DTP PT Anugerah Sekuritas Indonesia 16 Febuary 2021
Download : DTP 16 February 2021.pdf
- Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 6.230 Support I : 6.250 sedangkan Resistence I : 6.290 dan Resistence II: 6.310
- Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 6.462 kasus menjadi 1.223.930 kasus, jumlah dirawat menjadi 158.498 orang, yang meninggal tambah 184 orang menjadi 33.367 orang dan jumlah yang sembuh tambah 6.792 pasien sebesar 1.032.065 orang
- Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan ekspor dan impor sepanjang January 2021. Pemerintah Indonesia berhasil mempertahankan surplus neraca perdagangan senilai US$1,96 miliar. Nilai ekspor Indonesia Januari 2021 mencapai US$15,30 miliar atau turun 7,48 persen dibanding ekspor Desember 2020. Sementara dibanding Januari 2020 naik 12,24 persen. Ekspor nonmigas Januari 2021 mencapai US$14,42 miliar, turun 7,11 persen dibanding Desember 2020. Dibanding ekspor nonmigas Januari 2020, naik 12,49 persen. Penurunan terbesar ekspor nonmigas Januari 2021 terhadap Desember 2020 terjadi pada bijih, terak, dan abu logam sebesar US$257,5 juta (44,39 persen), sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada bahan bakar mineral sebesar US$150,5 juta (8,72 persen). Nilai impor Indonesia Januari 2021 mencapai US$13,34 miliar, turun 7,59 persen dibandingkan Desember 2020 atau turun 6,49 persen dibandingkan Januari 2020. Impor migas Januari 2021 senilai US$1,55 miliar, naik 4,73 persen dibandingkan Desember 2020 atau turun 21,90 persen dibandingkan Januari 2020. Impor nonmigas Januari 2021 mencapai US$11,79 miliar, turun 9,00 persen dibandingkan Desember 2020 atau turun 4,00 persen dibandingkan Januari 2020..
- BEI menyampaikan beberapa emiten yang belum berikan laporan keuangan untuk periode 30 September 2020 dan memberikan surat peringatasn tertulis III dan denda Rp150 juta untuk beberapa emiten antara lain : ARMY, CNKO, COWL, ETWA, FINN, GOLL, KBRI, KRAH, MABA, MTRA, MYRX, NIPS, NUSA, PLAS, RIMO, SIMA, SKYB, SUGI, TELE, TRAM, dan sedangkan TDPM BEI berikan sura peringatan tertulis I.
- Pada perdagangan selasa ini, IHSG peluang melanjutkan penguatan dengan kisaran 6.250-6.310. Euforia dari bursa eksternal dimulai dengan, UNI Eropa yang ditandai dengan penguatan pada akhir penutupan perdagangan kemarin. Bursa Asia pagi ini dibuka naik ditopang dengan ekspektasi akan semakin dekat kesepakatan stimulus antara Pemerintah AS maupun DPR maupun rilis pertumbuhan ekonomi Jepang diatas ekspektasi. Jumlah stimulus yang diajukan oleh Presiden Joe Biden potensi berikan angin segar untuk pelaku pasar di instrumen keuangan. Pelemahan dollar AS pun menahan laju pelemahan mata uang rupiah di positif dibawah psikologis Rp14.000/dollar AS. Sedangkan untuk sinyal positif domestik seperti kebijakan pemerintah PPnBM. Pemerintah menyetujui pemberian insentif pajak 0 persen untuk mobil baru. Ketentuan itu berlaku untuk pajak penjualan barang mewah (PPnBM) yang akan diterapkan bertahap mulai Maret 2021. Sedangkan untuk sentimen harga spot komoditas mengalami penguatan dimulai dari timah, minyak mentah dan CPO peluang berikan pengaruh positif ke sektor pertambangaan. Dengan mempertimbangkan hal tersebut IHSG peluang rally.
- Bow : ISAT, TOWR, ASII, ELSA, MEDC, TINS, BBTN, BBNI, BBRI, JPFA
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian TINS Closed price : 2.100 Buy Kisaran : 2.090-2.110 Support : 2.050 Target 1 Jual : 2.200 Target 2 Jual : 2.300
ELSA Closed price : 388 Buy Kisaran : 380-390 Support : 360 Target 1 Jual : 410 Target 2 Jual : 430
ISAT Closed price : 6.050 Buy Kisaran : 5.950-6.050 Support : 5.800 Target 1 Jual : 6.200 Target 2 Jual : 6.350
DISCLAIMER ON |
JPFA Closed price : 1.535 Buy Kisaran : 1.520-1.540 Support : 1.500 Target 1 Jual : 1.590 Target 2 Jual : 1.640
BBTN Closed price: 1.855 Buy Kisaran : 1.840-1.860 Support : 1.800 Target 1 Jual : 1.910 Target 2 Jual : 2.000
TOWR Closed price : 1.080 Buy Kisaran : 1.060-1.080 Support : 1.000 Target 1 Jual : 1.200 Target 2 Jual : 1.300
DISCLAIMER ON |
DISCLAIMER
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.