Download : DTP 29 Maret 2021.pdf
  • .  Berdasarkan pivot  IHSG  maka Support II : 6.075  Support I  : 6.135 sedangkan Resistence I : 6.225  dan Resistence II: 6.255
  • RUPSLB : SMGR,CNTX, BBNI, BBCA;  Ex BRMS Rights Issue dengan rasio 129 saham dapat 400 rights di harga Rp70/saham; IPO SNLK
  • Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 5.227 kasus menjadi 1.476.452  kasus,  jumlah dirawat menjadi 123.926 orang, yang meninggal tambah 118 orang menjadi 39.983  orang dan jumlah yang sembuh tambah 7.622 pasien sebesar 1.312.543  orang.
  • Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi membentuk holding baterai listrik, Indonesia Battery Corporation (IBC). Holding ini sudah disiapkan sejak satu tahun terakhir. Holding ini terdiri dari PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau MIND ID, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam, PT Pertamina (Persero), dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) alias PLN. Masing-masing perusahaan memiliki saham 25 persen.  pembentukan IBC juga merupakan respons pemerintah terhadap kekayaan alam di Indonesia. Salah satunya nikel yang mencapai 24 persen dari total produksi di dunia. IBC saat ini sudah bermitra dengan Contemporary Amperex Technology (CATL) dan LG Chem. Keduanya akan berinvestasi untuk membuat pabrik baterai mobil listrik. kedua perusahaan itu akan memproduksi baterai listrik untuk mobil. Sementara, perusahaan Indonesia akan memproduksi baterai listrik untuk motor.
  • Setelah empat hari terakhir dalam pekan kemarin, IHSG mengalami kejatuhan namun perdagangan jumat ditutup teknikal rebound sebesar 72,68 poin menuju 6.195. Sinyal positif dari kabar  Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi membentuk holding baterai listrik, Indonesia Battery Corporation (IBC). Kabar tersebut mendorong beberapa emiten disektor khususnya pada tambang nickel seperti ANTM, HRUM dan INCO. Lonjakan saham tersebut mendorong ekspektasi ke sektor lainnya yang akhirnya menyumbang penguatan. Kabar dari kemacetan  Terusan Sues dimana kapal transportasi yang membawa barang-barang perdagangan antar benua mengalami kemacetan. Hal tersebut mendorong ekspektasi kenaikan inflasi dan potensi berikan angin segar untuk sektor komoditas. Kabar tersebut berikan dorongan ke harga spot minyak mentah ke level US$60,97/barrel atau lonjak capai 3,95% juga diikuti dengan harga spot nickel, timah, emas dan minyak mentah. Selain itu penguatan ke mayoritas bursa eksternal pun menjadi sentimen positif ke perdagangan hari ini. Dengan mempertimbangkan sinyal tersebut IHSG peluang rally dengan kisaran 6.135-6.255.
  • Spek Buy :BBCA, BBNI, ANTM, TINS, TBIG, ERAA, SMGR, INCO, ELSA, MEDC, AKRA.

 

Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian

AKRA Closed price : 3.380

Buy Kisaran     : 3.350-3.380

Support            : 3.300

Target 1   Jual   :  3.450

Target 2   Jual   :  3.500

 

TINS Closed price : 1.750

Buy Kisaran     : 1.730-1.750

Support            : 1.700

Target 1   Jual   : 1.850

Target 2   Jual   : 1.960

 

ANTM Closed price : 2.430

Buy Kisaran     : 2.400-2.430

Support            : 2.350

Target 1   Jual   :  2.520

Target 2   Jual   :  2.600

 

 

DISCLAIMER ON

 

 

 

SMGR Closed price : 11.075

Buy Kisaran     : 10.900-11.075

Support            : 10.500

Target 1   Jual   : 11.500

Target 2   Jual   : 11.900

 

BBNI  Closed price: 6.050

Buy Kisaran      : 5.980-6.050

Support            :  5.900

Target 1   Jual   : 6.150

Target 2   Jual   : 6.250

 

INCO Closed price : 4.680

Buy Kisaran      : 4.650-4.680

Support             : 4.600

Target 1   Jual   : 4.750

Target 2   Jual   : 4.830

 

DISCLAIMER ON

 

DISCLAIMER

 

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.

 

top