DTP PT Anugerah Sekuritas Indonesia 08 Maret 2021
Download : DTP 08 Maret 2021.pdf
Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 6.190 Support I : 6.240 sedangkan Resistence I : 6.350 dan Resistence II: 6.400
RUPS: IKBI; Cash Dividen AMOR Rp27/saham; Hari ini listing UNIQ senilai RP118;
Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 5.826 kasus menjadi 1.3379.662 kasus, jumlah
dirawat menjadi 147.780 orang, yang meninggal tambah 72 orang menjadi 37.226 orang dan jumlah yang sembuh
tambah 5.146 pasien sebesar 1.194.656 orang
Pada hari Senin, 8 Maret 2021, jam perdagangan Bursa Efek Indonesia akan dibuka oleh PT Ulima Nitra Tbk.
(UNIQ) dalam rangka pencatatan saham UNIQ di papan utama BEI. UNIQ akan menjadi perusahaan tercatat
kedelapan yang tercatat di BEI pada tahun 2021. UNIQ bergerak pada sektor Energy dengan sub sektor Oil, Gas. and
Coal. UNIQ berada pada industri Oil, Gas and Coal Supports dengan sub industri Oil, Gas and Coal Equipment & Services
. Harga penawaran UNIQ adalah senilai Rp118,- dengan jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 3.138.983.000
lembar saham, sehingga kapitalisasi pasarnya adalah senilai Rp370.399.994.000,-. Penjamin emisi dibantu oleh PT
Surya Fajar Sekuritas
Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Februari 2021 sebesar 138,8 miliar dollar AS, meningkat dari posisi
pada akhir Januari 2021 sebesar 138,0 miliar dollar AS. Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan
10,5 bulan impor atau 10,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar
kecukupan International sekitar 3 bulan impor. Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu
mendukung ketahaan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan. Peningkatan
posisi cadangan devisa pada Februari 2021 terutama dipengaruhi oleh penarikan pinjaman pemerintah dan
penerimaan pajak.
IHSG pada perdagangan akhir pekan kemarin kembali koreksi sebesar 32,05 poin menuju 6.258 mengekor dengan
bursa eksternal juga dimanfaatkan investor asing untuk melakukan aksi profit taking. Investor jumat kemarin menanti
akan keputusan DPR AS guna mengeshakan RUU stimulus yang diajukan pemerintah AS Joe Biden senilai US$1,9
triliun. Penantian akan pengeshakan juga dimanfaatkan oleh harga spot komoditas yang mana mengalamai koreksi.
Kecemasan terjawab pada minggu kemarin dimana DPR AS melalui kongres mengeshakan stimulus menjadi RUU
ditambah lagi dengan rilis data China yang mayoritas menunjukkan perbaikan dimulai dari neraca perdagangan
Febuari catatakn surplus lebih tinggi dari ekspektasi senilai US$103,25 miliar dimana data ekspor China mengalami
lonjakan cukup tajam capai 60,6% atau impor tumbuh lebih rendah hanya capai 22,2% dari eksport. Cadangan
Devisa China puna mencatatkan kenaikan capai US$3,205 triliun sepanjang Feburari. Disisi harga spot komoditas
pun terdorong lonjakan dimulai minyak, nickel, timah, dan CPO. Hari ini IHSG pelaung mengikuti euforia dari
lonjakan Dow Jones maupun bursa Asia seiring merespon positif akan pengeshan RUU stimulus AS Dengan
mempertimbangkan hal tersebut IHSG peluang menguji psikologis 6.300 atau bergerak kisaran 6.240-6.350
· Bow : ISAT, BBKP,ELSA, MEDC, ADRO, PTBA, TBIG, TOWR, EXCL, ERAA, ANTM, TINS
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian ELSA Closed price : 388 Buy Kisaran : 384-388 Support : 380 Target 1 Jual : 400 Target 2 Jual : 410
ACES Closed price : 1.570 Buy Kisaran : 1.550-1.570 Support : 1.500 Target 1 Jual : 1.630 Target 2 Jual : 1.720
TBIG Closed price : 2.140 Buy Kisaran : 2.100-2.120 Support : 2.080 Target 1 Jual : 2.190 Target 2 Jual : 2.240
DISCLAIMER ON |
MEDC Closed price : 650 Buy Kisaran : 630-640 Support : 600 Target 1 Jual : 670 Target 2 Jual : 690
ISAT Closed price: 5.750 Buy Kisaran : 5.650-5.750 Support : 5.500 Target 1 Jual : 5.800 Target 2 Jual : 6.000
BBKP Closed price : 590 Buy Kisaran : 570-580 Support : 550 Target 1 Jual : 600 Target 2 Jual : 620
DISCLAIMER ON |
DISCLAIMER
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.