Download : DTP 02 Nopember 2021.pdf
- Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 6.500 Support I : 6.530 sedangkan Resistence I : 6.600 dan Resistence II: 6.650;
- Public Expose: UNVR, SDPC; IPO BOBA
- Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 403 kasus menjadi 4.244.761 kasus, jumlah dirawat menjadi 11.919 orang, yang meninggal tambah 18 orang menjadi 143.423 orang dan jumlah yang sembuh tambah 784 pasien sebesar 4.089.419 orang.
- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Oktober 2021 mengalami inflasi sebesar 0,12 persen. Realisasi ini berbalik dari September 2021 yang mengalami deflasi sebesar 0,04 persen. inflasi tahun kalender Januari-Oktober 2021 menjadi sebesar 0,93 persen (year to date/ytd), sementara jika dibandingkan dengan periode sama di tahun lalu inflasi sebesar 1,66 persen (year on year/yoy). Sebaliknya, deflasi tertinggi terjadi di Kendari sebesar 0,70 persen dan deflasi terendah di Bengkulu sebesar 0,01 persen. Komoditas utama yang alami infalasi adalah cabe merah dan minyak goreng dengan andil masing-masing 0,05 persen, serta daging ayam ras dengan andil sebesar 0,02 persen.
- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kredit perbankan sudah mulai menunjukkan tren positif. Terjadi pertumbuhan kredit sebesar 2,21% year on year (YoY) atau 3,12% year to date (ytd) hingga akhir September 2021. Peningkatan yang paling signifikan terjadi pada kredit di sektor manufaktur, di mana hingga akhir periode tersebut terjadi peningkatan senilai Rp 16,4 triliun di sektor tersebut. penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) dari perbankan juga mengalami kenaikan dengan pertumbuhan hingga 7,69% YoY.
- Di awal pekan perdagangan IHSG mengalami profit taking pasca rally dalam pekan kemarin, yang ditutup anjlok capai 38,45 poin menuju 6.552. Aksi profit taking investor lokal seiring mengamankan keuntungan hal ini menekan bursa Indonesia dikawasan negatif. Sinyal negatif pun dimanfaatkan dari koreksi harga spot batubara maupun CPO yang telah cetak rekor. Sinyal disisi lain harga spot nickel, timah, emas, dan minyak mentah kembali melanjutkan penguatan merespon positif setelah rilis manufaktur beberapa negara dimulai dari China, Jepang, England maupun AS. Sinyal pemulihan tersebut disambut positif oleh mayoritas bursa AS, Uni Eropa maupun menjalar kebursa Asia pada perdagangan hari ini. Sinyal positif dalam negatif dimana Pemerintah Indonesia berhasil menekan penularan covid, dimana saat ini telah level 1. Sinyal positif pun potensi mendorong perekonomi maupun aktifitas konsumsi masyarakat. Dengan mempertimbangkan tersebut IHSG pada perdagangan hari ini peluang teknikal rebound dengan kisaran gerak 6.530-6.600. Membaiknya manufaktur menjadi menarik untuk konstruksi maupun properti dimana masyarakat kembali aktifitas.
- Bow : AGRO, AALI, LSIP, SIMP, ELSA, MEDC, INCO, ANTM, TINS, JPFA, CPIN, SMGR, SMBR.
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian ANTM Closed Price : 2.330 Buy Kisaran : 2.300-2.330 Support : 2.250 Target Jual 1 : 2.400 Target Jual 2 : 2.450
TINS Closed Price: 1.560 Buy Kisaran : 1.520-1.550 Support : 1.500 Target Jual 1 : 1.620 Target Jual 2 : 1.710
MEDC Closed Price: 560 Buy Kisaran : 540-550 Support : 500 Target Jual 1 : 600 Target Jual 2 : 620
DISCLAIMER ON |
SMRA Closed Price: 930 Buy Kisaran : 915-925 Support : 900 Target Jual 1 : 950 Target Jual 2 : 960
PWON Closed Price: 510 Buy Kisaran :500-510 Support : 490 Target Jual 1 : 530 Target Jual 2 : 540
SMGR Closed Price: 9.225 Buy Kisaran :9.175-9.225 Support : 8.900 Target Jual 1 : 9.450 Target Jual 2 : 9.600
DISCLAIMER ON |
DISCLAIMER
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.