Download : DTP 22 July 2021.pdf
  • Berdasarkan pivot  IHSG  maka Support II : 5.980  Support I  : 6.000 sedangkan Resistence I : 6. 050 dan Resistence II: 6.090;
  • Public Expose/ RUPS: YPAS, PNSE, MAYA, IATA, ELSA, BPII; Recording Date: INTP Rp. 500, GGRM Rp. 2600, ASRM Rp. 46 ; Payment Date Cash Div: BLUE Rp. 38, TPMA Rp. 22, PSSI Rp. 8, MKPI Rp. 106; Right Issue Trading Period: BBHI (14-21 Juli 2021 H.E Rp.100), BNLI (14-21 Juli 2021 H.E Rp.1347), SAME (16-23 Juli 2021 H.E 478), ASSA (16-23 Juli 2021 H.E 1200)
  • Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 38.325  kasus menjadi 2.950.058  kasus,  jumlah dirawat menjadi  550.192 orang, yang meninggal tambah 1.280 orang menjadi 76.200  orang dan jumlah yang sembuh tambah 29.791 pasien sebesar 2.323.666  orang.
  • Utang luar negeri (ULN) Indonesia menurun pada Mei 2021. Bank Indonesia (BI) mencatat, posisi ULN per akhir Mei 2021 sebesar US$ 415,0 miliar atau turun 0,6% mom dari posisi pada April 2021 yang sebesar US$ 417,6 miliar. ULN Pemerintah tercatat US$ 203,4 miliar atau turun 1,3% mom dari posisi pada April 2021 yang sebesar US$ 206,0 miliar. secara tahunan ULN pemerintah masih tercatat naik 5,9% yoy. Namun, melambat dari pertumbuhan tahunan ULN Pemerintah April 2021 yang sebesar 8,6% yoy.
  • Mayoritas bursa Asia perlihatkan penguatan seiring bargain hunting setelah perdagangan sebelumnya mengalami tekanan jual. Neraca perdagangan Jepang Juni diumumkan surplus capai US$383,2 miliar lebih baik dibandingkan sebelumnya catatkan defisit capai US$189,4 miliar.  
  • Sepanjang perdagangan awal pekan kemarin, IHSG bergerak dikawasan negatif yang akhirnya ditutup anjlok capai 55,11 poin menuju 6.017. Kejatuhan bursa Indonesia dipicu aksi profit taking investor lokal seiring menjelang pengumuman PPKM darurat. Para pelaku saham tertekan dengan spekulasi bahwa PPKM akan diperpanjang hingga akhir Juli mendatang. Kabar tersebut menjadi sentimen negatif dalam negari, akhirnya pengaruhi bursa Indonesia. Pengumuman dari Presiden RI Jokowi dimana PPKM darurat diperpanjang hingga 25 Juli 2021. Dengan rilis PPKM darurat diperpanjang diharapkan berkurang spekulasi pasar. Untuk perdagangan rabu ini, IHSG diperkirakan potensi teknikal rebound seiring bargain hunting saham-saham terkoreksi pada perdagangan sebelumnya. Harga komoditas hari ini yang mengalami penguatan dimulai dari nickel, timah, emas maupun minyak mentah. Namun pada perdagangan selasa mayoritas harga komoditas mengalami aksi jual dipengaruhi dengan kejatuhan Dow Jones pada perdagangan awal pekan kemarin. Dengan mempertimbangkan IHSG peluang teknikal rebound dengan kisaran 5.980-6.090
  • Bow : TINS, ANTM, INCO, HRUM, WSKT, ADHI, BBNI, BBTN, CTRA.  

 

 

 

Rekomendasi Saham

Berdasarkan teknikal Harian

ADHI  Closed  Price 690

Buy Kisaran  : 670-680

Support : 650

Target Jual 1 : 710

Target Jual 2 : 730

 

INCO Closed  Price: 5.350

Buy Kisaran  : 5.150-5.250

Support : 5.000

Target Jual 1 : 5.600

Target Jual 2 : 5.800

 

TINS Closed  Price: 1.695

Buy Kisaran  : 1.660-1.680

Support : 1.650

Target Jual 1 : 1.750

Target Jual 2 : 1.820

 

DISCLAIMER ON

 

 

 

WSKT Closed  Price: 855

Buy Kisaran  : 835-845

Support : 800

Target Jual 1 : 880

Target Jual 2 : 900

 

BBNI Closed  Price: 4.820

Buy Kisaran  : 4.790-4.800

Support : 4.800

Target Jual 1 : 4.950

Target Jual 2 : 5.050

 

BBTN Closed  Price: 1.290

Buy Kisaran  : 1.250-1.270

Support : 1.200

Target Jual 1 : 1.350

Target Jual 2 : 1.400

 

DISCLAIMER ON

 

 

DISCLAIMER

 

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.

 

 
top