7.125 seiring profit taking. Investor asing kembali masuk mengakumulasi beli, diharapkan bisa meramaikan perdagangan hari ini. Bursa Indonesia sudah masuk trend bullish atau masih ada peluang melanjutkan kenaikan dengan kisaran 7.090-7.170. Dalam dua hari kedepan bursa AS tutup seiring memperingati hari, diperkirakan IHSG masih melanjutkan kenaikan dengan perhatikan saham-saham bigcap yang masuk dalam LQ45. Bargain hunting LQ45 yang undervalue potensi diburu investor.
- Pilihan saham harian ini : BTPS, MEDC, GJTL, BBRI, ASSA, ESSA, BRIS, BFIN, BRPT, ADMR, CUAN, SMGR.
|
Rekomendasi Kompas 100 Berdasarkan Trading Harian BTPS Closed Price : 1.145 Buy Kisaran : 1.110-1.140 Stoplose : 1.090 Target Sell 1 : 1.200 Target Sell 2 : 1.250
GJTL Closed Price: 1.225 Buy Kisaran : 1.200-1.225 Stoplose : 1.170 Target Sell 1 : 1.290 Target Sell 2 : 1.340
ASSA Closed Price: 635 Buy Kisaran : 2.400-2.440 Stoplose : 2.360 Target Sell 1 : 2.580 Target Sell 2 : 2.680
DISCLAIMER ON |
MEDC Closed Price : 1.365 Buy Kisaran : 1.330-1.350 Stoplose : 1.310 Target Sell 1 : 1.440 Target Sell 2 : 1.490
BBRI Closed Price: 4.570 Buy Kisaran : 4.500-4.540 Stoplose : 4.380 Target Sell 1 : 4.800 Target Sell 2 : 5.000
ESSA Closed Price: 800 Buy Kisaran : 1.280-1.300 Stoplose : 1.250 Target Sell 1 : 1.380 Target Sell 2 : 1.430
DISCLAIMER ON |
DISCLAIMER
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.