DTP PT Anugerah Sekuritas Indonesia 21 September 2021


Download : DTP 21 September 2021.pdf
  • Berdasarkan pivot  IHSG  maka Support II : 6.000  Support I  : 6.045 sedangkan Resistence I : 6.125 dan Resistence II: 6.170;
  • Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 6.799 kasus menjadi 4.192.695  kasus,  jumlah dirawat menjadi  73.238 orang, yang meninggal tambah 116 orang menjadi 140.634 orang dan jumlah yang sembuh tambah 14.633 pasien sebesar 3.996.125  orang.
  • Public Expose: FISH;  RUPS: BBYB, EPAC ;  Right Issue Trading Period: BHIT (10 September - 23 September 2021) H.E Rp 173, BBRI (13 September - 22 September 2021) H.E Rp 3400, BABP (14 September - 27 September 2021) H.E Rp 318, SDRA (20 September - 27 September 2021) H.E Rp 719
  • Pemerintah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2-4 dari 21 September hingga 4 Oktober 2021. Dengan kondisi situasi Covid-19 yang semakin baik, serta implementasi protokol Kesehatan dan penggunaan PeduliLindungi yang terus berjalan. Anak di bawah usia 12 tahun boleh masuk mal atau pusat perbelanjaan, dengan syarat dan ketentuan tertentu yang diatur Pemerintah. Uji coba tersebut akan diterapkan di wilayah Jakarta, Bandung, Semarang, DIY dan Surabaya. Pada ketentuan sebelumnya, anak di bawah usia 12 tahun tidak boleh masuk mal. Perpanjangan PPKM kali ini diizinkan adanya pembukaan bioskop dengan kapasitas maksimal 50 persen pada kota-kota level 3 dan level 2. perkantoran non esensial di kabupaten/kota level 3 dapat melakukan 25 persen WFO bagi pegawai yang sudah divaksin dan harus sudah memakai QR PeduliLindungi.
  • Kejatuhan indeks eksternal khususnya pada bursa Hongkong sentuh anjlok capai 4% akibatnya menjadi sentimen negatif ke bursa Asia lainnya termasuk bursa Indonesia. IHSG sempat terendah level 6.008, namun kembali optimisme dengan harapan pemulihan dalam negatif yang akhirnya ditutup hanya koreksi sebesar 56,93 poin menuju 6.075. Kejatuhan bursa Indonesia khususnya banyak dipengaruhi situasi eksternal dibandingkan dalam negari. Kabar positif dari World Bank terkait dengan vaksinasi telah tembus 100 juga. Bank Dunia mengapresiasi kerja keras Indonesia dalam melakukan vaksinasi Covid-19 dengan populasi 270 juta orang dan geofrafis yang menantang. Turunnya kasus virus covid 19 sehingga pemerintah Indonesia menurunkan syarat PPKM dipulau jawa dimana anak dibawah 12 tahun dibolehkan masuk mall. Sinyal pelonggaran PPKM potensi mendorong konsumsi masyarakat meningkat depan. Dengan mempertimbangkan tersebut IHSG peluang teknikal rebound kisaran 6.000-6.170 namun waspada dengan sentimen negatif kejatuhan bursa eksternal peluang pengaruh bursa Indonesia kembali melanjutkan penurunan.
  • Bow : CTRA, SMRA, ERAA, BBKP, BBTN, ISAT, TOWR, BFIN

 

 

Rekomendasi Saham

Berdasarkan teknikal Harian

ISAT Closed  Price : 6.800

Buy Kisaran  : 6.500-6.600

Support : 6.000

Target Jual 1 : 7.150

Target Jual 2 : 7.300

 

BBKP Closed  Price: 468

Buy Kisaran  : 460-462

Support : 458

Target Jual 1 : 480

Target Jual 2 : 500

 

CTRA Closed  Price: 900

Buy Kisaran  : 870-890

Support : 850

Target Jual 1 : 920

Target Jual 2 : 940

 

DISCLAIMER ON

 

 

 

SMRA Closed  Price: 820

Buy Kisaran  : 790-800

Support : 760

Target Jual 1 : 850

Target Jual 2 : 900

 

ERAA Closed  Price: 600

Buy Kisaran  : 580-590

Support : 800

Target Jual 1 : 870

Target Jual 2 : 890

 

TOWR Closed  Price: 1.330

Buy Kisaran  : 1.300-1.310

Support : 1.280

Target Jual 1 : 1.380

Target Jual 2 : 1.420

 

DISCLAIMER ON

 

DISCLAIMER

 

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.

 

top