Download : DTP 03 August 2022.pdf
  • Berdasarkan pivot  IHSG  maka Support II : 6.870  Support I  : 6.930 sedangkan Resistence I : 7.020  dan Resistence II: 7.050;
  • Aksi Korporasi Emiten : Publick Expose : BDMN; RUPS : BNBA, SATU, SMMT; Cum CashDividen : AKRA Rp25/saham ; ATAP Rp0,65/saham, EAST Rp1,70/saham, XCID Rp0,4799/saham; Ex CashDividen : AMAN,PGLI, Rec DistDate Cash Dividen : BOLA,CAMP,ICBP,INDF; DistDate CashDeviden : BINO,CITA,IPCC,ISSP,LPGI,PANS,PMJS,PNLF, TRJA; RAFI IPO Allotment and EndOffer; GULA, AMMS  IPO Start Trading
  • Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dibuka oleh PT Aman Agrindo Tbk. (GULA) dalam rangka pencatatan saham GULA di papan pengembangan BEI. GULA akan menjadi perusahaan tercatat ke-31 yang tercatat di BEI pada tahun 2022. GULA bergerak pada sektor Consumer Non-Cyclicals dengan sub sektor Food & Beverage. Adapun Industri dan sub industri GULA adalah Processed Foods. Harga penawaran GULA adalah senilai Rp250,00 per lembar saham dengan jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 1.070.362.500 lembar saham, sehingga kapitalisasi pasarnya adalah senilai Rp267.590.625.000,00. Perusahaan yang menjadi penjamin emisi: PT UOB Kay Hian Sekuritas.
  • Meningkatnya aktivitas manufaktur Indonesia juga memicu kepada penyerapan tenaga kerja yang lebih banyak. Sehingga hal tersebut akan menopang tingkat konsumsi masyarakat dan berdampak pada laju pertumbuhan ekonomi di dalam negeri. Berdasarkan data terkini Purchasing Manager's Index (PMI) dari S&P Global, pada periode Juli 2022, PMI manufaktur Indonesia berada di angka 51,3 atau lebih tinggi jika dibandingkan pada bulan sebelumnya di angka 50,2. Kenaikan manufaktur Indonesia didorong oleh permintaan baru yang lebih tinggi, karena permintaan klien domestik mendorong permintaan.
  • Di Pra penutupan perdagangan kemarin, IHSG berhasil dikawasan positif dengan catatkan penguatan sebesar 19,37 poin menuju 6.988. Lonjakan tersebut ditopang dari saham-saham sektor industrial, banking and infranstruktur. Aksi beli investor asing dengan bukukan pembelian bersih senilai Rp893 miliar, hal ini menjadi setimen positif di bursa Indonesia. Untuk perdagangan hari ini, sentimen negatif berasal dari eksternal bursa. Tensi geopolitik dimulai dari negara AS maupun China setelah Ketua Dewan Perwakitalan Rakyat Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi mengunjungi Taiwan. Kabar tersebut memicu aksi profit taking ke mayoritas bursa global, Uni Eropa maupun perdagangan pagi. Harga-harga spot komoditas pun catatkan pelemahan khususnya nickel, timah, emas, dan gas juga mengekor dengan bursa global. Dengan terhimpitnya sentimen negatif tersebut IHSG peluang koreksi dengan kisaran 6.870-7.020.
  • Trading BOW :MEDC,ELSA , BRPT,KLBF, MNCN,BMTR,ADRO,AMRT,ADMR

 

Rekomendasi Saham

Berdasarkan teknikal Harian

ADMR Closed  Price : 1.675

Buy Kisaran  : 1.540-1.560

Support : 1.500

Target Jual 1 : 1.730

Target Jual 2 : 1.800

                            

ADRO Closed  Price: 3.180

Buy Kisaran  : 3.100-3.130

Support : 3.080

Target Jual 1 : 3.240

Target Jual 2 : 3.300

 

BMTR Closed  Price: 446

Buy Kisaran  : 430-434

Support : 420

Target Jual 1 : 460

Target Jual 2 : 480

 

DISCLAIMER ON

 

 

 

 

MNCN Closed  Price: 975

Buy Kisaran  : 930-950

Support : 920

Target Jual 1 : 1.000

Target Jual 2 : 1.050

 

KLBF Closed  Price: 1.590

Buy Kisaran  : 1.550-1.570

Support : 1.500

Target Jual 1 : 1.650

Target Jual 2 : 1.720

               

BRPT Closed  Price: 955

Buy Kisaran  : 910-930

Support : 900

Target Jual 1 : 1.000

Target Jual 2 : 1.050

 

DISCLAIMER ON

DISCLAIMER

 

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.

top