Download : DTP 10 February 2021.pdf
- Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 6.080 Support I : 6.130 sedangkan Resistence I : 6.260 dan Resistence II: 6.235
- RUPS: FPNI, EAST, BNTT.
- Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 8.700 kasus menjadi 1.174.779 kasus, jumlah dirawat menjadi 169.251 orang, yang meninggal tambah 213 orang menjadi 31.976 orang dan jumlah yang sembuh tambah 10.424 pasien sebesar 973.552 orang
- Bank Indonesia mengumumkan Survei Konsumen January 2021 sebesar 84,9 atau lebih rendah dibandingkan dengan capaian pada Desember 2020 sebesar 96,5. Perbaikan keyakinan konsumen yang tertahan terjadi pada seluruh kategori tingkat pengeluaran dan mayoritas kelompok usia. Secara spasial, keyakinan konsumen menurun dari 14 kota cakupan survei, dengan penurunan terbesar di kota Surabaya, diikuti oleh Bandung dan Mataram.
- Pembentukan Holding Ultramikro tinggal selangkah lagi. Dalam skenario pemerintah, Holding Ultramikro terdiri atas tiga BUMN, yaitu PT Pegadaian, PT Permodalan Nasional Madani (PNM), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI). Dalam Holding Ultramikro, BRI bertindak sebagai induk. Pembentukan Holding Ultramikro akan diawali rights issue atau penerbitan saham baru tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) oleh BRI. Pemerintah, dalam rights issue, bakal mengambil seluruh hak yang menjadi bagian negara. Seluruh saham seri B milik negara di Pegadaian dan PNM kemudian diserahkan kepada BRI. Holding Ultramikro diharapkan mampu menerabas berbagai hambatan yang dihadapi para pelaku usaha ultramikro dalam mendapatkan akses pembiayaan formal. BRI, dengan kekuatan jaringan dan finansialnya, serta Pegadaian dan PNM dengan kegesitan dan kelincahan aksesnya, diharapkan mampu menjawab persoalan-persoalan substansial yang dihadapi para pelaku usaha ultramikro.
- BEI menyampaikan beberapa emiten yang belum berikan laporan keuangan untuk periode 30 September 2020 dan memberikan surat peringatasn tertulis III dan denda Rp150 juta untuk beberapa emiten antara lain : ARMY, CNKO, COWL, ETWA, FINN, GOLL, KBRI, KRAH, MABA, MTRA, MYRX, NIPS, NUSA, PLAS, RIMO, SIMA, SKYB, SUGI, TELE, TRAM, dan sedangkan TDPM BEI berikan sura peringatan tertulis I.
- IHSG pada perdagangan kemarin dipicu aksi profit taking pasca rally sebelumnya. Aksi jual bersih investor asing kembali mengakumulasi aksi jual sebesar Rp441 miliar akibatnya bursa Indonesia ditutup koreksi besar 27,19 poin menuju 6.181. IHSG sempat menyentuh level 6.286 namun tidak bertahan, hal tersebut diindikasikan bursa Indonesia peluang kembali menguji konsolidasi. Pada perdagangan rabu ini diharapkan sentimen positif dari rally harga spot komoditas dimulai dari minyak mentah, nickel, timah, emas, batubara dan CPO. Sinyal rally harga komoditas peluang laju pelemahan yang terjadi pada perdagangan selasa kemarin. Kabar dari PPKM berbasis mikro berlaku dimulai dari 9 Februari hingga 22 Februari 2021. Kebijakan tersebut potensi menekan kekhawatiran pasar terhadap masih tingginya jumlah yang terinfeksi virus korona. Namun pada perdagangan hari ini bursa eksternal bursa Asia pada pembukaan dibuka menguat potensi melawat sintimen negatif dari PPKM. Dengan mempertimbangkan hal tersebut IHSG peluang fluktuaktif cenderung menguat kisaran 6.130-6.260
- Bow : ANTM, TINS, INCO, LSIP, BWPT, MEDC, ELSA, WIKA, WSKT, ADRO, PTBA.
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian PTBA Closed price : 2.590 Buy Kisaran : 2.530-2.590 Support : 2.500 Target 1 Jual : 2.650 Target 2 Jual : 2.720
ADRO Closed price : 1.210 Buy Kisaran : 1.190-1.210 Support : 1.150 Target 1 Jual : 1.270 Target 2 Jual : 1.310
ELSA Closed price : 382 Buy Kisaran : 378-380 Support : 376 Target 1 Jual : 390 Target 2 Jual : 400
DISCLAIMER |
MEDC Closed price : 690 Buy Kisaran : 680-690 Support : 670 Target 1 Jual : 720 Target 2 Jual : 740
LSIP Closed price: 1.320 Buy Kisaran : 1.300-1.330 Support : 1.280 Target 1 Jual : 1.410 Target 2 Jual : 1.480
ERAA Closed price : 2.830 Buy Kisaran : 2.800-2.830 Support : 2.750 Target 1 Jual : 2.900 Target 2 Jual : 2.950
DISCLAIMER |
DISCLAIMER
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.