Download : DTP 15 Febuary 2022.pdf
- Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 6.645 Support I : 6.690 sedangkan Resistence I : 6.780 dan Resistence II: 6.840;
- Aksi Korporasi Emiten : RUPSLB : JMAS ;
- Industri motor roda dua tanah air bergairah pada awal tahun 2022. Melansir data Asosiasi Indsutri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan domestik sepeda motor sepanjang Januari 2022 tercatat 443.890 unit. Sementara untuk ekspor sepeda motor Indonesia dikatakan melemah pada awal tahun ini. Berdasarkan data yang dihimpun AISI, penjualan motor secara ekspor ini turun hingga 38 persen menjadi 51.036 dibandingkan dengan Januari 2021 (81.929 unit). Penjualan tersebut naik 14,5% dibandingkan bulan Desember 2021. Jika dibandingkan dengan Januari 2021, meningkat 9,9% year-on-year (yoy).
- Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk kembali menahan suku bunga acuan alias BI 7 days reverse repo rate di level 3,50%. dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Februari 2022. keputusan RDG BI ini sejalan dengan perlunya bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan masih terkendalinya inflasi. Selain menahan suku bunga acuan, bank sentral juga menahan suku bunga deposit facility sebesar di level 2,75% dan suku bunga lending facility di level 4,25%. BI akan terus mengoptimalkan bauran kebijakannya untuk menjaga stabilitas dan pemulihan ekonomi lebih lanjut.
- Geopolitik antara Ukraina maupun Russia, hal tersebut menekan psikologis pasar khususnya pasar modal. Sentimen negatif tersebut menjadi alasan investor untuk mengakumulasi aksi jual bersih. Sepanjang perdagangan kemarin, mayoritas bursa Asia tertekan melemah diikuti juga dengan bursa Indonesia yang bergerak turuh hingga akhirny ditutup anjlok 81,12 poin menuju 6.734. Situasi memanas tersebut menjadi sentimen positif ke sektor energi dimulai dari tambang emas, minyak mentah, nickel, timah, maupun CPO. Situasi tersebut investor kembali berpaling ke sektor yang diuntungkan. Pada pembukaan perdagangan hari ini bursa Asia kembali tertekan atau melanjutkan pelemahan. Pelemahan tersebut mengekor dengan kejatuhan bursa AS maupun Uni Eropa. Dalam situasi ketegangan maupun geopolitik menjadi alasan investor untuk aksi profit taking. Dengan mempertimbangkan tersebut IHSG akan bergerak kisaran 6.645-6.785. Sentimen dalam negatif yakni menanti rilis data export dan impor Indonesia sepanjang January 2021 yang diprediksikan neraca perdagangan catatkan surplus lebih rendah dibandingkan sebelumnya. Menjelang pengumuman dari BPS diharapkan bisa menahan laju penurunan dari bursa eksternal.
- Bow :. ANTM, TINS, INCO, HRUM, MDKA, MEDC, ELSA, TAPG,LSIP, AALI, PALM,SAMF
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian SIMP Closed Price : 484 Buy Kisaran : 476-480 Support : 470 Target Jual 1 : 496 Target Jual 2 : 510
ANTM Closed Price: 1.890 Buy Kisaran : 1.850-1.880 Support : 1.800 Target Jual 1 : 1.970 Target Jual 2 : 2.050
MDKA Closed Price: 3.650 Buy Kisaran : 3.500-3.600 Support : 3.400 Target Jual 1 : 3.800 Target Jual 2 : 3.900
DISCLAIMER ON |
TAPG Closed Price: 690 Buy Kisaran : 670-680 Support : 650 Target Jual 1 : 720 Target Jual 2 : 740
MEDC Closed Price: 605 Buy Kisaran : 580-590 Support : 550 Target Jual 1 : 630 Target Jual 2 : 640
ELSA Closed Price: 302 Buy Kisaran : 294-300 Support : 290 Target Jual 1 : 310 Target Jual 2 : 330
DISCLAIMER ON |
DISCLAIMER
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.