Download : DTP 24 February 2021.pdf

Berdasarkan pivotIHSGmaka Support II : 6.225 Support I: 6.250 sedangkan Resistence I : 6.290 dan Resistence II: 6.305

  • RUPS: PGJO
  • Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 9.775 kasus menjadi 1.298.608  kasus,  jumlah dirawat menjadi 158.604 orang, yang meninggal tambah 323 orang menjadi 35.041  orang dan jumlah yang sembuh tambah 7.996 pasien sebesar 1.104.990  orang
  • Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan keberadaan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Sovereign Wealth Fund (SFW) ditujukan agar bisa membiayai pembangunan infrastruktur nasional dengan sumber pendanaan dari modal, bukan dari utang seperti yang dilakukan saat ini. Modal ini bersumber dari dana pemerintah, juga dari investasi lembaga-lembaga keuangan banyak negara yang akan diinvestasikan di Indonesia melalui SWF yang diberi nama Indonesia Investment Authority (INA). Sudah ada komitmen sebanyak US$ 9,5 miliar atau setara Rp 133,69 triliun dana dari lembaga keuangan dunia yang akan diinvestasikan di Indonesia melalui INA.
  •  Rasio utang Indonesia meningkat ketika adanya pandemi covid sejak Maret tahun lalu. Tercatat rasionya mencapai 38,5% dari Produk Domestik Bruto (PDB) atau naik dari 2019 yang sebesar 30,5% terhadap PDB. Amerika Serikat, Jepang dan beberapa negara maju bahkan mengalami kenaikan rasio utang sampai dengan 20% demi menyelamatkan ekonominya. Walaupun ternyata tidak semua negara mampu menahan tekanan dari pandemi. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat kontraksi -2,07%. Sementara defisit anggaran di akhir tahun sebesar 6,09%.
  • Rallynya bursa Indonesia hingga ditutup menguat sebesar 17,49 poin menuju 6.272 manum IHSG belumnya menyentuh level 6.300. Sinyal positif dari harapan Stimulus AS yang dapat mendorong rally bursa global hingga bursa Indonesia. Pergerakan bursa Indonesia masih dibebani dengan Rasio utang Indonesia yang meningkat ditengah-tengah pandemi virus korona sejak Maret tahun lalu. Dimana pemerintah telah merealisasikan belanja ke sektor kesehatan guna perangi virus korona. Melonjaknya rasio utang hingga 38,5% dari Produk Domestik Bruto (PDB) atau naik dari 2019 sebesar 30,5% terhadap PDB. Lonjakan rasio utang Indonesia masih relatif wajar dibandingkan negara-negara maju. Kecemasan tersebut membuat IHSG bergerak datar. Sedangkan untuk harga spot komoditas hari ini yang mengalami pelemahan dimulai dari nickel, timah, batubara hal ini peluang memberatkan setkor pertambangan. Dengan mempertimbangkan hal tersebut IHSG peluang melanjutkan penguatan dengan kisaran 6.2506.290
  • Bow : INKP, TKIM, TOWR, TBIG, EXCL, ISAT, CPIN, JPFA, ELSA, BBNI.   
 
 
 

 

Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian

JPFA Closed price : 1.450

Buy Kisaran     : 1.410-1.450

Support            : 1.400

Target 1   Jual   :  1.500

Target 2   Jual   :  1.580

 

CPIN  Closed price : 6.050

Buy Kisaran     : 5.900-6.000

Support            : 5.850

Target 1   Jual   :6.150

Target 2   Jual   : 6.300

 

EXCL Closed price : 2.220

Buy Kisaran     : 2.200-2.220

Support            : 2.180

Target 1   Jual   :  2.300

Target 2   Jual   :  2.350

 

DISCLAIMER ON

 

 

 

INKP Closed price : 13.275

Buy Kisaran     : 13.000-13.100

Support            : 12.800

Target 1   Jual   : 14.100

Target 2   Jual   : 14.900

 

TOWR Closed price: 1.160

Buy Kisaran      : 1.120-1.150

Support            :  1.100

Target 1   Jual   : 1.210

Target 2   Jual   : 1.290

 

ELSA Closed price : 424

Buy Kisaran      : 418-420

Support             : 414

Target 1   Jual   :  430

Target 2   Jual   :   440

 

DISCLAIMER ON

 

DISCLAIMER

 

The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.

 

 

top