DTP PT Anugerah Sekuritas Indonesia 10 May 2022


Download : DTP 10 May 2022.pdf
  • Berdasarkan pivot  IHSG  maka Support II : 6.730 Support I  : 6.820  sedangkan Resistence I : 7.070  dan Resistence II: 7.250;
  • Aksi Korporasi Emiten : Cum Dividen : AVIA, EXCL,MTEL  Rec Dividen : DSNG, JAYA,ASII  Ex Dividen : BTPS, DRMA, IFSH, SRTG
  • Sepanjang April 2022 terjadi inflasi sebesar 0,95 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 109,98. Seluruh kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 2,58 persen dengan IHK sebesar 113,46 dan terendah terjadi di Gunungsitoli sebesar 0,22 persen dengan IHK sebesar 110,58. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,76 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,28 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,66 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,31 persen; kelompok transportasi sebesar 2,42 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,20 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,55 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,75 persen.
  •  Perekonomian  Indonesia  berdasarkan besaran  Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku triwulan I-2022 mencapai Rp4.513,0 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp2.818,6 triliun. Ekonomi Indonesia triwulan I-2022 terhadap triwulan I-2021 tumbuh sebesar 5,01 persen (y-on-y). Dari  sisi  produksi,  Lapangan  Usaha  Transportasi dan  Pergudangan  mengalami  pertumbuhan tertinggi sebesar 15,79 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor Barang dan Jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 16,22 persen. Ekonomi Indonesia triwulan I-2022 terhadap triwulan sebelumnya mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 0,96 persen (q-to-q).  Dari sisi produksi, kontraksi pertumbuhan terdalam terjadi pada Lapangan Usaha Jasa Kesehatan dan  Kegiatan Sosial sebesar 16,54  persen.  Dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami kontraksi pertumbuhan terdalam sebesar  50,54 persen.
  • Hari dua dalam pekan ini, IHSG potensi melanjutkan penurunan dengan kisaran gerak 6.730-7.070. Sentimen negatif masih menekan aksi jual investor asing. Aksi jual bersih asing seiring profit taking khususnya saham-saham marketcap besar dimulai dari ASII, BBCA  BMRI,BBNI,ADRO. Kejatuhan marketcap tersebut memicu kejatuhan IHSG pada perdagangan kemarin yang ditutup dibawah level psikologis 7.000. Kejatuhan bursa Indonesia sejalan dengan bursa eskternal dimulai dari bursa AS, Uni eropa maupun Asia pada umumnya. Diharapkan sinyal profit taking tersebut hanya jangka pendek sejalan dengan pelemahan mayoritas bursa Asia pada umumnya pada penutupan perdagangan awal pekan kemarin. Kejatuhan bursa Indonesia pun diikuti dengan aksi jual investor asing yang relatif besar capai Rp2,59 triliun. Capital outflow foreign diharapkan hanya jangka pendek belum merespon prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang K1-2022, dimana tumbuh 5,01% Yoy diatas ekspektasi 5,00%. Namun Disisi lain investor pun mempertimbangkan lonjakan inflasi April yang tumbuh capai 3,47% QoQ, hal tersebut dampak lonjakan harga spot komoditas sebagai bahan dasar konsumsi masyarakat.
  • Trading BOW : UNVR, INDF, ICBP, TAPG, SAMF, MEDC,AKRA.    
 
 

 

Rekomendasi Saham

Berdasarkan teknikal Harian

TAPG Closed  Price : 695

Buy Kisaran  : 670-680

Support : 650

Target Jual 1 : 710

Target Jual 2 : 730

                            

SAMF Closed  Price: 655

Buy Kisaran  : 620-635

Support : 600

Target Jual 1 : 670

Target Jual 2 : 690

 

MEDC Closed  Price: 550

Buy Kisaran  : 505-515

Support : 495

Target Jual 1 : 570

Target Jual 2 : 590

 

DISCLAIMER ON

 

 

 

 

ICBP Closed  Price: 7.400

Buy Kisaran  : 7.200-7.300

Support : 7.000

Target Jual 1 : 7.600

Target Jual 2 : 7.700

 

UNVR Closed  Price: 4.010

Buy Kisaran  : 3.950-4.000

Support : 3.900

Target Jual 1 : 4.100

Target Jual 2 : 4.150

               

AKRA Closed  Price: 1.085

Buy Kisaran  : 1.040-1.050

Support : 1.000

Target Jual 1 : 1.100

Target Jual 2 : 1.150

 

DISCLAIMER ON

 

DISCLAIMER

 

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.

 

top