Download : DTP 18 Maret 2021.pdf

   Berdasarkan pivot  IHSG  maka Support II : 6.235  Support I  : 6.260 sedangkan Resistence I : 6.310  dan Resistence II: 6.350

  • Cash Dividen Ex Dividen ARNA Rp30/saham.
  • Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 6.825 kasus menjadi 1.437.283  kasus,  jumlah dirawat menjadi 131.695 orang, yang meninggal tambah 180 orang menjadi 38.915  orang dan jumlah yang sembuh tambah 9.010 pasien sebesar 1.266.673  orang
  • Pemerintah akan menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) final jasa konstruksi. Dalam hal ini, otoritas fiskal bakal menurunkan tiga dari lima jenis PPh final jasa konstruksi. Pemerintah akan menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) final jasa konstruksi. Dalam hal ini, otoritas fiskal bakal menurunkan tiga dari lima jenis PPh final jasa konstruksi. RPP tersebut berada di lampiran Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 4 Tahun 2021 tentang Program Penyusunan Program Pemerintah Tahun 2021. Keppres ini berlaku per tanggal 8 Maret 2021. tarif PPh final atas pekerja konstruksi yang dilakukan oleh penyedia jasa dengan kualifikasi usaha orang perseorangan dan kualifikasi usaha kecil dipatok sebesar 1,75%, sebelumnya 2%.
  • IHSG pada penutupan perdagangan rabu kemarin kembali koreksi sebesar 32,47 poin menuju 6.277 memanfaatkan kekhawatiran pasar terhadap tapering tantrum maupun pelemahan rupiah pada level Rp14.432/dollar AS. Namun berbeda dengan investor asing dengan bukukan nettbuy senilai Rp211 miliar ditengah-tengah IHSG bergerak sideways. Kabar positif dari kebijakan  Pemerintah akan menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) final jasa konstruksi menurunkan tarifnya. Sentimen tersebut mendorong saham-saham berbasis konstruksi seperti PTPP, WIKA, WSKT, WSBP, WTON. Namun disisi lain rilis kinerja emiten 2020 potensi memberatkan pergerakan sektor konstruksi. Sepanjang tahun kemarin diperkirakan kinerja laba bersih potensi turun seiring tundanya proses pembangunan kontruksi dikarenakan pandemi virus korona. Harga spos komoditas hari ini mengalami penguatan dimulai dari nickel, timah, emas, batubara. Dengan kenaikan harga spot komoditas tersebut peluang ke sektor pertambangan. Selain itu investor pun menanti keputusan Bank Indonesia, dimana hari akan memutuskan suku bunga. Kami memperkirakan suku bunga BI atau 7DRR berada tetap pada level 3,50% sejalan dengan kebijakan The Fed yang mempertahankan suku bunga rendah level 0,25%. Sektor perbankan, property, maupun kontruksi perlu diperhatikan. Dengan pertimbangkan tersebut IHSG peluang teknikal rebound kisaran 6.260-6.350  
  • BOW :  MDKA, UNTR, INCO, TINS, SMGR, ADRO, PTBA, BBTN, BMRI, BBNI

 

 

Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian

MDKA Closed price : 2.410

Buy Kisaran     : 1.380-2.410

Support            : 1.350

Target 1   Jual   :  1.500

Target 2   Jual   :  1.550

 

INCO  Closed price : 4.510

Buy Kisaran     : 4.480-4.510

Support            : 4.450

Target 1   Jual   : 4.600

Target 2   Jual   : 4.700

 

TINS Closed price : 1.825

Buy Kisaran     : 1.810-1.830

Support            : 1.800

Target 1   Jual   :  1.900

Target 2   Jual   :  1.950

 

 

DISCLAIMER ON

 

 

 

BMRI Closed price : 6.525

Buy Kisaran     : 6.450-6.550

Support            : 6.350

Target 1   Jual   : 6.700

Target 2   Jual   : 6.850

 

BBTN Closed price: 1.925

Buy Kisaran      : 11.000-11.250

Support            :  10.900

Target 1   Jual   : 11.600

Target 2   Jual   : 12.000

 

AGRO Closed price : 1.290

Buy Kisaran      : 1.270-1.290

Support             : 1.250

Target 1   Jual   : 1.350

Target 2   Jual   : 1.430

 

DISCLAIMER ON

 

DISCLAIMER

 

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.

 

top