Download : DTP 18 July 2022.pdf
  • Berdasarkan pivot  IHSG  maka Support II : 6.600  Support I  : 6.620 sedangkan Resistence I : 6.690  dan Resistence II: 6.740;
  • Aksi Korporasi Emiten : Public Expose : ALMI, BOGA, INAI, KAYU, KIOS, TRIN, YELO; RUPS :  ALMI,BMAS,BOGA,INAI,KAYU,KIOS,TRIN,YELO; Cum Dividen : ASBI; Ex Dividen : KBAG, MICE, SMRA,XCIS; Rec Dividen : MLIA, Dist Date Dividen : UNIC; IPO Start Trading DEWI
  • Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dibuka oleh PT Dewi Shri Farmindo Tbk. (DEWI) dalam rangka pencatatan saham DEWI di papan pengembangan BEI. DEWI akan menjadi perusahaan tercatat ke-26 yang tercatat di BEI pada tahun 2022. DEWI bergerak pada sektor Consumer Non-Cyclicals dengan sub sektor Food & Beverage. Adapun Industri DEWI adalah Agricultural Products dengan sub industri Fish, Meat, & Poultry. Harga penawaran DEWI adalah senilai Rp100,00 per lembar saham dengan jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 2.000.000.000 lembar saham, sehingga kapitalisasi pasarnya adalah senilai Rp200.000.000.000,00. Perusahaan yang menjami emisi antara lain : PT KGI Sekuritas Indonesia dan PT Binaartha Sekuritas.
  • Indonesia menjadi salah satu dari 15 negara yang terancam kemungkinan mengalami resesi menurut survei yang dilakukan perusahaan keuangan Amerika Serikat Bloomberg. Hal ini dampak dari ketidakstabilan roda perekonomian di dunia.
  • Kabar negatif tersebut disangkal oleh Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva, dimana perkirakan akan menyelesaikan tahun 2022 dengan sehat dan bahkan bisa mencatat pertumbuhan positif. Pun dengan tahun 2023. Kkondisi fundamental masih baik, dengan pertumbuhan ekonomi yang solid pada kuartal I-2022 dan juga kondisi inflasi yang cenderung lebih rendah daripada negara-negara lain. rasio utang Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) juga dinilai cenderung lebih rendah dari negara-negara lain. Dengan kata lain, Georgieva menilai, Indonesia masih bisa mengelola utang dengan baik.yang disampaikan oleh Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva.
  • Pada perdagangan awal pekan ini, bursa Jepang tutup seiring peringati Marine Day.
  • Pra penutupan perdagangan akhir pekan kemarin, ditutup anjlok capai 38,18 poin menuju 6.651 dipicu kabar Indonesia salah satu negara yang kena dampak lonjakan inflasi global yang peluang resesi. Saham-saham yang menjadi pemberat bursa Indonesia dimulai dari sektor energy,Industrial, and Healthcare. Sinyal positif dari bursa eksternal mengalami penguatan, harga-harga spot komoditas catakan teknikal rebound dimulai dari CPO 3,02%, gas natural 6,75%, nickel, 3,07%. Sinyal positif tersebut peluang mendorong sektor perkebunan, maupun pertambangan nickel, gas. IHSG hari ini peluang teknikal rebound kisaran 6.600-6.690
  • Trading BOW : BRPT,TOWR,TLKM, BFIN,AMRT,AGRO,BRIS, EMTK,PALM,LSIP,INCO,HRUM.
 

 

Rekomendasi Saham

Berdasarkan teknikal Harian

BRPT Closed  Price : 885

Buy Kisaran  : 830-850

Support : 800

Target Jual 1 : 910

Target Jual 2 : 940

                            

LSIP Closed  Price: 1.130

Buy Kisaran  : 1.080-1.100

Support : 1.050

Target Jual 1 : 1.180

Target Jual 2 : 1.230

 

INCO Closed  Price: 4.770

Buy Kisaran  : 4.740-4.760

Support : 4.700

Target Jual 1 : 4.830

Target Jual 2 : 4.880

 

DISCLAIMER ON

 

 

 

 

BRIS Closed  Price: 1.455

Buy Kisaran  : 1.400-1.440

Support : 1.380

Target Jual 1 : 1.500

Target Jual 2 : 1.550

 

AGRO Closed  Price: 740

Buy Kisaran  : 700-720

Support : 680

Target Jual 1 : 760

Target Jual 2 : 780

               

PALM Closed  Price: 755

Buy Kisaran  : 730-740

Support : 700

Target Jual 1 : 770

Target Jual 2 : 790

 

DISCLAIMER ON

 

DISCLAIMER

 

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.

 

top