Download : DTP 24 Desember 2021.pdf
- Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 6.515 Support I : 6.535 sedangkan Resistence I : 6.570 dan Resistence II: 6.610;
- Cum Rights Issue WSKT DENGAN RASIO dengan harga exercise Rp620/saham
- News Emiten : PT Diamond Food Indonesia Tbk (BMND) Produsen susu Diamond, Diamond Food Indonesia mengumumkan telah mengakuisisi 81% saham perusahaan shopping search engine, Telunjuk Komputasi Indonesia. PT Cemindo Gemilang Tbk Produsen Semen Merah Putih, Cemindo Gemilang, mendapatkan 4 fasilitas pinjaman dari Bank BNI ($BBNI) dengan total nilai sebesar ekuivalen 7,9 triliun rupiah. PT Sarana Menar Nusantara Tbk (TOWR) Anak usaha Sarana Menara Nusantara, Protelindo, mendapatkan fasilitas pinjaman berjangka sebesar 500 miliar rupiah dari Bank Danamon ($BDMN). PP Properti Tbk (PPRO) mengumumkan akan menganggarkan 441 miliar rupiah untuk capex 2022 atau naik 11 miliar rupiah dari tahun sebelumnya. Dana ini akan digunakan untuk melanjutkan beberapa proyek seperti mal, hotel, dan pengembangan kawasan. PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP) Laba bersih produsen es krim Campina melonjak +297,4% YoY. Hal ini didorong oleh efisiensi beban pokok dan beban usaha yang masing-masing turun -13,8% dan -3,2%, sedangkan pendapatan hanya tumbuh +2,8%.
- Kementerian Keuangan mencatat, hingga akhir November 2021 penerimaan negara telah tercapai Rp 1.699,4 triliun atau sudah terpenuhi 97,5% dari target Rp 1.743,6 triliun. Penerimaan ini tumbuh 19,4% year on year (yoy). pemerintah berhasil mengurangi penarikan utang yang cukup signifikan hingga Rp 263,5 triliun. Utang dalam hal ini bersumber dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN). Untuk pembayaran utang hingga akhir tahun akan dimaksimalkan dengan hasil kerjasama melalui SKB III dengan Bank Indonesia (BI). Lebih lanjut, pengurangan penerbitan SBN ini turut membuat defisit anggaran jauh lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Di November 2020 defisit mencapai 5,73% dari PDB atau Rp 885,1 triliun, dan di November 2021 turun menjadi 3,6% dari PDB atau Rp 611 triliun.
- Menjelang penutupan akhir tahun maupun natal, dimana IHSG kembali menguat sebesar 25,95 poin menuju 6.555. Berkurangnya kekhawatiran pasar dari sentimen negatif dimulai dari penyebaran virus Omicron maupun ketakutan tapering. Investor tengah menanti windowsdressing dimana asset management kembali memperbaikan portopolio dengan melakukan pembelian maupun penukaran portopolio. Dengan ekspektasi tersebut, peluang untuk saham-saham bigcap menarik untuk diperhatikan disaat harga terdiscon. Sinyal perbaikan dengan harga spot komoditas yang mengalami kenaikan dimulai dari harga spot minyak mentah, CPO dan emas. Selain itu ekspektasi dengan pertumbuhan ekonomi K4-2021 peluang membaik. Dimana data penjualan motor mengalami kenaikan potensi untuk ritel mengalami kenaikan. Pagi ini sentimen positif dari bursa eksternal pun mendukung. Dengan mempertimbangkan sinyal positif tersebut IHSG pelaung melanjutkan kenaikan dengan kisaran 6.535-6.610
- Bow : JPFA, CPIN, WMUU, AGRO, PGAS, TAPG, ANTM, TINS, MDKA, SMGR, INTP.
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian ASII Closed Price : 5.725 Buy Kisaran : 5.550-5.700 Support : 5.500 Target Jual 1 : 5.850 Target Jual 2 : 5.950
SMGR Closed Price: 7.300 Buy Kisaran : 7.150-7.200 Support : 7.100 Target Jual 1 : 7.400 Target Jual 2 : 7.600
AGRO Closed Price: 1.065 Buy Kisaran : 1.040 -1.055 Support : 1.030 Target Jual 1 : 1.120 Target Jual 2 : 1.190
DISCLAIMER ON |
JPFA Closed Price: 1.585 Buy Kisaran : 1.560-1.570 Support : 1.550 Target Jual 1 : 1.630 Target Jual 2 : 1.700
ERAA Closed Price: 595 Buy Kisaran : 590-590 Support : 570 Target Jual 1 : 630 Target Jual 2 : 650
BBNI Closed Price: 6.650 Buy Kisaran : 6.500-6.550 Support : 6.400 Target Jual 1 : 6.800 Target Jual 2 : 7.000
DISCLAIMER ON |
DISCLAIMER
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.