Download : DTP 05 Maret 2021.pdf

Berdasarkan pivot  IHSG  maka Support II : 6.190  Support I  : 6.240 sedangkan Resistence I : 6.350  dan Resistence II: 6.400

  • RUPS: IKBI; Cash Dividen AMOR Rp27/saham
  • Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 7.264 kasus menjadi 1.361.098  kasus,  jumlah dirawat menjadi 147.845 orang, yang meninggal tambah 176 orang menjadi 36.897  orang dan jumlah yang sembuh tambah 6.440 pasien sebesar 1.176.356  orang
  • Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) merilis ketentuan mengenai dividen yang dikecualikan dari objek pajak penghasilan (PPh) yang diterima oleh wajib pajak pribadi dan badan. Artinya dividen tidak kena  pajak. Pemerintah membebaskan pajak dividen diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 18/PMK.03/2021 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang cipta kerja di bidang pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai dan pajak penjualan atas barang mewah, serta ketentuan umum dan tata cara perpajakan. Aturan  tersebut ditetapkan pada 17 Februari 2021. Kabar tersebut menjadi menarik menjelang musim pembagian dividen emiten.
  •  Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA) membeberkan sejumlah masalah utama yang menjadi latar belakang terbentuknya lembaga tersebut. sovereign wealth fund (SWF) hadir di Indonesia karena kebutuhan pembangunan infratsruktur, baik di sektor transportasi, energi, finansial, dan sektor lainnya membutuhkan dana yang sangat besar. Sementara itu, keuangan negara tidak memiliki dana yang cukup kuat untuk memenuhi pembangunan infrastruktur tersebut, termasuk jika pemerintah melakukan penarikan pinjaman. pemerintah kesulitan mencari investor yang mau berinvestasi pada infrastruktur yang memiliki masa konsesi yang panjang, misalnya jalan tol dengan masa konsensi 20 hingga 40 tahun. Dengan INA diyakini akan menjawab berbagai tantangan tersebut, juga akan menjadi daya tarik, baik bagi investor asing maupun di dalam negeri.
  • Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG tertekan dengan sentimen negatif dari kejatuhan bursa eksternal akibatnya ditutup anjlok cukup tajam capai 85,95 poin menuju 6.290. Aksi jual para investor memanfaatkan kecemasan dari lonjakan yield obligasi AS yang dimana indikasi adanya peralihan investasi global ke obligasi AS. Lonjakan yield Obligasi memicu mata uang dollar AS mengalami apresiasi terhadap mata uang lainnya termasuk Rupiah telah diatas level Rp14.260/dollar AS. Apresiasi dollar AS pun menjadi sentimen negatif untuk mayoritas harga spot komoditas seperti batubara newscatle, timah, nickel, dan emas. Kejatuhan harga spot nickel dan timah akan meberatkan harga saham seperti ANTM, TINS, INCO dimana penutupan perdagangan kemarin berakhir Auto Reject Bawah (ARB). Melanjutkan penurunan saham tersebut akan pengaruhi ke saham lainnya. Diharapkan sentimen positif dari beberapa emiten perbankan yang terdorong dengan bank digital namun waspada akan jenuh beli. Dengan mempertimbangkan hal tersebut IHSG peluang tertekan untuk perdagangan hari ini. Kami perkirakan bursa Indonesia bergerak kisaran 6.190-6.350  
  • Bow : ISAT, BBKP,ELSA, MEDC, ADRO, PTBA, TBIG, TOWR, EXCL, ERAA, ACES

 

 

 

Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian

ELSA Closed price : 388

Buy Kisaran     : 384-388

Support            : 380

Target 1   Jual   :  400

Target 2   Jual   :  410

 

ACES  Closed price : 1.570

Buy Kisaran     : 1.550-1.570

Support            : 1.500

Target 1   Jual   : 1.630

Target 2   Jual   : 1.720

 

TBIG Closed price : 2.140

Buy Kisaran     : 2.100-2.120

Support            : 2.080

Target 1   Jual   :  2.190

Target 2   Jual   :  2.240

 

DISCLAIMER ON

 

 

 

MEDC Closed price : 650

Buy Kisaran     : 630-640

Support            : 600

Target 1   Jual   : 670

Target 2   Jual   : 690

 

ISAT Closed price: 5.750

Buy Kisaran      : 5.650-5.750

Support            :  5.500

Target 1   Jual   : 5.800

Target 2   Jual   : 6.000

 

BBKP Closed price : 590

Buy Kisaran      : 570-580

Support             : 550

Target 1   Jual   :  600

Target 2   Jual   :   620

 

DISCLAIMER ON

 

 

 

 

DISCLAIMER

 

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.

 

top