Download : DTP 16 Maret 2021.pdf
Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 6.280 Support I : 6.300 sedangkan Resistence I : 6.370 dan Resistence II: 6.410
- RUPSLB : BBSI Cash Dividen Ex Dividen XISB Rp2,01/saham.
- Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 5.589 kasus menjadi 1.425.044 kasus, jumlah dirawat menjadi 136.524 orang, yang meninggal tambah 147 orang menjadi 38.573 orang dan jumlah yang sembuh tambah 6.830 pasien sebesar 1.249.947 orang
- Nilai ekspor Indonesia Februari 2021 mencapai US$15,27 miliar atau turun 0,19 persen dibanding ekspor Januari 2021. Sementara dibanding Februari 2020, naik 8,56 persen. Ekspor nonmigas Februari 2021 mencapai US$14,40 miliar, turun 0,04 persen dibanding Januari 2021. Dibanding ekspor nonmigas Februari 2020, naik 8,67 persen. Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari–Februari 2021 mencapai US$30,56 miliar atau naik 10,35 persen dibanding periode yang sama tahun 2020, demikian juga ekspor nonmigas mencapai US$28,81 miliar atau naik 10,52 persen. Nilai impor Indonesia Februari 2021 mencapai US$13,26 miliar, turun 0,49 persen dibandingkan Januari 2021 atau naik 14,86 persen dibandingkan Februari 2020. Impor migas Februari 2021 senilai US$1,30 miliar, turun 15,95 persen dibandingkan Januari 2021 atau turun 25,37 persen dibandingkan Februari 2020. Impor nonmigas Februari 2021 mencapai US$11,96 miliar, naik 1,54 persen dibandingkan Januari 2021 atau naik 22,03 persen dibandingkan Februari 2020.Pada perdagangan hari ini, bursa Asia tengah menanti rilis data ekonomi China dimulai dari harga rumah, investasi Aset tetap, produksi industri China maupun penjualan ritel China. Neraca perdagangan Indonesia Febuary catatkan lebih tinggi dari sebelumnya senilai US$ 2,01 miliar.
- IHSG gagal bertahan dikawasan positif dengan ditutup koreksi sebesar 33,95 poin menuju 6.324, hal ini dimanfaatkan kekhawatiran pasar terhadap neraca perdagangan relatif lebih rendah. Koreksi IHSG hanya profit taking. Sinyal positif dari dari penguatan bursa eksternal dimana Dow Jones kembali cetak rekor baru. Sinyal positif dari Stimulus AS, hal tersebut menjadi angin segar untuk peningkatan permintaan komoditas maupun maraknya Hot money ke emerging market. Harga spot komoditas hari ini yang mengalami penguatan dimulai dari nickel, emas, CPO dan batubara. Pelaku pasar pun menanti keputusan Bank Sentral AS peluang mempertahankan suku bunga rendah, hal ini bisa menjadi pertimbangkan BI untuk tetap pertahankan suku bunga tetap. Dengan mempertimbangkan tersebut IHSG peluang menguat kisaran 6.300-6.370
- BOW : BBRI, BMRI, INDY, BBNI, SIMP, BBTN, ASII, INDY, LSIP, ADRO, PTBA.
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian MDKA Closed price : 2.470 Buy Kisaran : 1.460-1.480 Support : 1.450 Target 1 Jual : 1.550 Target 2 Jual : 1.600
INCO Closed price : 4.710 Buy Kisaran : 4.690-4.710 Support : 4.650 Target 1 Jual : 4.800 Target 2 Jual : 4.900
BMRI Closed price : 6.650 Buy Kisaran : 6.600-6.650 Support : 6.500 Target 1 Jual : 6.800 Target 2 Jual : 6.950
DISCLAIMER ON |
INDY Closed price : 1.535 Buy Kisaran : 1.500-1.535 Support : 1.450 Target 1 Jual : 1.600 Target 2 Jual : 1.710
BBNI Closed price: 6.325 Buy Kisaran : 6.250-6.350 Support : 6.200 Target 1 Jual : 6.500 Target 2 Jual : 6.600
PTBA Closed price : 2.740 Buy Kisaran : 2.700-2.740 Support : 2.650 Target 1 Jual : 2.830 Target 2 Jual : 2.920
DISCLAIMER ON |
DISCLAIMER
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.