Download : DTP 02 August 2022.pdf
- Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 6.920 Support I : 6.950 sedangkan Resistence I : 7.010 dan Resistence II: 7.060;
- Aksi Korporasi Emiten : Publick Expose : BIPP Cum CashDividen : BOLA Rp1/saham CAMP Rp35/saham, EKAD Rp50/saham; Ex CashDividen : SIMP,LSIP,SHIP Rec DistDate Cash Dividen : SHIP ; RAFI IPO BeginOffer; Start Trading : WEHA-R; GULA IPO Allotment and EndOffer
- Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dibuka oleh PT Utama Radar Cahaya Tbk. (RCCC) dalam rangka pencatatan saham RCCC di papan akselerasi BEI. RCCC akan menjadi perusahaan tercatat ke-30 yang tercatat di BEI pada tahun 2022. RCCC bergerak pada sektor Transportation & Logistic dengan sub sektor Logistics & Deliveries. Adapun Industri dan sub industri RCCC adalah Logistics & Deliveries. Harga penawaran RCCC adalah senilai Rp135,00 per lembar saham dengan jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 750.000.000 lembar saham, sehingga kapitalisasi pasarnya adalah senilai Rp101.250.000.000,00.
- Sektor manufaktur Indonesia kembali meraih momentum pertumbuhan pada bulan Juli 2022 yang didorong oleh kondisi ekonomi yang membaik. Meningkatnya aktivitas manufaktur Indonesia juga memicu kepada penyerapan tenaga kerja yang lebih banyak. Sehingga hal tersebut akan menopang tingkat konsumsi masyarakat dan berdampak pada laju pertumbuhan ekonomi di dalam negeri. Berdasarkan data terkini Purchasing Manager's Index (PMI) dari S&P Global, pada periode Juli 2022, PMI manufaktur Indonesia berada di angka 51,3 atau lebih tinggi jika dibandingkan pada bulan sebelumnya di angka 50,2. Kenaikan manufaktur Indonesia didorong oleh permintaan baru yang lebih tinggi, karena permintaan klien domestik mendorong permintaan.
- Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, pada bulan tersebut terjadi inflasi sebesar 0,64% dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 111.80. Angka tersebut menunjukkan peningkat dibandingkan realisasi inflasi Juni 2022 sekitar 0,61%. inflasi pada Juli 2022 ini utamanya disebabkan oleh kenaikan harga cabai merah, tarif angkutan udara, bawang merah, bahan bakar rumah tangga, serta cabai rawit. Ke depan, BI akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk tetap mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah tekanan eksternal yang meningkat, serta terus mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut.
- Pergerakan bursa Indonesia sepanjang perdagangan awal pekan kemarin, bergerak mixed yang akhirnya ditutup menguat sebesar 17,66 poin menuju 6.968. Kenaikan IHSG ditopang dari sektor Transportation, Basic Industrial, Energy. Sinyal positif pun berasal dari lonjakan harga-harga spot komoditas dimulai dari nickel, timah, maupun emas. Rilis data inflasi Indonesia Juli catatkan kenaikan capai 0,64% MoM sinyal yang mengindikasi harga-harga kebutuhan konsumsi masyarakat meningkat. Namun data indeks manajer Pembelian (PMI) Manufaktur Indonesia tumbuh capai 51,2 atau lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Sinyal naiknya inflasi pun diharapkan BI mempertimbangkan untuk naiknya suku bunga BI. Pada perdagangan selasa ini, IHSG peluang menguji level psikologis 7.000 atau akan bergerak kisaran 6.950-7.060.
- Trading BOW :MEDC,LSIP,SIMP , INCO,ANTM,MDKA,TINS,BRPT,ANTM,ASII,UNTR, ADRO
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian ANTM Closed Price : 2.080 Buy Kisaran : 2.050-2.070 Support : 2.000 Target Jual 1 : 2.120 Target Jual 2 : 2.160
MDKA Closed Price: 4.130 Buy Kisaran : 4.100-4.130 Support : 4.050 Target Jual 1 : 4.200 Target Jual 2 : 4.270
EXCL Closed Price: 2.410 Buy Kisaran : 2.350-2.390 Support : 2.300 Target Jual 1 : 2.500 Target Jual 2 : 2.590
DISCLAIMER ON |
INCO Closed Price: 6.350 Buy Kisaran : 6.250-6.300 Support : 6.200 Target Jual 1 : 6.500 Target Jual 2 : 6.700
ASII Closed Price: 6.475 Buy Kisaran : 6.350-6.450 Support : 6.300 Target Jual 1 : 6.600 Target Jual 2 : 6.700
BRPT Closed Price: 965 Buy Kisaran : 940-960 Support : 900 Target Jual 1 : 1.000 Target Jual 2 : 1.050
DISCLAIMER ON |
DISCLAIMER
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.