Download : DTP 16 August 2022.pdf
- Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 7.030 Support I : 7.060 sedangkan Resistence I : 7.140 dan Resistence II: 7.190;
- Aksi Korporasi Emiten : RUPS : BCIP,BPFI; Dist CashDividen : AKRA; Ex Date CashDeviden : INDY
- Surplus neraca perdagangan Indonesia masih terus berlanjut. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, surplus perdagangan RI pada Juli 2022 mencapai sebesar 4,22 miliar dollar AS. Sehingga Indonesia sudah surplus perdagangan selama 27 bulan berturut-turut atau lebih dari 2 tahun. ekspor pada Juli 2022 tercatat sebesar 25,57 miliar dollar AS. Turun 2,2 persen dari Juni 2022. Sedangkan secara tahunan, ekspor Juli 2022 naik dari Juli 2021. ekspor Juli turun karena turunnya ekspor non migas. Yakni ekspor besi dan baja yang turun 11,51 persen, ekspor timah turun 54 persen, dan nikel turun 15,53 persen. Sementara nilai impor pada Juli 2022 justru naik 1,64 persen dari Juni 2022. Yaitu sebesar 21,35 miliar dollar AS.
- Ketegangan China dan Taiwan menambah daftar kekhawatiran dunia pada saat ini, termasuk Indonesia. Apabila perang meletus, maka Indonesia akan ketiban sial cukup parah. Kedua negara tersebut juga merupakan mitra dagang utama tanah air. China sendiri mengambil porsi 20% dari total perdagangan. Sedangkan Taiwan, meskipun porsinya tidak besar akan tetapi perannya penting dalam memasok komponen elektronik. Kedua negara tersebut juga merupakan mitra dagang utama tanah air. China sendiri mengambil porsi 20% dari total perdagangan. Sedangkan Taiwan, meskipun porsinya tidak besar akan tetapi perannya penting dalam memasok komponen elektronik. Ketegangan melonjak tinggi di Taiwan. ini pasti akan menimbulkan risiko pada disrupsi sisi supply
- Koreksi Indeks saham gabungan seiring profit taking sehat pasca rally dalam perdagangan terakhir. IHSG koreksi sebesar 31,10 poin menuju 7.129. Walaupun indeks ditutup melemah namun investor asing kembali mengakumulasi beli senilai Rp210 miliar. Menjelang libur memperingati hari Kemerdekaan Indonesia, IHSG pada perdagangan hari ini potensi teknikal rebound kisaran 7.060-7.190. Sinyal positif berasal dari penguatan bursa eksternal dimana berkurangnya kecemasan investor The Fed. Gubernur Bank Sentral AS potensi mempertimbangkan untuk menahan suku bunga setelah rilis inflasi Juli kemarin mengalami penurunan. Sinyal positif dari turunnya inflasi AS, hal tersebut berdampak negatif untuk harga spot komoditas dimulai dari harga spot minyak mentah, nickel, emas, CPO. Beberapa hari sebelumnya saham-saham berbasis kontruksi pun mengalami trend penguatan seiring merespon kemerintah keuangan Indonesia tengah menghitung besaran pembangunan Ibu Kota Baru. Mega proyek tersebut potensi mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. Selain itu pemerintah telah menjaga neraca perdagangan surplus ditengah-tengah turunnya ekspor ke negara berkembang.
- Trading BOW :MARI,ABBA,TLKM,BUKA,WSKT,WIKA,SMGR,INTP,ADMR,PTBA
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian DOID Closed Price : 374 Buy Kisaran : 370-374 Support : 365 Target Jual 1 : 386 Target Jual 2 : 398
PTBA Closed Price: 4.130 Buy Kisaran : 4.100-4.130 Support : 4.080 Target Jual 1 : 4.200 Target Jual 2 : 4.300
ADMR Closed Price: 1.785 Buy Kisaran : 1.770-1.785 Support : 1.700 Target Jual 1 : 1.850 Target Jual 2 : 1.900
DISCLAIMER ON |
WSKT Closed Price: 585 Buy Kisaran : 570-580 Support : 550 Target Jual 1 : 600 Target Jual 2 : 610
SMGR Closed Price: 6.925 Buy Kisaran : 6.850-6.900 Support : 6.600 Target Jual 1 : 7.100 Target Jual 2 : 7.300
BUKA Closed Price: 334 Buy Kisaran : 328-330 Support : 324 Target Jual 1 : 340 Target Jual 2 : 350
DISCLAIMER ON |
DISCLAIMER
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.