Download : DTP Teknikal 20 April 2021.pdf
- Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 5.995 Support I : 6.025 sedangkan Resistence I : 6.100 dan Resistence II: 6.130
- RUPSLB : YELO, MLBI ; Cum Dividen MFMI Rp15/saham dan Rp17/saham AUTO Rp15,5/saham Ex Dividen UNTR Rp473/saham BNGA Rp44,06; Ex Dividen Tunai : PRDA Rp. 171,99833601792/saham, DSNG Rp. 12,5/saham,
- Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 4.952 kasus menjadi 1.609.300 kasus, jumlah dirawat menjadi 104.319 orang, yang meninggal tambah 143 orang menjadi 43.567 orang dan jumlah yang sembuh tambah 6.349 pasien sebesar 1.461.414 orang.
- Pemerintah India bakal membangun pembangkit listrik tenaga batu bara baru. Langkah ini tertuang dalam 28 draf halaman Kebijakan Listrik Nasional (NEP) 2021. India berkomitmen untuk menambah kapasitas sumber pembangkit non-fosil, kapasitas pembangkit berbasis batu bara mungkin masih diperlukan untuk ditambahkan di negara ini karena menjadi sumber termurah. Sentimen positif tersebut diharapkan menjadi dampak ke saham-saham berbasis pertambangan batubara.
- Lelang ulang pita frekuensi 2,3 GHz akan segera dilaksanakan. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah mengumumkan operator seluler yang lolos seleksi dan akan menjadi peserta lelang tersebut. PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), PT XL Axiata Tbk, dan PT Smart Telecom (Smartfren). Ketiganya akan memperebutkan pita frekuensi 2,3 GHz untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler Tahun 2021. Frekuensi 2,3 GHz ini digadang-gadang bakal dimanfaatkan untuk menyelenggarakan layanan internet mobile 5G di Indonesia, dan bisa juga dimanfaatkan untuk 4G LTE.
- IHSG diawal pekan kemarin, ditutup anjlok setelah beberapa hari terakhir catatkan kenaikan. Akhirnya bursa Indonesia berakhir anjlok capai 33,71 poin menuju 6.052 namun masih diatas level psikologis 6.000. Pada perdagangan hari ini IHSG peluang terseret dengan sentimen kejatuhan bursa eksternal. Selain itu depresiasi rupiah pun kembali melanjutkan pelemahan dengan kisaran Rp14.500-14.600/dollar AS seiring yield obligasi AS dengan tenor panjang maupun pendek mengalami penguatan. Aksi profit taking investor asing terbukti dengan bukukan penjualan bersih pada penutupan perdagangan kemarin. Bursa Asia untuk perdagangan hari ini tengah menanti data suku bunga Bank Sentral China. Sinyal moneter Bank Sentral China diharapkan potensi pengaruhi emerging market. Sedangkan untuk harga komoditas hari ini yang mengalami penguatan dimulai dari minyak naik. Kami perkirakan IHSG akan bergerak kisaran 6.025-6.100
- Trading Buy :IRRA, PTPP, WIKA, ACES, BBRI, SCMA, BBTN, ERAA, ACES.
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian BBTN Closed price : 1.580 Buy Kisaran : 1.560-1.580 Support : 1.550 Target 1 Jual : 1.660 Target 2 Jual : 1.700
WIKA Closed price : 1.405 Buy Kisaran : 1.370-1.390 Support : 1.350 Target 1 Jual : 1.450 Target 2 Jual : 1.500
PTPP Closed price : 1.245 Buy Kisaran : 1.200-1.220 Support : 1.150 Target 1 Jual : 1.300 Target 2 Jual : 1.350
DISCLAIMER ON |
ACES Closed price : 1.480 Buy Kisaran : 1.450-1.470 Support : 1.400 Target 1 Jual : 1.550 Target 2 Jual : 1.630
BBRI Closed price: 4.380 Buy Kisaran : 4.310-4.340 Support : 4.300 Target 1 Jual : 4.430 Target 2 Jual : 4.500
SCMA Closed price : 1.635 Buy Kisaran : 1.600-1.615 Support : 1.580 Target 1 Jual : 1.660 Target 2 Jual : 1.710
DISCLAIMER ON |
DISCLAIMER
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.