Download : DTP 17 February 2021.pdf
- Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 6.260 Support I : 6.285 sedangkan Resistence I : 6.315 dan Resistence II: 6.335
- Cum Date : Cash Dividend XISB Rp2,53/saham RUPST : JGLE. Cum Date : Stock Split rasio 1 saham banding 4 saham baru
- Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 10.029 kasus menjadi 1.233.959 kasus, jumlah dirawat menjadi 160.689 orang, yang meninggal tambah 229 orang menjadi 33.596 orang dan jumlah yang sembuh tambah 7.609 pasien sebesar 1.039.674 orang
- Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya mengumumkan jajaran dewan direksi Lembaga Pengelola Investasi (LPI), dana abadi Indonesia yang bernama Indonesia Investment Authority (INA). pembentukan INA diperintah langsung UU Cipta kerja, kelembagaan kerja jelas sebagaimana diatur dalam PP Nomor 74/2020. INA juga dijamin menjadi institusi profesional yang dilindungi UU dan menggunakan pertimbangan profesional dalam menentukan langkah-langkah kerjanya. Pemerintah telah memutuskan untuk menaruh modal awal untuk Sovereign Wealth Fund (SWF) sebesar Rp 75 triliun, di mana Rp 15 triliun berasal dari APBN 2020 dan sisanya Rp 60 triliun akan dilakukan dengan inbreng saham.
- BEI menyampaikan beberapa emiten yang belum berikan laporan keuangan untuk periode 30 September 2020 dan memberikan surat peringatasn tertulis III dan denda Rp150 juta untuk beberapa emiten antara lain : ARMY, CNKO, COWL, ETWA, FINN, GOLL, KBRI, KRAH, MABA, MTRA, MYRX, NIPS, NUSA, PLAS, RIMO, SIMA, SKYB, SUGI, TELE, TRAM, dan sedangkan TDPM BEI berikan sura peringatan tertulis I.
- IHSG pada perdagangan kemarin telah menyentuh level psikologis 6.300 namun akhirnya tidak kuat ditutup level 6.292. Lonjakan bursa Indonesia ditopang dari saham-saham berbasis perbankan khususnya pada bank kecil maupun bank yang berbasis teknologis. Ditengah-tengah jenuh beli bursa Indonesia kembali rally dan aksi profit taking investor asing dengan bukukan nettsell senilai Rp378 miliar. Pelaku pasar tengah menanti kabar positif dari kongres AS terkait dengan stimulus AS cukup besar capai US$1,9 miliar. Bursa eksternal pun pada perdagangan hari ini dibuka mixed seiring pelaku pasar masih optimisme dengan perkembangan pertumbuhan ekonomi dunia, ditengah melawan pandemi virus korona. Sebagian bursa Asia mengindinkasi jenuh beli ada yang merespon negatif dengan melakukan profit taking. Sedangkan untuk sentimen positif dalam negari, dimana Presiden Indonesia Jokowi telah melatik direksi INA. Kabar tersebut peluang angin segar untuk perusahaan BUMN. Selain itu pada hari ini harga spot komoditas yang mengalami penguatan hanya nickel sebesar 1,26% diharapkan menjadi sentimen positif ke ANTM, INCO.
- Bow : ANTM, INCO, INAF, KAEF, PTPP, WIKA, WSKT,BBRI, BBTN, AKRA
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian ANTM Closed price : 2.870 Buy Kisaran : 2.850-2.870 Support : 2.800 Target 1 Jual : 2.960 Target 2 Jual : 3.090
WIKA Closed price : 2.000 Buy Kisaran : 1.960-2.000 Support : 1.950 Target 1 Jual : 2.100 Target 2 Jual : 2.150
AKRA Closed price : 3.450 Buy Kisaran : 3.300-3.400 Support : 3.200 Target 1 Jual : 3.600 Target 2 Jual : 3.700
DISCLAIMER ON |
BBRI Closed price : 4.670 Buy Kisaran : 4.620-4.670 Support : 4.600 Target 1 Jual : 4.800 Target 2 Jual : 4.860
BBTN Closed price: 1.930 Buy Kisaran : 1.900-1.930 Support : 1.850 Target 1 Jual : 2.010 Target 2 Jual : 2.110
PTPP Closed price : 1.815 Buy Kisaran : 1.800-1.815 Support : 1.770 Target 1 Jual : 1.900 Target 2 Jual : 1.960
DISCLAIMER ON |
DISCLAIMER
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.