Download : DTP 30 May 2022.pdf
- Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 6.900 Support I : 6.965 sedangkan Resistence I : 7.060 dan Resistence II: 7.100;
- Aksi Korporasi Emiten : Publick Expose : MARK; RUPS : Cum Dividen : PZZA Rp19,96/saham; FISH Rp280/caham Ex Dividen : MPMX,KUAS,TURI,BYAN,CSRA; Rec Dividen : EPMT, TUGU ;
- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membawa kabar gembira untuk perekonomian Indonesia, setelah dua tahun lebih pandemi Covid-19 menghantam. Di tengah penularan infeksi virus corona yang melandai, ekonomi kini menggeliat pesat. Salah satu pendorong perekonomian di dalam negeri mulai bangkit, tercermin dari penerimaan Pajak Daerah. Hingga April 2022, pajak daerah yang terkumpul sebesar Rp 51,86 triliun atau naik dibandingkan April 2021 yang sebesar Rp 50,49 triliun. Hingga April 2022, penerimaan pajak hiburan melonjak lebih dari 196% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Disusul pajak hotel yang tumbuh 83,06%, pajak parkir 37,3%, pajak restoran 37,29%, pajak kendaraan bermotor 14,12%, dan BBNKB 12,18%.
- Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan realisasi APBN hingga April 2022 mengalami surplus Rp103,1 triliun atau 0,58 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Surplus terjadi karena pendapatan negara tercatat Rp853,6 triliun dan belanja negara mencapai Rp750,5 triliun. Keseimbangan primer dari APBN per April 2022 juga tercatat surplus hingga Rp220,9 triliun. Karena kondisi surplus tersebut, pembiayaan turun menjadi Rp142,7 triliun.Menjelang pengumuman dari Dewan Gubernur BI salah satu memutuskan suku bunga.
- Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut ada triple challenges yang akan menghantui perekonomian dunia tahun ini yaitu lonjakan inflasi, suku bunga tinggi, dan pertumbuhan ekonomi yang melemah. Dari ketiganya, horor inflasi sudah semakin terlihat nyata penampakannya. BI sudah menahan suku bunga acuan sebesar 3,5% selama 15 bulan terakhir.
- Sepanjang perdagangan akhir pekan kemarin, IHSG berhasil melewati level psikologis 7.026 atau lonjak capai 2,22 poin. Maraknya aksi beli investor asing dengan bukukan pembelian bersih senilai Rp1,37 triliun. Sinyal buy foreign mengindikasi investor asing optimisme dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia di K2-2022 sesuai dengan ekspektasi. Bursa Asia pun marak melanjutkan penguatan seiring berkurangnya kekhawatiran pasar terhadap The Fed yang lebih agresif. Sinyal positif dari eksternal yang diikuti juga dengan harga spot komoditas mengalami rally dimulai dari nickel, timah, minyak mentah dan batubara. Sinyal positif tersebut potensi mendorong sektor komdoitas dimulai dari emiten tambang. Selain itu sentimen positif dari pelemahan mata uang dollar AS seiring yield obligasi AS menjauhi level tinggi. Sinyal tersebut menambah keyakinan investor asing maupun lokal bargain hunting. Sentimen pengumuman dividen maupun jadwal cum dividen pun menjadi menarik untuk diperhatikan. Dengan mempertimbangkan sentimen diatas, kami memperkirakan IHSG peluang rally dengan kisaran 6.965-7.100
- Trading BOW : TAPG,PALM,BMRI,BBTN,BTPS,BBNI, CTRA,BFIN, BUKA, EMTK, PTBA,TINS
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian TINS Closed Price : 1.770 Buy Kisaran : 1.740-1.760 Support : 1.700 Target Jual 1 : 1.810 Target Jual 2 : 1.880
EXCL Closed Price: 2.670 Buy Kisaran : 2.640-2.670 Support : 2.600 Target Jual 1 : 2.730 Target Jual 2 : 2.800
PTBA Closed Price: 4.420 Buy Kisaran : 4.400-4.420 Support : 4.350 Target Jual 1 : 4.500 Target Jual 2 : 4.590
DISCLAIMER ON |
UNVR Closed Price: 4.710 Buy Kisaran : 4.680-4.700 Support : 4.650 Target Jual 1 : 4.850 Target Jual 2 : 4.960
RAJA Closed Price: 338 Buy Kisaran : 330-338 Support : 320 Target Jual 1 : 350 Target Jual 2 : 370
INDY Closed Price: 2.720 Buy Kisaran : 2.680-2.720 Support : 2.650 Target Jual 1 : 2.800 Target Jual 2 : 2.850
DISCLAIMER ON |
DISCLAIMER
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.