Download : DTP 09 February 2021.pdf
- Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 6.160 Support I : 6.185 sedangkan Resistence I : 6.230 dan Resistence II: 6.260
- Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 8.242 kasus menjadi 1.166.079 kasus, jumlah dirawat menjadi 171.288 orang, yang meninggal tambah 207 orang menjadi 31.763 orang dan jumlah yang sembuh tambah 13.038 pasien sebesar 963.028 orang
- Bank Indonesia mengumumkan Survei Konsumen January 2021 sebesar 84,9 atau lebih rendah dibandingkan dengan capaian pada Desember 2020 sebesar 96,5. Perbaikan keyakinan konsumen yang tertahan terjadi pada seluruh kategori tingkat pengeluaran dan mayoritas kelompok usia. Secara spasial, keyakinan konsumen menurun dari 14 kota cakupan survei, dengan penurunan terbesar di kota Surabaya, diikuti oleh Bandung dan Mataram.
- Pemerintah akan memberlakukan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) berbasis mikro pada 9-22 Januari 2021. Aturan mengenai PPKM Mikro telah diterbitkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melalui Instruksi Mendagri Nomor 3 Tahun 2021 terkait penanganan virus corona ( Covid-19).PPKM mikro 9-22 Februari 2021, sebagai berikut: Kapasitas makan di restoran atau dine in dibatasi maksimal 50 persen. Tempat makan hanya boleh buka hingga pukul 21.00. Kapasitas rumah ibadah dibatasi maksimal 50 persen, sementara kegiatan kontruksi beroperasi 100 persen dengan protokol kesehatan. Kegiatan di fasilitas umum atau fasilitas sosial budaya yang berpotensi menimbulkan kerumunan dihentikan sementara.
- BEI menyampaikan beberapa emiten yang belum berikan laporan keuangan untuk periode 30 September 2020 dan memberikan surat peringatasn tertulis III dan denda Rp150 juta untuk beberapa emiten antara lain : ARMY, CNKO, COWL, ETWA, FINN, GOLL, KBRI, KRAH, MABA, MTRA, MYRX, NIPS, NUSA, PLAS, RIMO, SIMA, SKYB, SUGI, TELE, TRAM, dan sedangkan TDPM BEI berikan sura peringatan tertulis I.
- Kabar positif setelah Menteri dalam negeri mengeluarkan PPKM mikro dimana salah satunya perpanjang waktu tutup Mall maupun restoran dengan perhatikan protokol kesehatan dan kapasitas pengunjung capai 50%, ditambah lagi menambah kapasitas orang kerja ke kantor menjadi 50% sebelumnya diizinkan capai 75% di WFH. Dengan kabar positif tersebut direspon positif untuk pengelolah properti. Selain itu updata data penambahan jumlah yang terinfeksi lebih rendah dibandingkan sebelumnya dan berkurangnya jumlah orang terawat yang terinfeksi. Pemerintah melalui kebijakan Menteri Keuangan berikan sentimen positif untuk emiten Bank Syariah dimana pemerintah mendukung kinerja emiten syariah. Euforia rally bursa ekternal bursa yang ditopang dengan harapan stimulus AS yang bisa membanjirkan ke pasar uang maupun pemulihan ekonomi ditengah-tengah pandemi. IHSG pada perdagangan awal pekan kemarin ditutup lonjak capai 57,13 poin level 6.208 potensi bisa berlanjutkan penguatan. Pada perdagangan hari ini harga spot komoditas mayoritas mengalami penguatan dimulai dari CPO, minyak mentah, batubara, emas dan nickel. Sinyal positif untuk harga komoditas potensi menjadi angin segar untuk sektor perkebunan, maupun pertambangan. Dengan mempertimbangkan hal tersebut IHSG pada perdagangan hari ini peluang melanjutkan penguatan kisaran 6.185-6.260
- Bow : ANTM, TINS, INCO, BSDE, PWON, SMRA, BRPT, MEDC, ELSA, LSIP, AALI.
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian ANTM Closed price : 2.830 Buy Kisaran : 2.800-2.840 Support : 2.700 Target 1 Jual : 2.910 Target 2 Jual : 3.050
TINS Closed price : 2.150 Buy Kisaran : 2.130-2.160 Support : 2.100 Target 1 Jual : 2.210 Target 2 Jual : 2.280
WSKT Closed price : 1.595 Buy Kisaran : 1.580-1.595 Support : 1.460 Target 1 Jual : 1.650 Target 2 Jual : 1.760
DISCLAIMER |
MEDC Closed price : 705 Buy Kisaran : 695-710 Support : 670 Target 1 Jual : 750 Target 2 Jual : 780
LSIP Closed price: 1.320 Buy Kisaran : 1.300-1.330 Support : 1.280 Target 1 Jual : 1.410 Target 2 Jual : 1.480
INCO Closed price : 6.150 Buy Kisaran : 5.100-6.175 Support : 5.800 Target 1 Jual : 6.300 Target 2 Jual : 6.400
DISCLAIMER
|
DISCLAIMER
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as . There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.