DTP PT Anugerah Sekuritas Indonesia 11 May 2021
Download : DTP 11 May 2021.pdf
erdasarkan pivot IHSG maka Support II : 5.930 Support I : 5.950 sedangkan Resistence I : 5.995 dan Resistence II: 6.020
- Public Expose/ RUPS: JASS; Cum Date Cash Div: BJTM Rp. 75, SOHO Rp. 236 ; Ex Date Cash Div: AKRA Rp. 75, BDMN Rp. 36.0, MLPT Rp. 36.08, PTRO USD 0.008, RANC Rp. 30; Payment Date Cash Div: AUTO Rp. 15.5, CINT Rp. 1, UNTR Rp. 473
- Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 4.891 kasus menjadi 1.718.575 kasus, jumlah dirawat menjadi 96.742 orang, yang meninggal tambah 206 orang menjadi 47.218 orang dan jumlah yang sembuh tambah 6.338 pasien sebesar 1.574.615 orang.
- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan pemerintah berencana memberikan insentif fiskal berupa relaksasi perpajakan untuk sektor ritel termasuk pusat perbelanjaan. Pemerintah bakal mengguyur insentif pada sektor yang terdampak Covid-19. Sebelumnya, sektor otomotif dan properti sudah mendapatkan diskon pajak dari pemerintah. Fasilitas sektor ritel masih dalam pembahasan terkait komponen pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penghasilan (PPh) untuk sewa, dan kedua terkait dengan stimulan untuk penjualan ritel masih dalam pembahasan.
- Menjelang libur Cuti bersama maupun libur Idul Fitri pada perdagangan kemarin ditutup teknikal rebound sebesar 47,47 poin menuju 5.975 seiring aksi beli bersih investor asing dengan bukukan nettbuy senilai Rp284 miliar. Penguatan rupiah ke level Rp14.190/dollar AS sejalan dengan pelemahan yield obligasi AS pada perdagangan sebelumnya. Lonjakan IHSG pada perdagangan awal pekan kemarin seiring bargain hunting saham-saham yang telah jenuh jual dan memanfaatkan penguatan harga spot komoditas dimulai dari batubara, minyak mentah, maupun CPO. Pada perdagangan hari ini diperkirakan melemah seiring pelaku pasar mencari aman untuk libur panjang hingga kembali dibuka 17 Mei 2021 dimana bursa Indonesia kembali diperdagangkan seperti biasa. Sinyal negatif dari future Nikkei dibebani dengan kekhawatiran lonjakan jumlah yang kena infeksi virus corona. Negara Malaysia mengumumkan lock down national, negara India mengalami lonjakan orang kena infeksi virus corona yang merambat ke beberap negara. Sinyal negatif tersebut perlu diwaspadai dengan negara Indonesia dimana menjelang hari raya Idul Fitri sejumlah masyarakat pulang kampung. Ancaman lonjakan terjangkit virus korona pun menekan perekonomian Indonesia yang berpengaruh dengan bursa Indonesia. Pergerakan bursa Indonesia saat ini tengah dibawah jenuh jual atau masih ada peluang melanjutkan pelemahan. Diharapkan dengan pembagian dividen maupun harga spot komoditas naik dimulai dari harga spot batubara, emas, minyak mentah berikan sentimen positif. Dengan mempertimbangkan hal tersebut IHSG peluang tertekan kisaran 5.930-6.020.
- Bow : ACES, PTBA, ERAA, MDKA, DOID, ACES, INDF, ICBP, HOKI.
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian DOID Closed Price: 366 Buy Kisaran : 362-364 Support : 350 Target Jual 1 : 374 Target Jual 2 : 380
ADRO Closed Price: 1.195 Buy Kisaran : 1.170-1.190 Support : 1.150 Target Jual 1 : 1.230 Target Jual 2 : 1.290
ACES Closed Price: 1.475 Buy Kisaran : 1.460-1.475 Support : 1.400 Target Jual 1 : 1.540 Target Jual 2 : 1.600
DISCLAIMER ON |
PTBA Closed Price: 2.280 Buy Kisaran : 2.250-2.270 Support : 2.200 Target Jual 1 : 2.340 Target Jual 2 : 2.390
ERAA Closed Price: 605 Buy Kisaran : 580-590 Support : 550 Target Jual 1 : 620 Target Jual 2 : 640
MDKA Closed Price: 2.770 Buy Kisaran : 2.720-2.750 Support : 2.700 Target Jual 1 : 2.820 Target Jual 2 : 2.890
DISCLAIMER ON |
|
|
DISCLAIMER
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.