Download : DTP 20 January 2020.pdf
Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 6.265 Support I : 6.325 sedangkan Resistence I : 6.435 dan Resistence II: 6.490
- RUPSLB : RELI, BRNA;
- Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 10.365 kasus menjadi 927.380 kasus, jumlah dirawat menjadi 146.842 orang, yang meninggal tambah 308 orang menjadi 26.590 orang dan jumlah yang sembuh tambah 8.013 pasien sebesar 753.948 orang
- Utang pemerintah bertambah lagi. Kini angkanya sudah tembus Rp 6.074,56 triliun hingga Desember 2020, naik Rp 136,92 triliun dari posisi Rp 5.910,64 triliun di November. Utang pemerintah berasal dari 2 dari, yakni surat berharga negara Rp 5.221,65 triliun dan pinjaman Rp 852,91 triliun. surat berharga negara dari domestik terdiri dari surat utang negara Rp 3.303,78 dan surat berharga syariah negara Rp 721,84 triliun. valas di surat utang negara Rp 946,37 triliun dan surat berharga syariah negara Rp 249,66 triliun. bilateral Rp 333,76, multilateral Rp 464,21 triliun, dan commercial banks Rp 42,97 triliun. Total utang pemerintah yang mencapai Rp 6.074,56 triliun ini jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya terjadi peningkatan Rp 136,92 triliun dari posisi Rp 5.910,64 triliun. Dengan begitu, rasio utang pemerintah terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 38,68%.
- Sebagian besar saham BUMN mengalami tekanan ke level auto reject bottom (ARB) dengan manfaatkan sentimen kekhawatiran pasar terhadap utang yang cukup besar khususnya pada sektor konstruksi, ANTM tertekan dengan kabar hasil sidang pengadilan Surabaya dimana hakim menghukum perseroan untuk ganti rugi dan sektor farmasi pun masih berakhir level terbawah atau ARB. Dengan kejatuhan saham BUMN emiten yang pun memanfaatkan kecemasan tersebut untuk mengikuti terjun atau koreksi. Dengan kejatuhan tersebut IHSG berakhir koreksi sebesar 67,97 poin menuju 6.321 masih ada potensi melanjutkan pengurunan ke psikologis 6.300. Profit taking setelah bursa Indonesia cetak rekor dalam tahun ini. Koreksi IHSG masih wajar setelah cetak rekor dalam tahun ini. Untuk perdagangan hari ini kami perkirakan IHSG potensi menguji kawasan positif dengan kisaran 6.265-6.410 sebaiknya mulai akumulasi beli dengan mananti teknikal rebound seiring telah jenuh jual.
- Bow : HMSP, GGRM, UNVR, ICBP, INDF, ISAT, EXCL, BBTN, BBRI, BBNI .
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian INDF Closed price : 6.800 Buy Kisaran : 6.700-6.800 Support : 6.600 Target 1 Jual : 7.000 Target 2 Jual : 7.200
UNVR Closed price : 7.575 Buy Kisaran : 7.500-7.600 Support : 7.400 Target 1 Jual : 7.700 Target 2 Jual : 7.800
ISAT Closed price : 5.675 Buy Kisaran : 1.625-5.700 Support : 1.550 Target 1 Jual : 5.800 Target 2 Jual : 5.900
DISCLAIMER |
BBNI Closed price : 6.225 Buy Kisaran : 6.150-6.250 Support : 6.100 Target 1 Jual : 6.350 Target 2 Jual : 6.500
BBTN Closed price: 1.800 Buy Kisaran : 1.770-1.800 Support : 1.750 Target 1 Jual : 1.900 Target 2 Jual : 1.970
EXCL Closed price : 2.630 Buy Kisaran : 2.600-2.630 Support : 2.580 Target 1 Jual : 2.730 Target 2 Jual : 2.800
DISCLAIMER |
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as suh. There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.