Download : DTP 30 September 2021.pdf
  • Berdasarkan pivot  IHSG  maka Support II : 6.135 Support I  : 6.210 sedangkan Resistence I : 6.325 dan Resistence II: 6.365;
  • Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 2.057 kasus menjadi 4.213.414  kasus,  jumlah dirawat menjadi  38.652 orang, yang meninggal tambah 124 orang menjadi 141.826 orang dan jumlah yang sembuh tambah 3.551 pasien sebesar 4.031.099  orang.
  • Public Expose: ELSA, NOBU;  RUPS: DADA, SMCB, SUPR, TURI;  Distribution Cash Dividend: BMAS,, KEEN, PMMP
  • New Emiten : PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA), emiten yang bergerak dibidang peralatan dan perlengkapan medis berteknologi tinggi (HiTech Healthcare Solutions), menandatangani perjanjian pengikatan jual beli (PPJB) sebanyak 51% saham PT Oneject Indonesia (Oneject). Akuisisi ini ditargetkan tuntas paling lambat semester I-2022. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) berhasil membukukan pendapatannya senilai Rp3,2 triliun pada periode Januari sampai Agustus 2021. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) berhasil mencetak kinerja impresif sepanjang enam bulan pertama 2021. ANTM membukukan pendapatan senilai Rp 17,27 triliun, naik 87% dari realisasi pendapatan di periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp 9,23 triliun.
  • Hari ini bursa Hongkong dan bursa China libur memperingati libur nasional.
  • IHSG ditutup lonjak capai 124,38 poin menuju 6.286 ditopang dari lonjakan saham-saham LQ45. Berhasil ditutup batas psikologis 6.200 yang sebelumnya sering gagal melewati level tersebut. Lonjakan sejalan dengan akhir bulan sembilan tahun ini, dimana investor tengah rebalancing saham guna perbaikan portopolio. Harga spot komoditas yang banyak diuntungkan setelah dikabarkan beberapa negara dimulai dari China, Inggris tengah krisis energi. Beberapa tahun sebelumnya negara maju mendorong energi ramah lingkungan, namun dalam beberapa bulan terakhir mengalami perubahaan iklim. Energi ramah lingkungan tersebut tidak maksimal atau mengalami gangguan sehingga pemerintah negara maju tersebut berpaling ke energi fosil. Emiten tambang dimulai dari batubara,CPO ,minyak dan gas salah satu diuntungkan. Sejak awal pekan sektor pertambangan batubara, minyak maupun CPO. Selain itu pengumuman pembagian dividen beberap emiten menjadi menarik untuk diakumulasi dimulai dari group astra seperti ASII, UNTR. Tidak mau kalah dengan perbankan saat ini pun menjadi menarik untuk diperhatikan disaat pertumbuhan ekonomi membaik sejalan dengan harga komoditas lonjak. Dengan pertimbangkan hal tersebut pelaku pasar kembali berspekulasi dengan saham komoditas. Kami perkirakan IHSG hari ini melanjutkan penguatan dengan kisaran 6.135-6.325, namun waspada dengan aksi profit taking pasca rally dalam beberapa hari sebelumnya.  
  • Bow : ADRO, UNTR, PTBA, DOID, INDY, LSIP, SIMP, AALI, LSIP, AALI, ASII, UNTR

 

Rekomendasi Saham

Berdasarkan teknikal Harian

LSIP  Closed  Price : 1.220

Buy Kisaran  : 1.190-1.200

Support : 1.150

Target Jual 1 : 1.280

Target Jual 2 : 1.350

 

DOID Closed  Price: 330

Buy Kisaran  : 326-330

Support : 324

Target Jual 1 : 350

Target Jual 2 : 370

 

ASII Closed  Price: 5.500

Buy Kisaran  : 5.450-5.500

Support : 5.400

Target Jual 1 : 5.600

Target Jual 2 : 5.700

 

DISCLAIMER ON

 

 

 

SIMP Closed  Price: 458

Buy Kisaran  : 448-454

Support : 400

Target Jual 1 : 480

Target Jual 2 : 500

 

PTBA Closed  Price: 2.760

Buy Kisaran  : 2.740-2.760

Support : 2.700

Target Jual 1 : 2.800

Target Jual 2 : 2.860

 

UNTR Closed  Price: 26.000

Buy Kisaran  : 25.500-25.800

Support : 25.000

Target Jual 1 : 26.700

Target Jual 2 : 27.500

 

DISCLAIMER ON

DISCLAIMER

 

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.

 

top