Download : DTP 16 September 2021.pdf
- Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 6.085 Support I : 6.100 sedangkan Resistence I : 6.130 dan Resistence II: 6.145;
- Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 3.948 kasus menjadi 4.178.164 kasus, jumlah dirawat menjadi 84.963 orang, yang meninggal tambah 267 orang menjadi 139.682 orang dan jumlah yang sembuh tambah 11.046 pasien sebesar 3.953.519 orang.
- Public Expose/RUPS,IPO: ALMI; Payment Date Cash Div: BALI Rp. 30, CAMP Rp. 7, EKAD Rp. 45, HRTA Rp. 8, SHIP Rp. 35, SMKL Rp. 8; Ex Date Right Issue: SDRA Rp. 719 Ratio (3:10)
- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus USD4,74 miliar pada Agustus 2021. Surplus terjadi setelah ekspor mencapai USD21,42 miliar sedangkan impor sebesar USD16,68 miliar.Nilai ekspor Indonesia Agustus 2021 mencapai US$21,42 miliar atau naik 20,95 persen dibanding ekspor Juli 2021. Dibanding Agustus 2020 nilai ekspor naik 64,10 persen. Ekspor nonmigas Agustus 2021 mencapai US$20,36 miliar, naik 21,75 persen dibanding Juli 2021, dan naik 63,43 persen dibanding ekspor nonmigas Agustus 2020. Nilai impor Indonesia Agustus 2021 mencapai US$16,68 miliar, naik 10,35 persen dibandingkan Juli 2021 atau naik 55,26 persen dibandingkan Agustus 2020. Impor migas Agustus 2021 senilai US$2,05 miliar, naik 14,74 persen dibandingkan Juli 2021 atau naik 115,75 persen dibandingkan Agustus 2020.
- BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek menyatakan berpeluang kembali memperbesar porsi investasinya di pasar modal, terutama saham jika kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus membaik. Seperti diketahui, sebelumnya BP Jamsostek pernah mengungkapkan untuk mengurangi porsi investasi di saham dan reksa dana seiring dengan kondisi bursa saham yang terkoreksi dalam pada tahun 2020 lalu akibat pandemi. Hal ini membuat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) keuangan kemudian memberikan rekomendasi untuk melakukan cut loss terhadap enam saham yang menjadi portofolio BP Jamsostek, yakni, PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP), PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT London Sumatera Indonesia Tbk (LSIP), dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG).
- Perdagangan kemarin IHSG bergerak dikawasan negatif yang akhirnya ditutup melemah sebesar 18,86 poin menuju 6.110. Koreksi bursa Indonesia perdagangan rabu kemarin mengekor bursa eksternal khusus bursa Asia ditutup koreksi. Harga spot komoditas hari ini yang mengalami lonjakan dimulai dari harga nickel, timah, CPO, minyak mentah dan batubara. Sinyal positif tersebut peluang untuk saham-saham berbasis komoditas. Sedangkan untuk bursa eksternal hari ini potensi teknikal rebound mengekor Dow Jones ditutup menguat. Dengan mempertimbangkan sinyal positif dari bursa eksternal maupun harga spot komoditas potensi mendorong IHSG pada perdagangan hari ini. Secara teknikal IHSG peluang teknikal rebound dengan kisaran 6.100-6.145
Bow : SAME, TINS, MDKA, LSIP, ELSA, MEDC, EMTK, AGRO, BRIS, ASII, UNTR, ITMG.
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian ASII Closed Price : 5.400 Buy Kisaran : 5.300-5.400 Support : 5.100 Target Jual 1 : 5.600 Target Jual 2 : 5.700
PTPP Closed Price: 1.060 Buy Kisaran : 1.040-1.060 Support : 1.000 Target Jual 1 : 1.100 Target Jual 2 : 1.200
ANTM Closed Price: 2.490 Buy Kisaran : 2.450-2.490 Support : 2.400 Target Jual 1 : 2.580 Target Jual 2 : 2.660
DISCLAIMER ON |
SMRA Closed Price: 870 Buy Kisaran : 850-860 Support : 800 Target Jual 1 : 890 Target Jual 2 : 920
INCO Closed Price: 4.960 Buy Kisaran : 4.930-4.960 Support : 4.900 Target Jual 1 : 5.050 Target Jual 2 : 5.150
ELSA Closed Price: 288 Buy Kisaran : 284-288 Support : 280 Target Jual 1 : 298 Target Jual 2 : 310
DISCLAIMER ON |
DISCLAIMER
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.