Download : DTP 11 January 2020.pdf
Berdasarkan pivot IHSG maka Support II : 6.130 Support I : 6.160 sedangkan Resistence I : 6.250 dan Resistence II: 6.300
- RUPSLB : KAYU; Ex Stock Split EMTK dengan rasio 1 lama banding 10 baru.
- Data Covid 19 Di Indonesia hari ini terkonfirmasi tambah sebesar 9.321 kasus menjadi 797.723 kasus, jumlah dirawat menjadi 114.766 orang, yang meninggal tambah 224 orang menjadi 23.520 orang dan jumlah yang sembuh tambah 6.924 pasien sebesar 659.437 orang
- Dana Moneter Internasional ( IMF) merevisi angka proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun ini. MF memperkirakan, hingga akhir tahun kinerja perekonomian Indonesia akan mengalami pertumbuhan negatif sebesar 0,3 persen. IMF memproyeksi Indonesia akan mengalami kontraksi pertumbuhan ekonomi lebih dalam, yakni sebesar minus 1,5 persen. kinerja perekonomian Indonesia akan membaik pada 2021. Pertumbuhan ekonomi tahun depan diperkirakan akan tumbuh di kisaran 6,1 persen. IMF juga memproyeksikan ekonomi dunia akan mengalami kontraksi 4,4 persen pada 2020, menguat jika dibandingkan dengan proyeksi pada Juni lalu. IMF memperkirakan pada 2021 perekonomian global akan tumbuh 5,2 persen, lebih rendah dibanding proyeksi sebelumnya yang sebesar 5,4 persen.
- Bank Indonesia (BI) melaporkan cadangan devisa naik US$ 2,3 miliar menjadi US$ 135,9 miliar di bulan Desember dari bulan sebelumnya. Sementara itu, rekor tertinggi cadev dicapai pada bulan Agustus lalu sebesar US$ 137 miliar. Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi
- Awal pekan ini, IHSG potensi bergerak mixed dengan kisaran gerak 6.160-6.250. Sentimen negatif bursa Indonesia berasal dari kejatuhan harga spot komoditas dimulai dari nickel, timah, emas namun lainnya yang catatkan lonjakan seperti minyak mentah lonjak capai 2,55%, batubara newscatle capai 5,64%. Sinyal lonjakan harga spot komoditas potensi menahan laju koreksi yang lainnya. Sentimen negatif dalam negari berasal dari PSBB Jakarta yang diperpanjang hingga 25 January 2021 potensi menahan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat. Dengan mempertimbangkan sentimen dalam negeri IHSG peluang bergerak mixed, namun masih ada ruang penguatan seiring bursa Indonesia masih trend bullish
- Bow : MEDC, ELSA, PTPP, WIKA, ADRO, PTBA, INDY, DOID, AGRO, BRIS, BBRI.
|
Rekomendasi Saham Berdasarkan teknikal Harian ADRO Closed price : 1.445 Buy Kisaran : 1.410-1.445 Support : 1.400 Target 1 Jual : 1.500 Target 2 Jual : 1.560
PTBA Closed price : 2.850 Buy Kisaran : 2.810-2.850 Support : 2.800 Target 1 Jual : 2.910 Target 2 Jual : 2.970
ELSA Closed price : 424 Buy Kisaran : 420-424 Support : 395 Target 1 Jual : 440 Target 2 Jual : 450
DISCLAIMER |
PTPP Closed price : 2.100 Buy Kisaran : 2.060-2.100 Support : 2.030 Target 1 Jual : 2.150 Target 2 Jual : 2.200
MEDC Closed price: 725 Buy Kisaran : 700-725 Support : 690 Target 1 Jual : 760 Target 2 Jual : 780
INDY Closed price : 1.770 Buy Kisaran : 1.750-1.770 Support : 1.710 Target 1 Jual : 1.810 Target 2 Jual : 1.870
DISCLAIMER |
The Information contained here was gathered from sources deemed reliable, however, no claim is made by PT ANUGERAH SEKURITAS INDONESIA as to its accuracy or content. This does not contain specific recommendations to BUY or SELL at particular price or times, nor should any of the example presented be deemed as suh. There is a risk of loss in trading stocks and you should carefully consider your financial position before making any trades. Stocks trading carries significant risk and you can lose some, all or even more than you investment.