DTP PT Anugerah Sekuritas Indonesia 11 May 2022
Download : DTP 11 May 2022.pdf
- Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 6.600 Support I : 6.710 sedangkan Resistence I : 6.880 dan Resistence II: 6.940;
- Aksi Korporasi Emiten : Public Expose : ABMM, DNAR, KAEF, META, MLPT, TGKA, VICI. RUPS : ABMM, ARTO, BEKS,BRPT, DNAR HRUM, KAEF, META, MIKA, MLPT, TGKA, VICI. Ex Dividen : AVIA, EXCL,MTEL Rec Dividen : BTPS, DRMA, IFSH, SRTG; Dist Date : UNTR.
- Pada perdagangan khususnya emerging market atau bursa saham diproyeksikan oleh JP Morgan potensi mengalami tekanan jual. Sinyal perlambatan ekonomi dimulai dari kebijakan nol Covid di China, resesi yang akan dihadapin Russia pasca intervensi perang ke Ukraina, dan terakhir dari pengetatan ekonomi AS setelah The Fed menaikkan suku bunga bulan ini. Lonjakan yield obligasi invesing yield obligasi AS memicu apresiasi dollar AS potensi memberatkan kinerja eknomi di AS. Sinyal perlambatan tersebut direspon negatif oleh pelaku pasar khusus saham, dimana sepanjang dua hari perdagangan kemarin, mayoirtas bursa Asia, AS maupun Uni Eropa mengalami tekan jual akibatnya bursa berakhir anjlok. Sinyal perlambatan ekonomi global pun menjadi pemberat IHSG dalam dua hari perdagangan sebelumnya. Selain itu harga-harga spot komoditas pun mengalami keguguran pada level tinggi dimulai dari emas, nickel, timah, minyak mentah.
- Perekonomian Indonesia berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku triwulan I-2022 mencapai Rp4.513,0 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp2.818,6 triliun. Ekonomi Indonesia triwulan I-2022 terhadap triwulan I-2021 tumbuh sebesar 5,01 persen (y-on-y). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 15,79 persen. Pergerakan bursa Indonesia kemarin bergerak dikawasan negatif, dimana sempat menyentuh level rendah di 6.662 namun berangsung baik hingga ditutup level 6.832 terdorong Dow Fut kembali menguat. Hari kedua investor asing kembali melanjutkan penjualan bersih yang relatif ramai capai Rp3,15 triliun, hal tersebut masih relatif wajar. Dalam akumulasi aksi beli sepanjang YoD, dimana investor asing bukukan pembelian bersih senilai Rp66,33 Triliun. Koreksi IHSG sepanjang perdagangan sebelumnya seiring rebalancing portopolio. Saham-saham yang menjadi penopang dari sektor konsumsi masyarakat dimulai dari UNVR,INDF,ICBP. Sektor konsumsi masyarakat seiring saham-saham yang telah jenuh jual. Dengan mempertimbangkan tersebut IHSG peluang teknikal rebound dengan kisaran 6.600-6.880. Beberapa saham-saham telah rilis kinerja emiten K1-2022 sebagian besar mengalami perbaikan kinerja baik atau lebih baik. Sektor pertambangan rilis kinerja K1-2022 catatkan lonjakan dibandingkan sebelumnya, hal ini menjadi indikator positif.
- Trading BOW : UNVR, INDF, ICBP, ADRO, MTEL, BBTN, PGAS, HMSP, AKRA.
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian HMSP Closed Price : 965 Buy Kisaran : 940-950 Support : 900 Target Jual 1 : 990 Target Jual 2 : 1.040
PGAS Closed Price: 1.515 Buy Kisaran : 1.500-1.505 Support : 1.450 Target Jual 1 : 1.600 Target Jual 2 : 1.650
BFIN Closed Price: 1.205 Buy Kisaran : 1.170-1.190 Support : 1.150 Target Jual 1 : 1.260 Target Jual 2 : 1.320
DISCLAIMER ON |
ICBP Closed Price: 7.975 Buy Kisaran : 7.800-7.900 Support : 7.500 Target Jual 1 : 8.200 Target Jual 2 : 8.400
UNVR Closed Price: 4.380 Buy Kisaran : 4.300-4.350 Support : 4.200 Target Jual 1 : 4.450 Target Jual 2 : 4.600
AKRA Closed Price: 1.085 Buy Kisaran : 1.040-1.050 Support : 1.000 Target Jual 1 : 1.100 Target Jual 2 : 1.150
DISCLAIMER ON |
DISCLAIMER
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.