Download : DTP 26 April 2021.pdf
- Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 5.950 Support I : 5.985 sedangkan Resistence I : 6.040 dan Resistence II: 6.060
- RUPSLB : ADRO ; Ex Dividen Rp31,6/saham; JPFA Rp40/saham GEMS US$0,1275/saham;
- Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 4.402 kasus menjadi 1.641.194 kasus, jumlah dirawat menjadi 100.474 orang, yang meninggal tambah 94 orang menjadi 44.594 orang dan jumlah yang sembuh tambah 3.804 pasien sebesar 1.496.126 orang.
- Lembaga pemeringkat global asal Jepang, Rating and Investment Information, Inc. (R&I) mempertahankan peringkat Sovereign Credit Rating Republik Indonesia pada BBB+/outlook stabil (Investment Grade) pada 22 April 2021. Sebelumnya lembaga pemeringkat global lain yang berbasis di AS, Standard and Poor's (S&P) juga mempertahankan Sovereign Credit Rating Indonesia pada BBB dengan outlook Negatif pada 22 April 2021. keputusan afirmasi rating tersebut menurut R&I didukung oleh tiga faktor utama. Pertama, ekonomi Indonesia diperkirakan kembali tumbuh ke level sebelum pandemi Covid-19 dalam satu hingga dua tahun ke depan. Kedua, rasio utang pemerintah tetap rendah di tengah tekanan fiskal yang meningkat. Ketiga, resiliensi ekonomi terhadap guncangan sektor eksternal tetap terjaga didukung respons kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia serta cadangan devisa yang memadai.
- Pada akhir perdagangan jumat kemari, IHSG ditutup menguat tampil beda dengan bursa Asia yang sebagian koreksi. Bursa Indonesia ditutup menguat sebesar 22,68 poin menuju 6.016. Setelah rilis peringkat utang Indonesia S&P dan R&I yang mempertahankan peringkat investment Grade. Walaupun peringkat utang Indonesia tetap pada level sebelumnya, hal ini masih wajar dipengaruhi situasi pandemi virus korona. IHSG pada perdagangan hari ini peluang melanjutkan penguatan dengan kisaran 5.985-6.060 setelah berkurang ekspektasi akan peringkat utang Indoensia yang prediksi lebih buruk lagi dibandingkan sebelum pandemi virus korona. Beberapa emiten yang telah umumkan dividen, sinyal tersebut diharapkan bisa memacu aksi beli untuk emiten tersebut. Beberapa emiten yang menjadi pemegang saham Lippo beberapa hari terakhir menunjukkan penguatan dimulai dari MPPA, LINK, NUBO, LPKR, LPPF. Sedangkan untuk emiten ritel pun mengekor seperti MPPA, LPPF, MAPI, ACES, RALS dikabar adanya insentif pajak dari pemerintah guna mendorong daya beli masyarakat ditengah-tengah pandemi virus korona.
- BOW : MPPA, LPPF, MAPI, ACES, RALS, AGRO, BBTN, BRIS, BBRI, BFIN, AKRA.
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian BBTN Closed price : 1.630 Buy Kisaran : 1.600-1.620 Support : 1.580 Target 1 Jual : 1.700 Target 2 Jual : 1.780
AGRO Closed price : 1.005 Buy Kisaran : 990-1.000 Support : 980 Target 1 Jual : 1.080 Target 2 Jual : 1.130
BFIN Closed price : 690 Buy Kisaran : 660-680 Support : 650 Target 1 Jual : 720 Target 2 Jual : 730
DISCLAIMER ON |
RALS Closed price : 865 Buy Kisaran : 850-860 Support : 840 Target 1 Jual : 890 Target 2 Jual : 920
BBRI Closed price: 4.250 Buy Kisaran : 4.220-4.240 Support : 4.200 Target 1 Jual : 4.300 Target 2 Jual : 4.350
AKRA Closed price : 3.250 Buy Kisaran : 3.220-3.240 Support : 3.200 Target 1 Jual : 3.320 Target 2 Jual : 3.400
DISCLAIMER ON |
DISCLAIMER
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.