Download : DTP 01 August 2022.pdf
  • Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 6.895 Support I : 6.930 sedangkan Resistence I : 7.005 dan Resistence II: 7.060;
    · Aksi Korporasi Emiten : Public Expose : AIMS, AYLS, DART, GWSA, GZCO, HDIT, HOPE, INCF, JAWA;
    RUPS : : AIMS, ASHA, AYLS, BANK, BOSS, BPII, BSSR, BUMI, CPRI, DART, DMND, DPUM, EPAC,
    ERTX, GEMS, GWSA, GZCO, HDIT, HOPE, ICON, INCF, INTA, IRRA, JAWA, KIJA; Cum CashDividen :
    LSIP Rp51/saham BMHS Rp3,8/saham; Ex CashDividen : BIKE Rp3,8/saham , AMMS Ripo BeginOffer;
    BUAH IPO Effective, CRAB IPO Effective, ELPI IPO Effective, EURO IPO Effective, KKES IPO Effective,
    KLIN IPO Effective; Rec DistDate Cash Dividen : INDS, INOV, KEEN, CLPI, BIKE, AMAG, ADCP
     Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 surplus hingga semester I 2022. Tercatat, APBN surplus
    Rp 73,6 triliun atau 0,39 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). APBN selama 6 bulan berturut-turut.
    Kinerja ini tidak terlepas dari pendapatan negara di separuh tahun ini yang telah mencapai Rp 1.317,2 triliun.
    Jumlah tersebut 58,1 persen dari target APBN 2022 sebesar Rp 1.846,1 triliun. Meningkat hingga 48,5 persen
    dibandingkan semester I-2021 yang hanya sebesar Rp 887 triliun. Besarnya uang yang masuk ke kas negara itu
    didorong penerimaan pajak sebesar 55,7 persen yakni Rp 868,3 triliun. Ini juga tidak terlepas dari sumbangan
    Program Pengungkapan Sukarela (PPS) yang berakhir pada Juni 2022 lalu.
      Agenda kunjungan kerjanya di China, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu Perdana Menteri Li Keqiang di
    Villa 5, Diaoyutai State Guesthouse, Beijing. Jokowi disambut oleh Premier Li dan langsung melaksanakan foto
    bersama. Setelahnya, Presiden Jokowi dan Premier Li beserta masing-masing delegasi bersama-sama menuju ruang
    pertemuan. Pemerintah China berkomitmen untuk menambah pembelian atau impor minyak mentah kelapa sawit
    (crude palm oil/CPO) dari Indonesia sebesar 1 juta ton. Komitmen tersebut disampaikan saat pertemuan bilateral
    antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Perdana Menteri RRT Li Keqiang di Beijin.
      Rilis data China dimulai dari Manufacturing PMI Juli catatkan penurunan kenaikan maupun non-manufaktur PMI
    Juli melambat dibandingkan sebelumnya. Sinyal melambatnya pertumbuhan ekonomi bisa berdampak penurunan
    data manufaktur China. Sepanjang tahun lalu masih dipengaruhi dengan pengaruh pandemi Covid-19.
      Sepanjang perdagangan pekan kemarin, IHSG berhasil catak kenaikan capai 1,35% dengan catatkan pembelian
    bersih senilai Rp2,21 Triliun. Aksi beli tersebut disumbangkan dari aksi korporasi emiten dengan transaksi tutup
    sendiri dipasar negosiasi. Maraknya aksi korporasi tersebut salah satu sentimen positif dalam negari, hal tersebut
    mengantar bursa Indonesia berakhir level 6.951. Sedangkan penutupan jumat kemarin IHSG ditopang dari
    lonjakan saham-saham berbasis Industrial, Energi, dan perbankan. Dalam sepekan kemarin, sebagian emiten telah
    mengumumkan kinerja emiten, dimana rata-rata catatkan lonjakan laba bersih sepanjang S1-2022 maupun cum
    data cash dividen pun meramaikan perdagangan. Dengan mempertimbangkan tersebut perdagangan awal pekan ini
    IHSG potensi rally dengan kisaran 6.930-7.005
      Trading BOW :MEDC,LSIP,SIMP , INCO,ANTM,MDKA,TINS,BRPT,ANTM,AALI,TAPG,PALM.

 

Rekomendasi Saham
Berdasarkan teknikal Harian
ANTM Closed Price : 1.955
Buy Kisaran : 1.940-1.955
Support : 1.900
Target Jual 1 : 2.050
Target Jual 2 : 2.125
MDKA Closed Price: 4.060
Buy Kisaran : 4.040-4.060
Support : 4.000
Target Jual 1 : 4.140
Target Jual 2 : 4.200
LSIP Closed Price: 1.260
Buy Kisaran : 1.230-1.260
Support : 1.200
Target Jual 1 : 1.330
Target Jual 2 : 1.400

DISCLAIMER ON

 

INCO Closed Price: 6.100

Buy Kisaran : 6.000-6.100
Support : 5.950
Target Jual 1 : 6.200
Target Jual 2 : 6.300
PALM Closed Price: 865
Buy Kisaran : 850-860
Support : 800
Target Jual 1 : 900
Target Jual 2 : 930
BRTP Closed Price: 900
Buy Kisaran : 880-900
Support : 750
Target Jual 1 : 920
Target Jual 2 : 940


DISCLAIMER ON

DISCLAIMER

 

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.

 

top