Download : DTP 07 Oktober 2021.pdf
  • Berdasarkan pivot  IHSG  maka Support II : 6.255 Support I  : 6.335 sedangkan Resistence I : 6.470 dan Resistence II: 6.520;
  • Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 1.404 kasus menjadi 4.221.610  kasus,  jumlah dirawat menjadi  29.823 orang, yang meninggal tambah 77 orang menjadi 142.338 orang dan jumlah yang sembuh tambah 2.558 pasien sebesar 4.049.449  orang.
  • RUPS: RISE, HKMU BBRI;  Cum Date Cash Dividend : EAST Rp0,75 ; ASII Rp45 Ex Date Cash Dividend: TEBE Rp 5, UNTR Rp 335 ; Ex Date Cash Dividend: MBAP ;  Warrant Trading End: IBFN
  • New Emiten : CENT telah mengalokasikan belanja modal alias capital expenditure sebesar Rp 1 triliun - Rp 1,25 triliun pada tahun ini. TBIG berhasil menambahkan 3.000 menara baru dengan 4.440 tenant (tenancy ratio 1,48x) yang dibeli dari IBST pada April silam. Secara organik, TBIG menambahkan 319 menara selama kuartal II-2021, sehingga total menara yang dimiliki mencapai 19.598 dengan 37.121 tenant. TOWR melalui anak usahanya, Protelindo, akan mengakuisisi SUPR yang tercatat memiliki 6,410 menara dengan 12.417 tenant (tenancy ratio 1.94x). Selain itu, SUPR juga memiliki jaringan fiber optic sepanjang 8.053 km. iGrow telah menghubungkan masyarakat yang ingin menjadi pemberi pendanaan modal dengan para petani yang menjadi penerima pendanaan modal untuk bersama-sama meningkatkan skala penanaman/budi daya dan kesejahteraan para pelaku dunia pertanian.
  • Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2-4 selama 2 minggu, yakni 5-18 Oktober 2021. Selama kebijakan tersebut berlaku, restoran, rumah makan, atau kafe yang berada dalam gedung/toko atau area terbuka, baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mal di daerah PPKM level 3 dan 2 di Jawa-Bali diizinkan menerima dine in atau makan di tempat, namun dengan sejumlah pembatasan.
  • Sinyal koreksi setelah rally dalam sepakan sebelumnya, dimana harga spot batubara cetak rekor. Lonjakan batubara tersebut kedorong dengan kabar Pemerintah China melarang impor batubara Australia masuk diwilayahnya. Akhirnya kabar tersebut dipatahkan dengan Pemerintah China kembali membolehkan batubara masuk di wilayah China seiring terjadi krisis energy. Lonjakan tersebut memicu harga-harga energi pun melambung yang dikuti dengan harga spot minyak mentah dan gas nature. Hingga pagi ini harga energi anjlok seperti batubara, minyak mentah maupun gas natural. Dengan sinyal spekulasi terhadap harga energi lonjakan akan pengaruhi sektor bersebut dan sebaiknya dihindarkan.
  • Saham-saham perbankan bigcap mengalami lonjakan dimulai dari BBCA, BBRI, BBNI, BBTN, AGRO, BRIS BTPS. Sedangkan saham ASII mengalami lonjakan seiring dengan spekulasi menjelang jadwal cum dividen. Lonjakan tersebut diikuti dengan sektor lainnya sehingga IHSG ditutup lonjak capai 2,01% menuju 6.417. sinyal positif berasal dari harga spot CPO yang menunju level tinggi diikuti juga dengan timah dan emas. Pada perdagangan hari ini IHSG peluang melanjutkan penguatan dengan kisaran 6.335-6.470.      
  • Bow :, LSIP, SIMP, AALI, ERAA, ACES, BBTN, BBRI, BRIS, AGRO, BTPS

 

Rekomendasi Saham

Berdasarkan teknikal Harian

LSIP  Closed  Price : 1.480

Buy Kisaran  : 1.450-1.470

Support : 1.400

Target Jual 1 : 1.530

Target Jual 2 : 1.610

 

AGRO Closed  Price: 2.140

Buy Kisaran  : 2.110-2.130

Support : 2.090

Target Jual 1 : 2.230

Target Jual 2 : 2.300

 

ERAA Closed  Price: 590

Buy Kisaran  : 570-585

Support : 550

Target Jual 1 : 610

Target Jual 2 : 630

 

DISCLAIMER ON

 

 

 

AALI Closed  Price: 10.150

Buy Kisaran  : 10.000-10150

Support : 9.800

Target Jual 1 : 11.200

Target Jual 2 : 12.000

 

BBTN Closed  Price: 1.585

Buy Kisaran  : 1.550-1.570

Support : 1.500

Target Jual 1 : 1.620

Target Jual 2 : 1.700

 

BRIS Closed  Price: 2.200

Buy Kisaran  : 2.170-2.190

Support : 2.150

Target Jual 1 : 2.300

Target Jual 2 : 2.400

 

DISCLAIMER ON

 

DISCLAIMER

 

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.

 

top