Download : DTP 17 Maret 2021.pdf

Berdasarkan pivot  IHSG  maka Support II : 6.260  Support I  : 6.285 sedangkan Resistence I : 6.350  dan Resistence II: 6.380

  • RUPS : BBSI Cash Dividen Cum Dividen ARNA Rp30/saham.
  • Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 5.589 kasus menjadi 1.430.458  kasus,  jumlah dirawat menjadi 134.042  orang, yang meninggal tambah 180 orang menjadi 38.753  orang dan jumlah yang sembuh tambah 7.716 pasien sebesar 1.257.663  orang
  • Pemerintah berhasil mencatat pemasukan baru dari hasil lelang Surat Utang Negara (SUN) dengan nilai Rp18,9 triliun. Jumlah incoming bids yang pada lelang hari ini lebih rendah dari lelang sebelumnya. Namun demikian, masih lebih tinggi dari target yang disampaikan pemerintah pada pengumuman rencana lelang. Dengan kondisi pasar saat ini, minat investor asing masih cukup besar. Dari keseluruhan incoming bids yang masuk, proporsi investor asing sebesar 18,2% atau meningkat dari lelang sebelumnya yang hanya sebesar 11,1% dari total bid. Ditambah, dengan mempertimbangkan yield/imbal hasil SBN yang wajar di pasar sekunder dan menjaga cost of fund, Pemerintah memutuskan untuk memenangkan permintaan sebesar Rp18,9 triliun dan akan melaksanakan lelang SUN tambahan (Green Shoe Option/GSO) pada tanggal 17 Maret 2021. 
  • Beberapa hari terakhir saham-saham bank kecil dimana sebelumnya diisukan masuk dalam bank digital. Saham-saham tersebut pada perdagangan kemarin ditutup auto reject bawah seperti BGTG, BBHI, BBYB, BACA. Namun berbeda dengan saham pemerintah seperti BJTM, BJBR, AGRO yang ditutup menguat. IHSG pada perdagangan kemarin melanjutkan pelemahan sebesar 14,56 poin menuju 6.309 seiring profit taking.  Pelaku pasar tengah menanti rilis data kebijakan moneter dari Bank Sentral AS maupun Bank Indonesia akan mengumumkan besaran suku bunga. Selain itu pelemahan bursa Indonesia dibebani dengan depresiasi rupiah kelevel Rp14.400/dollar AS. Apresiasi dollar AS akibat dari meningkatnya yield obligasi AS dari tenor pendek maupun panjang. Pelaku pasar masih dibebani dengan sentimen negatif berasal dari Tapering Tantrum. Sinyal negatif memicu kekhawatiran di emerging market  dimana capital outflow keluar dari bursa Asia pada umumnya termasuk IHSG. Diharapkan Kebijakan dari bank sentral AS bisa meredahkan kekhawatiran tersebut. Sedangkan untuk perdagangan hari ini IHSG masih rawan dengan melanjukan pelemahan tertekan dengan kisaran 6.260-6.350. Penanti pengumuman suku bunga Bank Sentral AS maupun Indonesia diharapakn IHSG bisa bertahan diatas level psikologis 6.300
  • BOW :  MDKA, UNTR, INKP, TKIM, SMGR, UNTR, BBTN, BMRI, BBNI

 

 

Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian

MDKA Closed price : 2.420

Buy Kisaran     : 1.380-1.400

Support            : 1.350

Target 1   Jual   :  1.500

Target 2   Jual   :  1.550

 

TKIM  Closed price : 12.750

Buy Kisaran     : 12.300-12.600

Support            : 12.000

Target 1   Jual   : 13.300

Target 2   Jual   : 14.000

 

INKP Closed price : 12.625

Buy Kisaran     : 12.400-12.550

Support            : 12.200

Target 1   Jual   :  13.300

Target 2   Jual   :  14.000

 

 

DISCLAIMER ON

 

 

 

BMRI Closed price : 6.550

Buy Kisaran     : 6.450-6.550

Support            : 6.350

Target 1   Jual   : 6.700

Target 2   Jual   : 6.850

 

SMGR Closed price: 11.250

Buy Kisaran      : 11.000-11.250

Support            :  10.900

Target 1   Jual   : 11.600

Target 2   Jual   : 12.000

 

UNTR Closed price : 21.175

Buy Kisaran      : 20.900-21.100

Support             : 20.500

Target 1   Jual   :  21.700

Target 2   Jual   :  22.000

 

DISCLAIMER ON

DISCLAIMER

 

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.

 

top