DTP PT Anugerah Sekuritas Indonesia 21 June 2022
Download : DTP 21 June 2022.pdf
- Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 6.820 Support I : 6.900 sedangkan Resistence I : 7.020 dan Resistence II: 7.070;
- Aksi Korporasi Emiten : Publick Expose ETWA,SGER; RUPS : ATIC,INCO,SGER,YELO; Ex Dividen : TKIM,RDTX,VINS,INKP; Rec Divide : ALDO,CMRY,HMSP,OILS,TBMS,TEBE,TMAS. Dist Dividen : BNLI,GEMS,SSMS; Rec Date Stock Split HOMI rasio 1:2 ; Rec Date Right issue dan Warrant Bonus ESTA, Start Trading Rights Issue dan Warrant 2 TAMA
- Pengelolaan utang saat ini menjadi sangat penting. Tidak sedikit negara kini berhadapan dengan masalah kesulitan dalam pembayaran utang. Indonesia masuk dalam kategori negara yang berhasil mengelola utang dengan baik. Meskipun secara nominal ada lonjakan yang signifikan dalam dua tahun terakhir imbas pandemi covid-19. Rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB), di mana sudah alami penurunan sampai 13%. Rasio utang terhadap PDB saat ini adalah 39% dengan nominal utang mencapai Rp 7.040,32 triliun.
- Studi McKinesey Global Institute menyebut, pada tahun depan produk domestik bruto (PDB) secara global terancam turun US$ 1 triliun. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, penurunan PDB dunia ini lantaran seluruh masyarakat di dunia mengalami tekanan yang luar biasa akibat adanya pandemi Covid-19, terutama kaum perempuan yang terkena dampaknya jauh lebih parah. jika permasalahan gender pada masa pandemi tidak terselesaikan maka, PDB global bisa turun US$ 1 triliun. Namun, jika ada tindakan untuk meningkatkan kesetaraan gender dengan memfokuskan investasi pada edukasi, keluarga berencana (KB), kesehatan ibu, inklusi digital dan finansial, menyelesaikan hak para pekerja, serta merawat masyarakat berusia lanjut, maka PDB global pada tahun 2023 dapat tumbuh hingga US$ 13 triliun.
- Teknikal rebound ditutup lonjak capai 39,41 poin menuju 6.976 dengan manfaatkan Dow Jones libur Juneteenth. Pada perdagangan awal pekan kemarin investor asing kembali mengakumulasi aksi jual bersih senilai Rp828 miliar. Pelaku pasar tengah mencermati Bank Sentral Indonesia yang akan memutuskan suku bunga pada 23 Juni mendatang. Sedangkan untuk harga-harga komoditas yang memimpin lonjakan dimulai dari minyak mentah, nickel, dan batubara. Sinyal positif tersebut bisa perhatikan sektor pertambangan atau dasar industrial. Lonjakan inflasi negara maju mendorong harga-harga kebutuhan masyarakat negara berkembang mengikuti penguatan. Harga spot komoditas menjadi sumber kenaikkan kebutuhan pokok dunia mengalami kenaikan. Meningkatnya inflasi bisa mempengaruhi suku bunga negara dimulai negara maju maupun negara berkembang. Walaupun harga kebutuhan naik,masyarakat pun tetap beli. Saham-saham konsumer good perlu diperhatikan atau menambah portopolio.
- Trading BOW : PTBA,ADRO,ADMR, DOID, INDY, HMSP,BUKA, UNVR,ICBP,INDF,HMSP.
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian PTBA Closed Price : 3.730 Buy Kisaran : 3.680-3.700 Support : 3.650 Target Jual 1 : 3.800 Target Jual 2 : 3.850
GOTO Closed Price: 366 Buy Kisaran : 358-364 Support : 350 Target Jual 1 : 380 Target Jual 2 : 390
ARTO Closed Price: 9.600 Buy Kisaran : 9.400-9.500 Support : 9.100 Target Jual 1 : 9.800 Target Jual 2 : 10.000
DISCLAIMER ON |
UNVR Closed Price: 5.025 Buy Kisaran : 4.950-5.000 Support : 4.900 Target Jual 1 : 5.125 Target Jual 2 : 5.200
ADRO Closed Price: 2.930 Buy Kisaran : 2.880-2.900 Support : 2.850 Target Jual 1 : 3.010 Target Jual 2 : 3.100
EMTK Closed Price: 1.735 Buy Kisaran : 1.700-1.720 Support : 1.680 Target Jual 1 : 1.800 Target Jual 2 : 1.890
DISCLAIMER ON |
DISCLAIMER
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.