DTP PT Anugerah Sekuritas Indonesia 03 September 2021


Download : DTP 03 September 2021.pdf

  

 

  • Berdasarkan pivot  IHSG  maka Support II : 6.025  Support I  : 6.050 sedangkan Resistence I : 6. 110 dan Resistence II: 6.145;

  • Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 8.955 kasus menjadi 4.109.093  kasus,  jumlah dirawat menjadi  176.638 orang, yang meninggal tambah 680 orang menjadi 134.356 orang dan jumlah yang sembuh tambah 21.208 pasien sebesar 3.798.099  orang.

  • Public Expose/RUPS: WIFI, TRUK, TKIM, TIFA, SIMP, SIDO, POOL, NOBU, LSIP, INKP, BINA; Cum Date: INKP Rp. 50, LSIP Rp. 20, SIMP Rp. 3;                Ex Date Cash Div: LCKM Rp 0.5 ; Recording Date Div: DLTA Rp250 ;             Cum Date Right Issue: TIFA Rp. 260 Ratio (229:100) ; Recording Date Stock Split: DIVA (1:2)

  • Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, inflasi bulan Agustus 2021 mencapai 0,03 persen. Secara tahunan (year on year/yoy), inflasi mencapai 1,59 persen, lebih tinggi dibanding perolehan pada bulan Juli yakni 1,52 persen. penyumbang inflasi pada bulan ini adalah biaya sekolah dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga perguruan tinggi. Komoditas lain yang menyumbang inflasi adalah tomat, ikan segar, rokok kretek, dan sewa rumah. Komoditas penyebab inflasi di Kota Kendari adalah kelompok ikan-ikanan, mulai dari ikan layang, ikan benggol, ikan kembung, ikan selar, hingga ikan teri. Sementara itu, komoditas penyebab deflasi di Sorong adalah ikan kembung, tarif angkutan udara, cabai rawit, kangkung, dan sawi hijau.

  • Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan perekonomian Indonesia mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah pemerintah menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat secara ketat pada Juli hingga Agustus. Pembatasan melalui PPKM Darurat dan PPKM Level 4 dilakukan pasca-gelombang penyebaran virus corona di Indonesia merebak akibat munculnya varian delta. Pemerintah, kata Sri Mulyani, melakukan strategi kebijakan selama Juli hingga Agustus dengan mengacu pada rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. Indikasi pemulihan ekonomi juga terlihat dari pertumbuhan yang mulai merata pada permintaan yang tidak tergantung pada belanja negara. Kondisi ini membuat optimisme terhadap pemulihan ekonomi meningkat setelah gelombang kedua penyebaran Covid-19 berlangsung.

  • Hari kedua dalam sepakan IHSG mengalami koreksi hingga ditutup pada perdagangan kemarin sebesar 12,70 poin menuju 6.078. Profit taking bursa Indonesia masih tertekan dengan kecemasan pasar terhadap inflasi Agustus dibawah harapan dan euphoria dari koreksi bursa AS. Harga spot komoditas kembali rally dimulai dari harga CPO, nickel, timah, batubara, minyak mentah menunjukkan kenaikan. Pada perdagangan akhir pekan peluang sahm-saham berbasis pertambangan maupun perkebunan. Selain itu beberapa emiten hari ini dijadwalkan cum dividen  INKP Rp. 50, LSIP Rp. 20, SIMP Rp. 3. Euphoria dari penguatan bursa eksternal pun diharapkan menjadi sentimen positif untuk bursa Indonesia. Disisi rupiah pun mengalami apresiasi terhadap dollar AS dilevel Rp14.266/dollar AS. Dengan mempertimbangkan sentimen positif tersebut IHSG akan bergerak kisaran 6.050-6.145

  • Bow : BBTN, BBTN, BFIN, MNCN, BBKP,  PTBA, INDY, ITMG, BDMN, FREN, MEDC,ELSA  

 

Rekomendasi Saham

Berdasarkan teknikal Harian

ITMG Closed  Price 16.550

Buy Kisaran  : 16.200-16.400

Support : 16.000

Target Jual 1 : 16.900

Target Jual 2 : 17.500

 

PTBA Closed  Price: 2.190

Buy Kisaran  : 2.130-2.160

Support : 2.100

Target Jual 1 : 2.250

Target Jual 2 : 2.300

 

MEDC Closed  Price: 492

Buy Kisaran  : 486-490

Support : 484

Target Jual 1 : 510

Target Jual 2 : 530

 

DISCLAIMER ON

 

 

 

ELSA Closed  Price: 292

Buy Kisaran  : 284-288

Support : 280

Target Jual 1 : 320

Target Jual 2 : 370

 

ADRO Closed  Price: 1.320

Buy Kisaran  : 1.280-1.300

Support : 1.250

Target Jual 1 : 1.380

Target Jual 2 : 1.440

 

BBTN Closed  Price: 1.425

Buy Kisaran  : 1.400-1.410

Support : 1.350

Target Jual 1 : 1.500

Target Jual 2 : 1.550

 

DISCLAIMER ON

DISCLAIMER

 

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment. 

 

top