DTP PT Anugerah Sekuritas Indonesia 01 Nopember 2021
Download : DTP 01 Nopember 2021.pdf
- Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 6.530 Support I : 6.565 sedangkan Resistence I : 6.610 dan Resistence II: 6.630;
- Public Expose: UNVR, SDPC; IPO BOBA
- Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 523 kasus menjadi 4.244.358 kasus, jumlah dirawat menjadi 12.318 orang, yang meninggal tambah 17 orang menjadi 143.405 orang dan jumlah yang sembuh tambah 497 pasien sebesar 4.088.635 orang.
- Saham PT Formosa Ingredient Factory Tbk. (BOBA) resmi tercatat di Papan Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI). BOBA merupakan perusahaan tercatat ke-40 yang tercatat di BEI pada tahun 2021. BOBA memproduksi beragai macam varian produk dengan merek ‘Boba King’. Produk-produk dari merek Boba King adalah mutiara tapioka atau tapioca pearl, topping jelly, popping boba dengan varian rasa buah-buahan segar, premium sauce, syrup, dan premix powder untuk melayani industri kuliner di Indonesia. BOBA bergerak pada sektor Consumer Non-Cyclicals dengan sub sektor Food & Beverages. Adapun Industri dan sub industri dari BOBA adalah Processed Food. Harga penawaran BOBA adalah senilai Rp280,- per lembar saham dengan jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 1.155.750.000 lembar saham, sehingga kapitalisasi pasarnya adalah senilai Rp323.610.000.000,-.
- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kredit perbankan sudah mulai menunjukkan tren positif. Terjadi pertumbuhan kredit sebesar 2,21% year on year (YoY) atau 3,12% year to date (ytd) hingga akhir September 2021. Peningkatan yang paling signifikan terjadi pada kredit di sektor manufaktur, di mana hingga akhir periode tersebut terjadi peningkatan senilai Rp 16,4 triliun di sektor tersebut. penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) dari perbankan juga mengalami kenaikan dengan pertumbuhan hingga 7,69% YoY.
- Perdagangan awal pekan ini, investor menanti rilis inflasi Oktober dan pengumuman kinerja emiten K3 tahun 2021. Sebagian besar emiten telah mengumumkan kinerja emiten K3-2021 yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Hal tersebut direspon sebagian besar emiten sehingga IHSG ditutup diatas lonjak cukup tajam capai 67,27 poin menuju 6.591 ditengah-tengah investor asing bukukan penjualan bersih. Sinyal perbaikan pemulihan ekonomi dimana negara Indonesia memiliki kekayaan energi. Dimana negara-negara luar tengah butukan sumber energi guna mendorong pertumbuhan ekonomi. Sinyal positif tersebut mendorong harga spot komoditas dimulai dari CPO, minyak mentah, nickel dan timah. Sinyal tersebut potensi mendorong ekspketasi investor untuk kinerja emiten lebih baik. Kabar positif Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) menurunkan level terkait Covid-19 untuk Indonesia. Berkat pengendalian Covid-19 yang baik, CDC berikan Indonesia Level 1 atau "rendah untuk penularan Covid". Sinyal positif potensi mendorong pariwisata maupun properti. Dengan mempertimbangkan tersebut IHSG masih ada ruang melanjutkan rally dengan kisaran 6.565-6.630
- Bow : AGRO, AALI, LSIP, SIMP, ELSA, MEDC, INCO, ANTM, TINS, JPFA, CPIN, SMGR, SMBR.
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian ANTM Closed Price : 2.340 Buy Kisaran : 2.300-2.340 Support : 2.250 Target Jual 1 : 2.400 Target Jual 2 : 2.450
TINS Closed Price: 1.590 Buy Kisaran : 1.560-1.590 Support : 1.500 Target Jual 1 : 1.620 Target Jual 2 : 1.710
LSIP Closed Price: 1.395 Buy Kisaran : 1.350-1.395 Support : 1.300 Target Jual 1 : 1.450 Target Jual 2 : 1.530
DISCLAIMER ON |
BANK Closed Price: 2.500 Buy Kisaran : 2.430-2.500 Support : 2.400 Target Jual 1 : 2.620 Target Jual 2 : 2.700
SIMP Closed Price: 482 Buy Kisaran :476-482 Support : 470 Target Jual 1 : 492 Target Jual 2 : 500
SMGR Closed Price: 9.100 Buy Kisaran :8.800-9.100 Support : 8.600 Target Jual 1 : 9.300 Target Jual 2 : 9.500
DISCLAIMER ON |
DISCLAIMER
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.